Rabu, Oktober 14, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Perjuangan Arif Yuliarto Mencari Reyvano di Malam Tragedi Kanjuruhan

Redaksi by Redaksi
Oktober 21, 2022 3:27 pm
in Peristiwa
Anggota keluarga, kerabat, dan teman dekat saat memanjatkan doa untuk mendiang Reyvano.

Anggota keluarga, kerabat, dan teman dekat saat memanjatkan doa untuk mendiang Reyvano. Foto/Aisyah Nawangsari

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Arif Yuliarto (48) tak menyangka Sabtu (1/10/2022) pagi menjadi momen terakhir ia berbicara dengan putranya, Reyvano Dwi Afriansyah (17). Remaja yang akrab dipanggil Vano itu menjadi korban Tragedi Kanjuruhan dan tak sadarkan diri selama 21 hari sebelum akhirnya berpulang pada Jumat (21/10/2022).

Saat ditemui di rumah duka yang berada di Desa Ngebruk, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Arif menceritakan perjuangannya mencari anak keduanya tersebut di malam Tragedi Kanjuruhan.

READ ALSO

Krisis BBM Kota Malang, Ini Jadwal Distribusi Pertamina

Nenek Sebatang Kara di Pujon Malang Ditemukan Meninggal

“Saya baru menemukan (Vano) pada tanggal 2 Oktober 2022 di Rumah Sakit Hasta Husada,” ujarnya memulai ceritanya.

Kata Arif, ia tidak menaruh curiga saat Vano tak kunjung pulang pada Sabtu (1/10/2022) malam. Ia hanya berpikir anaknya terjebak macet sehingga pulang agak larut.

Menjelang tengah malam, Arif mulai gelisah. Seorang perangkat desa kemudian datang untuk menanyakan apakah ada warga sekitar yang belum pulang dari menonton pertandingan Arema FC melawan Persebaya.

“Siapa yang nonton Arema belum pulang? Segera dicari, Kanjuruhan kisruh,” kata Arif menirukan perangkat desa.

Anak Arif yang pertama pun menelepon dan memintanya untuk segera mencari Vano karena kabarnya ada banyak orang meninggal.

“Saya panik. Saya mau tanya siapa. Anak saya berangkat sendiri. Tetangga sekitar sini nggak ada yang bisa masuk stadion,” tutur Arif.

Meski telah lewat tengah malam, Arif berangkat mencari anaknya. Tujuan pertamanya adalah Stadion Kanjuruhan. Ia berkeliling mencari anaknya di sana, namun hasilnya nihil.

Arif kemudian menuju ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kanjuruhan. Di sana ia melihat suasana begitu kacau. Ia bertanya ke sana kemari namun tak mendapat jawaban tentang keberadaan anaknya.

Terakhir, ia menuju ke RS Wava Husada. Di sana ia juga tak menemukan Vano. “Di sana saya sudah dalam kondisi drop. Saya nggak berharap mencari anak saya yang sudah ditutup separuh (meninggal),” kata Arif.

Tak putus asa. Arif menyebarkan foto dan nama lengkap anaknya ke media sosial. Ia berharap ada yang mengenali anaknya dan memberi tahu keberadaannya. Ia juga menelepon teman-teman Vano, namun tidak ada yang tahu keberadaan siswa kelas XI SMK Negeri 4 Malang itu.

Ia juga mencari-cari informasi di media sosial. Ia melihat foto dan video yang dibagikan di internet.

“Saya tanya ke istri saya, Vano pakai celana apa. Saya lihat ada yang mirip dengan Vano tapi pakai celana krem. Istri saya bilang Vano pakai celana jins biru,” kata Arif.

Pada Minggu (2/10/2022) pagi, ia akhirnya mendapat informasi bahwa Vano berada di RS Hasta Husada Kepanjen. Kondisinya tak sadarkan diri.

“Sekitar jam 09.00, dia dibawa ke RSSA,” kata Arif.

Meski lega karena telah menemukan anaknya, Arif masih merasa cemas dan stress karena kondisi Vano tidak stabil. Setiap hari, ia dan istrinya bergantian berjaga di rumah sakit.

“Setiap kali ada panggilan (dari dokter), saya (deg-degan), ada apa,” ujarnya.

Untuk menenangkan diri, ia merokok dan minum kopi sambil berbincang-bincang dengan Korwil Aremania Sumberpucung, Mbah Tik, yang selalu siap mendampingi keluarga korban.

Setelah berjuang selama 21 hari, Vano menghembuskan napas terakhirnya. Arif mengaku sudah ikhlas atas kepergian Vano. Ia juga menolak autopsi terhadap jenazah putranya.

Reporter: Aisyah Nawangsari

Editor: Herlianto. A

Tags: Aremaniakorbantragedi kanjuruhan

Related Posts

Krisis BBM Kota Malang, Ini Jadwal Distribusi Pertamina
Peristiwa

Krisis BBM Kota Malang, Ini Jadwal Distribusi Pertamina

Selasa, 13 Okt 2026
Evakuasi jasad nenek sebatang kara meninggal di Pujon, Malang. Foto: Dok.
Peristiwa

Nenek Sebatang Kara di Pujon Malang Ditemukan Meninggal

Kamis, 8 Okt 2026
Kebakaran Hebat di Toko Ogan Kota Malang, 1 Korban Terjebak Berhasil Diselamatkan
Peristiwa

Kebakaran Hebat di Toko Ogan Kota Malang, 1 Korban Terjebak Berhasil Diselamatkan

Kamis, 1 Okt 2026
Sekda Kota Batu Alfi Nurhidayat bersama jajaran saat sidak ke TPS Pesanggrahan. Foto: Azmy
Peristiwa

Sekda Kota Batu Sidak Dugaan Pembakaran Sampah secara Liar di TPS Pesanggrahan

Rabu, 30 Sep 2026
Bikin Geleng Kepala, Lapak Buah di Kedungkandang Malang Punya Fasilitas Kasur, TV hingga WiFi
Peristiwa

Bikin Geleng Kepala, Lapak Buah di Kedungkandang Malang Punya Fasilitas Kasur, TV hingga WiFi

Rabu, 30 Sep 2026
Anggota DPRD Kabupaten Malang Dikabarkan Ditangkap Gara-gara Narkoba, Gerindra: Belum Terima Konfirmasi Resmi
Peristiwa

Gerindra Buka Suara Soal Dugaan DPRD Kabupaten Malang Ditangkap Terkait Narkoba bersama Perempuan

Rabu, 30 Sep 2026
Next Post
Logo Chelsea versus Manchester United .

Prediksi Chelsea Vs Manchester United, Mulai Skor hingga Susunan Pemain

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.