Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Perubahan Iklim Global Ancam Keberadaan Kadal Terbesar di Indonesia

Redaksi by Redaksi
September 6, 2021 12:48 pm
in News
Naga Komodo, kadal terbesar yang hidupnya terancam oleh perubahan ekstrim iklim global/tugu malang

Naga Komodo, kadal terbesar yang hidupnya terancam oleh perubahan ekstrim iklim global. (Foto: Pexels)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Komodo, salah satu hewan purba yang masih hidup di Indonesia hari ini terancam mengalami penurunan jumlah populasi. Hal ini disebabkan iklim di dunia yang mengalami perubahan signifikan sejak memasuki awal abad 21 lalu. Perubahan ini yang membuat cuaca cukup fluktutif di beberapa daerah Indonesia.

BMKG (Badan Metereologi Klimatologi  dan Geofisika) memprediksi di Indonesia akan terjadi curah hujan  yang tidak menentu (probabilistik) selama 3 bulan kedepan (September, Oktober, November).

READ ALSO

Ketua DPRD Tegaskan Seleksi Sekda Kota Batu Harus Transparan dan Profesional

Atasi Kemacetan dan Jalan Rusak, Pemkot Batu Kebut Penataan Simpang Empat Patih

Perubahan ini bukan hanya akan berdampak pada manusia dan lingkungan, tapi juga satwa yang ada.  Sebuah laporan baru dari organisasi konservasi keanekaragaman hayati internasional mengatakan bahwa Naga Komodo yang habitatnya di Pulau Komodo mendekati kepunahan. Keberadaannya diprediksi tinggal sebentar lagi.

Meningkatnya suhu global dan permukaan laut yang lebih tinggi, papar IUCN (International Union for Conservation of Nature’s), akan mengurangi habitat Varanus Komodoensis. Bahkan pengurangan itu bisa mencapai setidaknya 30 persen selama 45 tahun ke depan.

Komodo merupakan hewan asli Indonesia yang hanya bertempat tinggal di Taman Nasional Komodo, sebuah situs warisan dunia UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization) saat ini.

Dilansir dari Minnesota Public Radio, subpopulasi komodo di Taman Nasional Komodo saat ini stabil dan terlindungi dengan baik, sementara komodo di luar kawasan lindung di Flores terancam oleh hilangnya habitat yang signifikan karena aktivitas manusia yang berkelanjutan

Sementara itu, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah berupaya menjaga kestabilan atmosfir bumi dengan mengadakan Program Kampung Iklim (Proklim). Tujuannya adalah untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dan pemangku kepentingan lain untuk melakukan penguatan kapasitas adaptasi terhadap dampak perubahan iklim.

Adaptasi serta mitigasi yang dilakukan di antaranya pengendalian kekeringan banjir, peningkatan ketahanan pangan, antisipasi bencana alam, juga penyakit terkait iklim. Pengelolaan sampah, serta penggunaan energi terbarukan terus dilakukan demi tidak menaikkan suhu dunia 2° C lebih hangat.

Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan iklim dapat dimulai dari masalah krusial, yaitu pembakaran hutan ilegal dan pembuangan sampah sembarangan.

Reporter : Auliya Rahma Maziidah

Editor : Herlianto. A

Related Posts

Seleksi Sekda Kota Batu
News

Ketua DPRD Tegaskan Seleksi Sekda Kota Batu Harus Transparan dan Profesional

Jumat, 29 Mei 2026
penataan simpang empat patih
News

Atasi Kemacetan dan Jalan Rusak, Pemkot Batu Kebut Penataan Simpang Empat Patih

Jumat, 29 Mei 2026
Ilustrasi kendaraan melintasi Gerbang Tol Singosari. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
News

164.081 Kendaraan Keluar Masuk Tol Pandaan-Malang Selama Libur Iduladha

Jumat, 29 Mei 2026
Penyembelihan hewan kurban dari keluarga Yanuar Maulana dan Surya Burhanuddin. Foto: dok.
News

Diaspora yang Sukses di Petronas Malaysia Berbagi Hewan Qurban di Desa Kalipare Kabupaten Malang

Jumat, 29 Mei 2026
Prakiraan cuaca Malang, terutama di wilayah Kota Malang pada hari Jumat, 29 Mei 2026 diperkirakan dominan cerah. /Foto: Tugumalang.id/ Bagus Rachmad Saputra
News

Prakiraan Cuaca Malang Jumat 29 Mei 2026: Dominan Cerah Sepanjang Hari

Jumat, 29 Mei 2026
Forum kajian KURMA PMII Kota Malang. Foto/dok
News

Faisol Fatawi Ajak Kader PMII Menjaga Adab dalam Dialektika Intelektual

Jumat, 29 Mei 2026
Next Post
Beberapa transfer pemain paling mengejutkan di bursa transfer musim panas 2021/2022. Salah satunya Cristiano Ronaldo dari Juventus ke Manchester United/tugu malang

Ronaldo hingga Sancho, 5 Transfer Pemain Sepak Bola Paling Mengejutkan Musim Ini

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.