MALANG, Tugumalang.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malang merencanakan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di wilayah Kecamatan Pujon. Pembangunan TPST ini bertujuan mengurangi pembuangan sampah ke sungai yang memicu banjir luapan.
Pada Rabu (21/1/2026) lalu, wilayah Desa Ngroto dan Pujon Lor, Kecamatan Pujon terendam banjir luapan dari Sungai Baloh. Banjir ini disebabkan tumpukan sampah yang menyumbat aliran sungai sehingga air meluap ke pemukiman.
Plt Kepala DLH Kabupaten Malang, Ahmad Dzulfikar Nurrahman mengakui tidak adanya TPST maupun Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di wilayah Kecamatan Pujon. Selama ini, sampah dari kawasan tersebut dibawa ke TPA Randuagung yang ada di Kecamatan Singosari.
“(Perencanaan pembangunan TPST) ikut program Pemerintah Pusat. Saat ini masih perencanaan, belum final,” ujar Dzulfikar, belum lama ini.
Baca juga: Polsek Tumpang dan DLH Kabupaten Malang Cek Sumber yang Sebabkan Air Sungai Berwarna Merah
Ia menambahkan, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) RI melarang pembangunan TPA untuk mengurangi polusi gas metana dari sampah. Oleh karena itu, penanganan sampah di wilayah Pujon akan dilakukan dengan TPST.

Terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Purwoto menegaskan, Sungai Baloh tidak akan meluap apabila alirannya tidak tersumbat sampah. Ia mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah ke dalam sungai.
“Apabila tidak ada sampah (yang menyumbat), ya aman,” kata Purwoto.
Ia mengungkapkan, terdapat setidaknya tiga titik sumbatan sampah di sepanjang aliran Sungai Baloh yang ada di wilayah Desa Pujon Lor. Air sungai yang meluap pun membawa material sampah dan lumpur.
Baca juga: Warga Kabupaten Malang Keluhkan Polusi dan Antrean Truk PG Krebet Baru
Akibatnya, rumah warga terendam hingga setinggi 50 centimeter. Ketika air surut, material lumpur dan sampah masih menumpuk di sekitar pemukiman.
“Permasalahan terletak pada sampah yang dibuang ke sungai. Sepertinya di daerah Pujon belum ada TPS atau TPA sehingga masyarakat membuang sampah ke sungai,” tutup Purwoto.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko





























