Minggu, Juli 26, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Catatan

Potret Pantang Menyerah Kakek dan Nenek Renta Pejuang Kehidupan

Redaksi by Redaksi
April 24, 2021 11:58 am
in Catatan
kakek - Potret Pantang Menyerah Kakek dan Nenek Renta Pejuang Kehidupan

Kakek Satirun dan Nenek Tiah. Foto: dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Catatan Surya Burhanuddin – Pensiunan BUMN dan Pemerhati Serta Praktisi Pendidikan

Adalah kakek Satirun (85) yang sudah susah berjalan normal karena nampak lututnya berat untuk dibengkokkan, yang senantiasa bersama istrinya, nenek Tiah (79), yang nampak kurus dimakan usia dan penderitaan hidup.

READ ALSO

Menjaga Keseimbangan Kepemimpinan NU

Membaca Eksistensi dan Spiritual

Pergelangan tangan kiri nenek Tia nampak terbungkus lilitan kain, kabarnya sempat retak karena terpleset jatuh suatu saat ketika ikut mendorong gerobak jualan dawet yang sehari-hari dilakukan bersama suaminya.

Kakek Satirun dan Nenek Tiah.Foto: dok

Kakek Satirun dan nenek Tiah, tinggal di satu rumah yang mungkin kurang layak disebut rumah, di lorong kecil di Gading Kasri No 14 B, RT 04/ RW 06, Klojen, Kota Malang.

Kakek nenek renta ini sejak tahun 2010 mencari nafkah dengan berjualan es dawet beras, menggunakan gerobak dorong, berkeliling keluar dari lorong kecil tempat tinggalnya, melalui Jalan Wilis, Jalan Rajak Wesi, Jalan Kawi, Jalan Ijen, dan Jalan Dieng di Kota Malang.

Setelah berhari-hari memperhatikan, terlihat bahwa kakek Satirun yang sudah susah berjalan itu, menggunakan gerobaknya juga untuk pegangan agar dapat berjalan. Tetapi kakek ini juga harus mengeluarkan tambahan tenaga untuk dapat mendorong gerobaknya berjalan. Terkadang nenek Tiah ikut membantu dorong gerobak saat jalannya menanjak atau bantu menahan gerobak saat jalannya menurun.

Rumah Kakek Satirun dan Nenek Tiah. Foto: dok

Di atas gerobaknya ada kursi lipat untuk kakek Satirun duduk tanpa membengkokkan lututnya saat gerobaknya berhenti, sementara nenek Tiah duduk di batu atau pagar pinggir jalan karena lututnya masih bisa dibengkokkan.

Agar dapat makan sehari-hari untuk bertahan hidup, kakek Satirun dan nenek Tiah berjuang mencari uang dengan mendorong gerobaknya, berjalan tiap hari sekitar 3 km mencari pembeli dari jam 08.30 hingga lepas tengah hari.

Setelah berjualan dan mendapatkan uang, nenek Tiah pergi ke pasar belanja bahan utk persiapan jualan esok harinya.

Sementara pagi harinya, kakek nenek tua renta ini, harus lebih dulu memasak dawet, membuat santan, gula merah, menyiapkan es batu, mangkok, plastik bungkus dan persiapan lainnya.
Satu perjuangan berat kehidupan dengan semangat pantang menyerah yang dijalani oleh kedua lansia renta ini, patut menjadi pelajaran, bahwa hidup memang untuk berjuang.

Apakah mungkin disisa usianya, kakek nenek renta yang pantang menyerah untuk bertahan hidup ini, bisa mendapatkan penghasilan dengan tidak lagi mendorong gerobaknya berjalan berkilometer menjajakan jualannya? Sementara kalau berjualan di rumah, tentu tidak ada pembeli, tidak ada penghasilan dan tidak makan.

Atau apakah kakek renta yang sudah susah berjalan dan nenek renta yang tangannya cedera karena terjatuh ini, masih harus bekerja keras mencari uang untuk dapat makan dan bertahan hidup?

Mungkin kita-kira yang lebih beruntung ini, dapat membantu dan berbagi idea mencarikan solusi.(*)

Tags: kakeknenekpejuang

Related Posts

kepemimpinan nu,PBNU,NU - Menjaga Keseimbangan Kepemimpinan NU
Catatan

Menjaga Keseimbangan Kepemimpinan NU

Selasa, 21 Jul 2026
Membaca Eksistensi Estetis dan Spiritual
Catatan

Membaca Eksistensi dan Spiritual

Senin, 20 Jul 2026
Ayat-Ayat Luka
Catatan

Ayat-Ayat Luka

Minggu, 19 Jul 2026
Kiai Bad dan Visualisasi Do’a
Catatan

Kiai Bad dan Visualisasi Do’a

Senin, 13 Jul 2026
Buku Pelanggaran
Catatan

Buku Pelanggaran

Minggu, 12 Jul 2026
Cologne,  Katedral, dan Masjid 
Catatan

Cologne, Katedral dan Masjid 

Kamis, 9 Jul 2026
Next Post
gempa - Cara Warga Terdampak Gempa Malang Mendapat Bantuan Bedah Rumah dari APERSI Jatim

Cara Warga Terdampak Gempa Malang Mendapat Bantuan Bedah Rumah dari APERSI Jatim

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 07222026 2
Advtm 07222026 1
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.