MALANG, Tugumalang.id – Rajiah Sallsabillah adalah atlet panjat tebing yang telah mencatatkan namanya sebagai salah satu atlet terkemuka dalam nomor speed climbing. Lahir di Banten, Indonesia, pada 30 April 1999, Rajiah telah menunjukkan bakat luar biasa dan dedikasi tinggi dalam dunia panjat tebing sejak usia muda.
Perjalanan karier internasionalnya dimulai dengan gemilang pada Pesta Olahraga Asia 2018 yang diadakan di Jakarta-Palembang. Dalam ajang bergengsi tersebut, Rajiah bersama tim putri Indonesia berhasil meraih medali emas dalam nomor kecepatan tim putri. Prestasi ini menandai awal dari serangkaian pencapaian cemerlang yang ia raih di kancah internasional.
Baca Juga: Atlet Panjang Tebing Malang Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa di Lembah Kera
Tidak berhenti di situ, Rajiah terus menunjukkan konsistensinya dalam berbagai kompetisi. Pada tahun 2019 dan 2022, ia berhasil meraih medali perunggu di Kejuaraan Asia, menunjukkan bahwa dirinya mampu bersaing dengan atlet-atlet terbaik di Asia. Puncak prestasinya hingga saat ini diraih pada Piala Dunia IFSC di Chamonix tahun 2023, di mana ia berhasil membawa pulang medali emas. Kemenangan ini tidak hanya memperkuat posisinya di dunia panjat tebing internasional tetapi juga menjadi bukti bahwa dirinya memiliki potensi besar untuk terus bersinar.
Dengan catatan waktu personal best 6,68 detik, Rajiah dikenal karena kecepatannya yang luar biasa. Kemampuan ini tidak terlepas dari latihan keras dan dedikasi yang ia curahkan dalam setiap sesi latihan. Determinasi Rajiah untuk terus meningkatkan performanya membawanya lolos ke Olimpiade Paris 2024. Dalam babak kualifikasi di Budapest, ia berhasil finis di posisi ketiga, memastikan tempatnya di ajang olahraga paling bergengsi di dunia tersebut.
Baca Juga: Jangan Sampai Tersesat! Ini Rute Pendakian Gunung Butak Lengkap dengan Estimasi Waktu Perjalanan
Di Olimpiade Paris 2024, Rajiah kembali menunjukkan kemampuannya dengan mencatatkan waktu 6,58 detik di babak penyisihan. Waktu tersebut cukup untuk membawanya ke babak final sebagai “fastest loser”. Meskipun dalam heat eliminasi ia harus mengakui keunggulan atlet Spanyol Leslie Adriana Romero Perez, Rajiah tetap memiliki kesempatan untuk memberikan penampilan terbaik di masa mendatang.
Rajiah Sallsabillah adalah contoh nyata dari atlet yang tidak hanya memiliki bakat alami tetapi juga dedikasi dan kerja keras yang luar biasa. Dengan berbagai prestasi yang telah diraihnya, Rajiah terus menginspirasi banyak orang, terutama generasi muda Indonesia, untuk berprestasi di bidang olahraga. Keberhasilannya di tingkat internasional menjadi bukti bahwa dengan tekad dan usaha yang gigih, impian besar dapat dicapai.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Lutfa Putri valentina (magang)
editor: jatmiko


























