Sabtu, Juni 27, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Insight

Rayyan Shahab Tembus 15 Kampus Top Dunia di 6 Negara, Kisah Inspiratif dari Pekalongan

Redaksi by Redaksi
April 5, 2026 10:07 am
in Insight
Kisah inspiratif siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab yang berhasil menembus 15 kampus top dunia di enam negara. /Foto: Dok. Istimewa

Kisah inspiratif siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab yang berhasil menembus 15 kampus top dunia di enam negara. /Foto: Dok. Istimewa

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

JAKARTA, Tugumalang.id – Mimpi bukan untuk ditunggu, tapi dikejar sejak dini. Kalimat itu yang mungkin pas disematkan pada Ahmad Ali Rayyan Shahab, siswa MAN Insan Cendekia Pekalongan (ICP), Jawa Tengah.

Pada tahun ini, Rayyan, demikian dia akrab disapa meraih 15 Letter of Acceptance (LoA), surat resmi dari universitas yang menyatakan pelamar diterima sebagai mahasiswa.

READ ALSO

Gastronom Malang Arie Aripin Raih Penghargaan Tokoh Teknologi dan Inovasi 2026

Uniccrab, Jujugan Nomor Satu Kuliner Seafood with Louisiana Style alias Makan Bar-bar di Malang

Sebanyak 15 LoA tersebut tersebar di enam negara, Amerika, Kanada, Inggris, Belanda, Selandia Baru, dan Australia. Kampus-nya dan jurusannya pun sangat bergengsi, sebagian masuk TOP 10 dan 50 Dunia.

Beberapa diantaranya University Of California, San Diego (UCSD), untuk jurusan Geoscience, University of California, Davis – Environmental Engineering, University of British Columbia – Bachelor of Applied Engineering, University of British Columbia – Bachelor of Sustainability, University of Toronto – Physical and Environmental Science.

Baca juga: Anak Sopir Menjadi Guru Besar Unisma, Kisah Inspiratif Prof Istirochah Pujiwati

Kemudian University of Waterloo – Honours Environmental Engineering, Co- op , McGill University – Bachelor of Engineering in Bioresource Engineering, Wageningen University & Research – BSc Environmental Science, University of Manchester – Environmental Science, dan University of Auckland – Bachelor of Science in Environmental Science.

Bukan Simsalabim dan Motivasi Go Global

Bersama teman-teman
Rayyan (paling kanan) bersama teman-temannya ketika mengikuti pertukaran pelajar di Finlandia. /Foto: Dok. Istimewa.

Dalam obrolan santai, Rayyan menceritakan bagaimana ia bisa diterima di kampus top dunia. Ia pun memberikan resep, tips, dan strategi, menurutnya pencapaian ini tentu bukan “simsalabim” yang diraih dalam waktu singkat.

Rayyan mengaku sejak kecil mendapat motivasi dari kedua orang tuanya untuk go global, di mana terbiasa menyaksikan tayangan di televisi maupun bacaan tentang mancanegara.

“Dibacain atau disuruh baca tentang dunia luar, saya takjub. Hal ini seakan terpatri bahwa saya harus meraih cita-cita untuk go global,” kata pemuda 17 tahun ini.

Sejak SD, orang tuanya sering memberikan motivasi bahwa sang ayah yang berasal dari Sumenep, Madura begitu senang ketika lulus SMA bisa melanjutkan studi di Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS).

Begitupun dengan sang ibunda atau yang Rayyan biasa memanggil dengan sebutan Umik, yang berasal dari Palembang, Sumatera Selatan dan diterima di salah satu kampus top dunia, yakni Universitas Indonesia (UI) setelah lulus SMA.

Pencapaian abah dan umik inilah yang kemudian memotivasi Rayyan untuk bisa lebih baik dari kedua orang tuanya. Dorongan yang kuat ini, membuat Rayyan belajar Bahasa Inggris secara otodidak, demi menembus kampus top dunia.

”Saya tidak pernah kursus, hanya dari belajar di sekolah, baca buku, nonton, dengerin musik dan berani bicara berbahasa Inggris,” ujar Rayyan.

Baca juga: Kisah Inspiratif Putri Ruswandani Kembangkan Candyco, Berdayakan 18 Perajin Lewat Bisnis Crochet

Pertukaran Pelajar ke Finlandia

di Finlandia
Rayyan ketika berpose menikmati suasana di Finlandia. /Foto: Dok. Istimewa.

Tekad kuat Rayyan untuk bisa go global dengan diterima di kampus ternama di luar negeri, dimulai sejak ia duduk di kelas XI MAN IC Pekalongan. Rayyan sempat mengikuti pertukaran pelajar melalui program AFS di Finlandia, selama 10 bulan.

Selama berada di negara yang terkenal dengan sistem pendidikannya yang bagus itu, Rayyan hidup bersama keluarga angkat dan belajar di sekolah bertaraf internasional.

Ia merasa senang bisa berteman dengan siswa yang berasal dari berbagai negara dan mendapatkan pengalaman berharga.

“Di Finlandia, saya merasakan dan belajar banyak hal. Termasuk bagaimana sistem pendidikan dan tips untuk bisa lolos di Perguruan Tinggi Luar Negeri (PTLN),” ucapnya.

“Alhamdulillah secara akademik guru di Finlandia memberikan apresiasi dan rekomendasi. Begitupun di kegiatan non akademik, banyak hal yang saya dapatkan. Khususnya tentang ilmu dan teknik lingkungan, seperti pengelolaan sampah, air, dan lainnya,” imbuh Rayyan.

Saat kembali ke Indonesia, semangat bisa kuliah di luar negeri terus membara di benak Rayyan. Ia terus mencari informasi, hadir di sejumlah event pameran pendidikan, diskusi dengan keluarga dan rekan orang tuanya yang memiliki pengalaman studi di luar negeri. Serta mempersiapkan diri melihat jadwal pendaftaran masing-masing kampus yang dituju.

“Bersama Umi dan Abah, saya terus berdiskusi. Saya konsisten dengan jurusan yang saya suka, teknik dan ilmu lingkungan di sejumlah kampus terbaik dunia,” ungkap Rayyan.

“Sejak akhir tahun saya sudah ikut tes IELTS dan SAT sebagai salah satu bekal dan modal penting. Di samping terus berlatih menulis ‘motivation letter’ yang membumi,” jelasnya penuh semangat.

Kontribusi dan Ide Besar

Rayyan menilai kampus-kampus top di luar negeri, sebagian besar tidak hanya menilai prestasi akademik dan kemampuan Bahasa Inggris. Namun yang tak kalah pentingnya, apa yang telah dilakukan, kontribusi apa yang diberikan, bagaimana menuangkan idea besar, dan bagaimana bisa bekerja sama dengan tim.

Baca juga: Kisah Inspiratif Puspa Kirana, MUA Sukses Malang yang Berangkat dari Paruh Waktu

Di luar sekolah, Rayyan aktif bergiat di alumni AFS dan menjadi ketua angkatan. Dia juga aktif di beberapa organisasi kepemudaan tentang lingkungan, seperti Green Generation dan Green Faith. Sementara di internal sekolah, dia menjadi co-founder organisasi tentang lingkungan.

“Saya bersama teman-teman mendirikan organisasi Atma Bawana tentang pengelolaan sampah di sekolah berasrama. Alhamdulillah banyak teman dan adik-adik kelas yang terlibat dengan penuh semangat,” bebernya.

“Dukungan dari Ustadz Khairul Anam sebagai kepala MAN ICP dan guru sangat berarti. Bahkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkot Pekalongan yang mengetahui aksi ini memberikan apresiasi. Semua ini ‘dilaporkan’ dalam proses seleksi masuk PTLN,” tambah Rayyan.

Hobi Menulis Sejak Kecil

kisah inspiratifDisamping itu, Rayyan mengaku sejak kecil rajin menulis sehingga beberapa artikelnya, baik saat di Finlandia maupun setelah kembali ke Indonesia cukup menghiasi media.

Dia juga membuat blog sendiri, saveearth.id, konsentrasinya pada tema lingkungan, pernah menjadikan Rayyan tampil sebagai di forum ilmiah internasional di Jakarta.

“Hal-hal seperti Ini juga dimonitor oleh pihak kampus di luar negeri saat mereka melakukan seleksi penerimaan calon mahasiswa baru,” terang anak pertama dari lima bersaudara.

Tidak Meninggalkan Jalur Langit

Selain jalur bumi, Rayyan mengaku usaha melalui jalur langit terus dimunajatkan, khususnya doa orang tuanya.

“Umik dan Abah selalu mengingatkan untuk selalu berdoa, lebih-lebih saat puasa. Juga minta doakan ke nenek dan kakek, om, tante, dan keluarga. Kalau ada keluarga, kerabat, atau kenalan yang umroh, selalu minta sambung doa agar bisa lolos PTLN. Karena memang kita tidak bisa abai terhadap kekuatan diluar diri kita,” paparnya.

Alhasil, resep, trik, tips, dan strategi untuk bisa lolos dan mendapatkan LoA dari PTLN, menurut Rayyan adalah, pertama, punya mimpi dan semangat mewujudkan mimpi itu dengan belajar, berkegiatan, dan berdoa.

Kedua, persiapkan kemampuan Bahasa Inggris diatas rata-rata, pun kemampuan skolastik melalui tes SAT (Scholastic Assessment Test) sebagai standar tes internasional.

Baca juga: Kisah Inspiratif Aditya Dahlan, Mahasiswa Baru Universitas Negeri Malang yang Berhasil Raih Beasiswa Penuh

Ketiga, punya passion pada keilmuan tertentu secara konsisten dan itu diwujudkan dalam pengetahuan, organisasi, dan aksi nyata. Tentu akan lebih baik lagi kalau memiliki riwayat akademik, misalnya memenangkan olimpiade tingkat nasional mata pelajaran tertentu.

Keempat, memiliki kemampuan menulis untuk menuangkan pengalaman dan ide. Dan kelima, ikuti dan patuh pada orang tua serta berpasrah diri kepada Tuhan. Ditanya tentang kampus mana yang akan dipilih dari 15 LoA yang sudah diterima, Rayyan berharap yang terbaik.

Rayyan saat ini mengajukan beasiswa LPDP Garuda dan berharap lolos sehingga mimpinya untuk bisa menempuh pendidikan di kampus terbaik dunia untuk selanjutnya ilmu dan pengetahuannya bisa diaplikasikan untuk bangsa dan negara Indonesia bisa terwujud.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Bagus Rachmad Saputra
redaktur: jatmiko

Tags: Ahmad Ali Rayyan ShahabKampus Top DuniaKisah inspiratifMAN Insan Cendekia PekalonganRayyan

Related Posts

Gastronom Malang
Insight

Gastronom Malang Arie Aripin Raih Penghargaan Tokoh Teknologi dan Inovasi 2026

Sabtu, 27 Jun 2026
Konsep Louisana style atau makan bar-bar seafood di Uniccrab Malang. Foto: Dok
Insight

Uniccrab, Jujugan Nomor Satu Kuliner Seafood with Louisiana Style alias Makan Bar-bar di Malang

Rabu, 24 Jun 2026
Surya Burhanuddin (lima dari kiri) dan Sjenny Burhanuddin (empat dari kiri) melakukan potong kue di sela acara. Foto-foto: rubianto (tugumalang.id)
Insight

Tasyakuran 50 Tahun Pernikahan Berlangsung Gayeng, Surya dan Sjenny Bisa jadi Role Model Anak Muda di Indonesia

Sabtu, 20 Jun 2026
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat bersama Arie Arifin dan Owner Hilda + Hana Bakery Hillda Naura Ashilah saat ngopi bareng. Foto: Azmy
Insight

Kisah Hillda Naura Ashilah Women’s Youth Preneur Malang, Rintis Usaha Bakery Sejak Usia 18 Tahun

Senin, 8 Jun 2026
Rachel Ruwaida, mahasiswa UB yang raih cuan melalui Komunitas UB Mager (Foto: Nathasya Amalia)
Insight

Mahasiswa Ini Raup Cuan sambil Kuliah Melalui UB Mager

Kamis, 4 Jun 2026
Penampakan 'The Whisperer', art toys karya Rino Adi Mardika yang terinspirasi dari hantu penunggu jembatan cangar. Foto: Azmy
Insight

The Whisperer, Art Toys Horor yang Terinspirasi dari Sosok Astral Penunggu Jembatan Cangar

Selasa, 5 Mei 2026
Next Post
Prakiraan cuaca Kota Malang

Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 5 April 2026: Dominan Berawan Sepanjang Hari

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan Mulai Berdampak, Bapenda Kota Malang Sebut Opsen PKB Meningkat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.