Tugumalang.id – Pemerintah Kota Batu melakukan percepatan pembangunan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk kelancaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) besutan Presiden RI Prabowo Subianto. Di tahun 2026 ini, Pemkot akan melakukan akselerasi infrastruktur.
Kesiapan dapur SPPG menjadi prioritas utama guna menjamin distribusi makanan yang merata, higienis dan sesuai standar gizi bagi pelajar. Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, menegaskan komitmennya untuk mewujudkan hal itu.
Baca Juga: MBG dan Tantangan Implementasi Kebijakan Publik
Hingga saat ini, pembangunan dapur SPPG di Kota Batu terus menunjukkan progres positif. Saat ini, tercatat sudah ada 23 titik dapur yang telah beroperasi penuh untuk melayani sedikitnya 43.599 penerima manfaat.
”Kami menargetkan pembanguhan dapur SPPG di seluruh titik sesuai target kira-kira mencapai 38 hingga 40 dapur SPPG. Saya berharap semuanya bisa segera beroperasi total tahun ini,” ungkapnya.
Baca Juga: Stunting dan Salah Arah Program MBG
Ke depan, lanjut Heli, pihaknya bakal memberikan berbagai kemudahan pengurusan legalitas bagi pengelola dapur. Heli telah menginstruksikan pada dinas terkait untuk mengawal langsung penerbitan Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS).
Kepemilikan SLHS ini menjadi penting bagi Pemkot Batu untuk memastikan setiap porsi makanan yang diterima pelajar telah melalui standar produksi yang ditetapkan Badan Gizi Nasional dan tentunya layak dikonsumsi dan bergizi.
”Kami berupaya memberikan kemudahan mengurus legalitas, terutama dalam penerbitan SLHS. Ini penting agar setiap makanan yang keluar dari dapur SPPG dipastikan aman konsumsi dan memiliki standar gizi tinggi,” kata politisi Gerindra tersebut.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : M Ulul Azmy
Editor: Herlianto. A
























