MALANG – Tim Indonesia Beladiri Campuran Amatir (IBCA) Mixed Martial Arts (MMA) Kabupaten Malang menatap debut mereka di ajang Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur (Porprov Jatim) 2025 dengan penuh optimisme. Meski baru pertama kali berlaga, mereka menargetkan meraih tiga medali emas.
IBCA MMA sendiri merupakan cabang olahraga baru yang pertama kali dipertandingkan dalam Porprov Jatim pada edisi 2023 lalu. Tahun 2025 ini menjadi kali kedua cabor bela diri campuran tersebut digelar dalam pesta olahraga terbesar tingkat provinsi ini.

Pertandingan IBCA MMA dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai Minggu (22/6/2025) hingga Selasa (24/6/2025) di GOR Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Sebanyak 380 atlet dari 34 kabupaten/kota di Jawa Timur ambil bagian, memperebutkan medali di 26 kelas pertandingan.
Baca juga: Atlet IBCA MMA Kota Batu Juarai Kejurprov
Pelatih IBCA MMA Kabupaten Malang, Ahmad Nur Faqih, mengungkapkan bahwa tim awalnya menargetkan lima emas. Namun, karena beberapa atlet mengalami gangguan kesehatan, target realistis kini disesuaikan menjadi tiga medali emas.
“Awalnya kami menargetkan lima medali emas, tapi melihat kondisi atlet yang tidak semuanya fit, kami realistis menurunkannya menjadi tiga emas,” ujar Ahmad saat ditemui di sela pertandingan.
Kontingen Kabupaten Malang mengirimkan 15 atlet terbaiknya yang akan bertanding di semua kelas, baik putra maupun putri. Sebelumnya, kontingen Kabupaten Malang berencana mengirimkan 20 atlet, namun sebagian mengalami cedera dan sakit sehingga jumlah atlet yang dikirimkan pun berkurang.
“Kami tidak berani meminta mereka untuk bertanding, risikonya juga besar,” kata Ahmad.
Tantangan yang mereka hadapi di kejuaraan tingkat provinsi ini adalah kontingen kota/kabupaten lain yang memiliki persiapan matang sebelum bertanding. Ahmad menyebut, rival yang cukup menantang berasal dari Kota Surabaya, Kota Mojokerto, dan Kabupaten Ngawi.
Baca juga: Pemkot Malang Gelontor Rp 10 Miliar untuk Renovasi Stadion Gajayana Jelang Poprov Jatim 2025
Meski demikian, kontingen Kabupaten Malang tidak gentar karena juga telah melakukan persiapan dengan maksimal. Selama tiga bulan terakhir, para atlet telah berlatih dengan intensif sehingga Ahmad optimistis timnya bisa meraih setidaknya tiga medali emas.
“Selama tiga bulan kami sudah berlatih dengan keras di camp,” ujar Ahmad.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko





























