Tugumalang.id – DPRD Kota Malang meminta Pemerintah Kota Malang untuk menata ulang Pasar Kebalen. Pasalnya, banyak pedagang yang berjualan di tepi jalan hingga membuat arus lalu lintas tersendat.
Anggota Komisi C DPRD Kota Malang, Arif Wahyudi mengatakan bahwa kondisi Pasar Kebalen yang para pedagangnya berjualan di tepi jalan telah berlangsung sejak puluhan tahun lalu.
“Pedagang Pasar Kebalen itu sejak saya kecil, jualannya ya diluar. Ini telah menjadi ciri khas Pasar Kebalen,” ucapnya, Sabtu (6/9/2025).
Baca Juga: Menilik Pasar Tematik di Malang: Antara Identitas, Kebiasaan dan Potensi

Namun kondisi ini menurutnya perlu diperbaiki. Pemerintah Kota Malang menurutnya harus memberikan perhatian serius jika ingin kesan pasar di Kota Malang benar benar ramah pedagang dan ramah pembeli.
“Ya ditatalah. Pemerintah harus mengevaluasi. Selama ini kan belum ada langkah dari pemerintah untuk membenahi kondisi itu,” ujarnya.
Baca Juga: Sutiaji, Modernisasi Pasar, dan Upaya Meningkatkan Perekonomian Rakyat
Dahulu, menurutnya pemerintah di era kepemimpinan Abah Anton pernah mencoba menata Pasar Kebalen agar pedagangnya mau berjualan di dalam pasar. Salah satunya dengan membangun akses jalan di sekitar pasar.
Namun setelah akses jalan terbangun, para pedagang kembali berjualan di tepi jalan. Arif meminta Pemerintah Kota Malang harus tegas dalam melakukan penataan fasilitas umum.
“Jadi ini perlunya ketegasan dari dinas terkait. Kalau ada satu yang berjualan di tepi jalan ya dilarang lah kalau memang itu tidak boleh. Kalau dibiarkan, ya semua bisa jualan di tepi jalan,” urainya.
Kondisi ini menurutnya cukup berdampak pada tersendatnya arus lalu lintas. Terlebih, saat ini Pemerintah Kota Malang juga memiliki program menyelesaikan masalah perkotaan, yakni masalah kemacetan.
“Untuk kepentingan yang lebih luas, ya mari ditata bersama. Para pedagang didorong masuk ke pasar lagi. Tentu mereka juga punya bedak di dalam pasar,” ujarnya.
“Pemerintah juga harus membangun karakter para pedagang untuk mengurangi kemacetan di Kota Malang,” imbuhnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
Editor: Herlianto. A


















