NK Cafe Tawarkan Perpaduan Olahraga, Kuliner dan Alam

  • Whatsapp
Salah satu jalur jogging track, antara sawah, kebun, dan cafe.(foto: Rizal Adi Pratama).

MALANG – Perpaduan antara olahraga, kuliner dan menyatu dengan alam, itulah mungkin yang ingin Joni Sujatmoko wujudkan  dalam membangun NK Cafe di Jalan Raya Kasin, Dusun Kasin, Desa Ampeldento, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang.

“NK Coffe ini sebenarnya hanya warung. Lahan ini Tanah Kas Desa (TKD), jadi kami ini hanya menempel. Kami juga warga Desa Ampeldento, kami juga mendapatkan magnet dari apa yang kami bangun seperti jogging track ini,” ungkap Joni Sujatmoko selaku Owner NK Cafe Malang kepada tugumalang.id beberapa waktu lalu.

Bacaan Lainnya

Joni menuturkan jika jogging track yang ia bangun bisa menjadi daya tarik agar wisatawan mau datang ke Desa Ampeldento.

Deretan kursi NK Cafe diapit lahan sawah.(foto: Rizal Adi Pratama).

“Kan menarik ada jogging track di tengah-tengah sawah. Udaranya segar. Nah otomatis ada warung, apa salahnya orang setelah jogging langsung marung di sini,” ujarnya.

“Nah ini kan tanah TKD (Tanah Kas Desa) bisa dijadikan persawahan, dan tanah pribadi yang lain kan bisa dijadikan NK-NK yang lainnya,” sambungnya.

Untuk membuat daya tarik itulah, Joni rela membuatkan jogging track di tanah TKD dengan dana pribadinya. Sementara NK Cafe berdiri di tanah pribadinya sendiri.

“Untuk itu kami mau ngalahi membangun ini (jogging track) menjadi menarik, sedangkan di areal-areal lain mau mengembangkan areal bisnis mereka sendiri. Kami membangun pada 2020 lalu. Setelah adanya musyawarah desa itu langsung kami wujudkan,” jelasnya.

Joni Sujatmoko, Owner NK Cafe, Ampeldento. (foto: Rizal Adhi Pratama).

Aneka tanaman mengitari jogging track. Untuk tanaman, kata Joni,  sementara masih tanaman-tanaman lokal seperti stroberi, selada keriting, cabai, sawi pokcoi, bawang merah dan lain-lain.

Joni berharap suatu saat nanti saat pengelolaan jogging track kembali ke desa, tetap tidak ada pungutan biaya untuk jogging track. Sehingga pengunjung bisa olahraga sepuasnya.

Baca Juga  Pendapatan Asli Daerah Sektor Pariwisata Kota Batu Turun Drastis

“Kami inginnya ini jogging track tetap tidak berbayar, jangan sampai setelah kami serahkan ke desa nanti jadi berbayar. Sehingga orang jadi tidak berminat untuk datang,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *