Senin, Oktober 12, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Insight

Para Perempuan Fenomenal Penulis tentang Pesantren, Ada Sosok Favoritmu?

Redaksi by Redaksi
Oktober 17, 2023 4:11 pm
in Insight
Khilma Anis yang melahirkan tulisan-tulisan tentang pesantren.

Khilma Anis yang melahirkan tulisan-tulisan tentang pesantren. (Foto: instagram.com/khilma_anis)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Selain mengaji Alquran dan mengkaji kitab kuning, banyak kegiatan yang menopang para santri dalam mengembangkan kemampuannya di pesantren agar tidak buta intelektual ketika keluar dari pesantren.

Hadirnya beberapa penulis perempuan yang lahir di lingkungan pesantren memiliki peran penting dalam mengembangkan literasi pesantren. Mereka menuliskan pengalaman dan ilmu yang didapat dari kehidupan pesantren sehingga memberitahu masyarakat bagaimana kehidupan di balik pondok pesantren.

READ ALSO

Lansia 76 tahun di Malang terbitkan Buku “50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny”, pada April 2026, Sastrawan Narudin Pituin Terbitkan Buku kritik “Membaca Sastra 50 Tahun Surya & Sjenny”

Cerita Lansia di Malang, Yang Bersyukur 4 Cucunya Bisa Berpendidikan di Luar Negeri Mulai Inggris, Jepang, hingga Malaysia

Kali ini akan diulas tiga penulis perempuan fenomenal yang berkontribusi pada literasi pesantren. Penulis-penulis ini telah banyak melahirkan karya-karya yang kini dikonsumsi oleh publik.

Baca Juga: 5 Pondok Pesantren di Jawa Timur dengan Ribuan Santri

1. Khilma Anis

Siapa yang tidak tahu penulis satu ini, baru-baru ini novelnya diangkat menjadi sebuah film yang  tayang pada bulan Mei lalu yakni “Hati Suhita”. Film ini dibintangi oleh Nadya Arina, Omar Daniel, Anggika Bolsterli.

Khilma Anis merupakan putri KH. Lukman Yasir, M.Si dan Dra. Hj. Hamidah Sri Winarni, M.Pd.I. Dia memulai bakatnya di dunia literasi di Majalah Susana (Suara Santri Assaidiyah) Tambak beras Jombang.

Saat sekolah pun ia sudah bergelut di dunia media yakni menjadi redaktur di majalah ELITE (sebuah majalah yang berisi siswa-siswi MAN Tambak beras Jombang) dan juga pemimpin redaksi Majalah Kresida (Kreativitas Siswa-siswi Jurusan Bahasa).

Baca Juga: 7 Pesantren di Malang Cocok untuk Putra-putri Anda, Belajar Agama dan Ilmu Umum

Kontribusinya dalam kehidupan literasi pesantren dimulai dari karya fiksinya yang berjudul Jadilah Purnamaku Ning, Wigati, Hati Suhita.

2. Nyai Hj. Masriyah Amva

Penulis perempuan kedua yang memiliki kontribusi dalam literasi pesantren adalah ibu nyai Hj. Masriyah Amva. Dia adalah pengasuh pondok pesantren Jambu al Islamy yang berada di desa Babakan, Ciwaringin, Cirebon. Selain mengasuh pondok pesantren, dia juga seorang penulis dan ulama perempuan yang disegani.

Pada tahun 2017, pesantrennya menjadi tempat Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) yang membahas literasi pendidikan pesantren terkait pemahaman gender di dalam Islam. Dia pertama kali mendapat pendidikan gender dari orang tuanya yaitu al-maghfurlah Hj. Fariatul ‘Aini dan juga al-maghfurlah KH. Amrin Khanan.

Ia mendapat wawasan kesetaraan gender dalam hal pendidikan dari orang tuanya dan kini ia memiliki lebih dari 20 karya berupa novel maupun puisi. Salah satunya adalah Matematika Allah, Cara Mudah Menggapai Impian.

3. Najhaty Sharma

Penulis selanjutnya yakni Najhaty Sharma, putri KHR. Muhaimin Asnawi pengasuh dari pondok pesantren Al Asnawi Salamkanci, Bandongan, Magelang, Jawa Tengah. Ia mulai menyuarakan gagasannya melalui novel fiksi Dua Barista dengan latar belakang pesantren.

Tak hanya itu, ia juga menuliskan kajian kitab kuning yang mudah dipahami oleh pembacanya  yaitu Belajar Haidl itu Seru.

Selain penulis di atas yang memiliki kontribusi dalam literasi pesantren, masih banyak perempuan di luar sana yang menginspirasi seperti Zahra Amin pemimpin redaktur Mubadalah.id, Susy Ivvaty yang menjadi Founder alif.id dan Maria Fauzi di neswa.id.

Penulis: Fitriatul H. (Magang)

Editor: Herlianto. A

Tags: penulisperempuanPerempuan FenomenalPesantren

Related Posts

Lansia 76 tahun di Malang terbitkan Buku “50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny”, pada April 2026, Sastrawan Narudin Pituin Terbitkan Buku kritik “Membaca Sastra 50 Tahun Surya & Sjenny”
Insight

Lansia 76 tahun di Malang terbitkan Buku “50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny”, pada April 2026, Sastrawan Narudin Pituin Terbitkan Buku kritik “Membaca Sastra 50 Tahun Surya & Sjenny”

Jumat, 9 Okt 2026
Cerita Lansia di Malang, Yang Bersyukur 4 Cucunya Bisa Berpendidikan di Luar Negeri Mulai Inggris, Jepang, hingga Malaysia
Insight

Cerita Lansia di Malang, Yang Bersyukur 4 Cucunya Bisa Berpendidikan di Luar Negeri Mulai Inggris, Jepang, hingga Malaysia

Kamis, 8 Okt 2026
Dari Gerobak Kayu ke Tanah Suci, Kisah Perjuangan Umrah Lansia Asal Batu Bareng Chatour Travel
Insight

Dari Gerobak Kayu ke Tanah Suci, Kisah Perjuangan Umrah Lansia Asal Batu Bareng Chatour Travel

Kamis, 1 Okt 2026
Setiap Pagi Narik, Siang Jemput Anak: Kisah Ika, Driver Ojol Perempuan di Malang
Insight

Setiap Pagi Narik, Siang Jemput Anak: Kisah Ika, Driver Ojol Perempuan di Malang

Rabu, 30 Sep 2026
Buku 50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny Bagian 3: Arungi Biduk Rumah Tangga Menuju Pulau Bahagia
Insight

Buku 50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny Bagian 3: Arungi Biduk Rumah Tangga Menuju Pulau Bahagia

Senin, 21 Sep 2026
Coach Dr Fahmi Ungkap Pentingnya Mentoring Generasi Muda sebagai Investasi Masa Depan Bangsa
Insight

Coach Dr Fahmi Ungkap Pentingnya Mentoring Generasi Muda sebagai Investasi Masa Depan Bangsa

Jumat, 11 Sep 2026
Next Post
Ilustrasi.

Membaik, Bocah Korban Penganiayaan Keluarga Tiri Tak Mau Tinggal Lagi dengan Sang Ayah

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.