Rabu, September 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Mengintip Pelaksanaan Kampus Merdeka di Kota Malang

Redaksi by Redaksi
Agustus 24, 2021 6:37 pm
in Pendidikan
Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek), Nadiem Makarim, terus menggenjot pelaksanaan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) demi memberikan pengalaman belajar sebanyak 20 SKS di luar kampus.

Seiring dengan kebijakan tersebut, beberapa kampus di Kota Malang juga mempersiapkan para mahasiswanya untuk berpartisipasi dalam program yang dibuat oleh founder Gojek tersebut.

READ ALSO

ITN Malang Gelar Seminar Deep Learning Bersama Pakar AI Taiwan

10 Kampus Terbaik di Jawa Timur Versi QS Asia University Rankings 2026

Seperti di Universitas Brawijaya (UB) yang mengikuti pola terkait program-program yang ada di Kemendikbud Ristek mulai dari program magang, proyek di desa, kampus mengajar, pertukaran pelajar, penelitian, kewirausahaan, proyek mandiri, dan proyek kemanusiaan. Di mana program-program ini terus difollow up oleh UB sejak tahun 2020 hingga saat ini.

“Memang di tahun 2020 masih dalam tahap sosialisasi, tapi di tahun 2021 kita sudah bisa menerapkan dari 8 bentuk pembelajaran dari kegiatan merdeka belajar,” ungkap Koordinator Perencanaan Akademik dan Kerjasama UB, Heri Prawoto Widodo, pada Selasa (24/08/2021).

Heri juga mengungkapkan bahwa program magang adalah salah satu program yang menjadi favorit para mahasiswa di UB.

“Untuk program magang itu yang sudah memenuhi syarat itu sekitar 87 mahasiswa dan 14 program studi yang lolos Program Bangkit. Program Bangkit sendiri adalah program untuk mahasiswa semester 7 untuk mengikuti berbagai program dari perusahaan-perusahaan besar mulai dari Google dan perusahaan teknologi lainnya,” bebernya.

“Jadi, Program Bangkit ini adalah program dari pemerintah untuk pembelajaran secara langsung dengan 20 SKS yang ilmunya disajikan dari narasumber perusahaan-perusahaan besar itu,” sambungnya.

Selain itu, UB juga memiliki program studi independen yang diikuti 175 mahasiswa. Intinya ini adalah program untuk mahasiswa dengan kegiatan-kegiatan di luar kampus.

Ada juga program magang bersertifikat dengan 339 mahasiswa yang mengikuti dari seluruh fakultas di UB.

“Jadi, program ini adalah bentuk kerjasama Dikti dengan beberapa perusahaan yang mampu mentransfer ilmu dan teknologinya kepada mahasiswa yang akan menghadapi kelulusan dia dan magangnya itu selama 1 semester. Dan untuk persyaratan sudah ada di platform MBKM seperti mereka harus semester sekian dengan IPK minimal sekian. Kemudian dia tidak melebihi masa studi yang disyaratkan,” jelasnya.

Heru juga mengungkapkan, sambutan dari para mahasiswa sangat luar biasa. Sambutan ini tak lepas dari upaya UB untuk melakukan sosialisasi kepada mahasiswa baik dari media sosial maupun berbagai macam sumber-sumber informasi bahwa ada beberapa program yang bisa diikuti dan diakui SKS-nya di UB.

“Memang ini memiliki daya tarik bagi mahasiswa karena bisa mendapat pengalaman di luar kampus untuk menunjukkan eksistensinya dia. Kemudian mengetahui bagaimana media di luar kampus. Memang program Pak Menteri ini untuk menambah wawasan bahwa di luar kampus itu seperti apa,” tukasnya.

Sedikit berbeda dengan UB, Universitas Negeri Malang (UM) lebih cenderung menonjolkan program MBKM dari sisi kependidikan.

“Kampus merdeka yang di Kemendikbud itu mahasiswa mengajar di sekolah seperti SD dan SMP yang dihargai 20 SKS oleh Kemendikbud selama 6 bulan. Kalau ini nama programnya Kampus Mengajar 2,” terang Ketua Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Pembelajaran (LP3) UM, I Wayan Dasna.

Dia menjelaskan, program ini dinamakan Asistensi Mengajar dan menyasar pada sekolah-sekolah di daerah domisili para mahasiswa. “Kalau Asistensi Mengajar itu di desa dan di daerahnya mahasiswa itu, misalnya saya memiliki mahasiswa di Sampang, ya asistensi mengajarnya ya di Sampang juga,” jelasnya.

“Dan Asistensi Mengajar itu boleh diikuti semua mahasiswa baik dari prodi pendidikan maupun ilmu murni. Karena itu programnya dari Kemendikbud. Jadi dari semua universitas di Indonesia ikut, ada 10.000 sampai 20.000 mahasiswa kalau gak salah yang ikut itu,” tambahnya.

Dia menjelaskan, UM sendiri lebih menonjolkan program Asistensi M engajar karena memang kebanyakan jurusan di UM adalah jurusan kependidikan. Selain itu, UM juga dikenal sebagai salah satu kampus pendidikan terbaik di Indonesia.

“Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang salah satu programnya adalah Asistensi Mengajar itu memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa untuk memecahkan masalahmu di sekolah-sekolah yang belum terakreditasi A. Pengalaman belajar itu tentu akan sangat bermanfaat setelah mereka lulus nanti. Atau membekali diri bagaimana memecahkan masalah yang sesungguhnya,” jelasnya.

Namun, dia juga memastikan bahwa beberapa prodi ilmu murni di UM juga bisa mengikuti Asistensi Mengajar ini. “Selain itu karenakan di sekolah itu ada yang untuk peningkatan literasi, jadi tidak hanya pendidikan saja, yang ilmu murni juga boleh,” jelasnya.

Dia juga menjelaskan bagaimana alur pendaftaran program Asistensi Mengajar ini. “Untuk penempatan magangnya ditentukan oleh kementerian, karena semua mahasiswa seluruh Indonesia ini daftarnya ke Kemendikbud Ristekdikti. Kemudian dari Kemendikbud menyeleksi dahulu, dan yang lulus ditempatkan di daerah asalnya,” ucapnya.

Terakhir, dia juga mengatakan bahwa program ini mendapat sambutan positif dari para mahasiswa. Buktinya, total mahasiswa yang diterima dalam program Asistensi Mengajar ada 898 mahasiswa, dari 1.100 mahasiswa yang mendaftar.

“Makanya perlu diikuti sebaik-baiknya, sehingga memiliki pengalaman belajar selain kuliah teori di kampus tapi juga pengalaman penyelesaian masalah secara nyata di kampus,” pungkasnya.

Reporter: Rizal Adhi

Editor: Lizya Kristanti

Related Posts

ITN Malang Gelar Seminar Deep Learning Bersama Pakar AI Taiwan
Advertorial

ITN Malang Gelar Seminar Deep Learning Bersama Pakar AI Taiwan

Selasa, 29 Sep 2026
10 Kampus Terbaik di Jawa Timur Versi QS Asia University Rankings 2026
Pendidikan

10 Kampus Terbaik di Jawa Timur Versi QS Asia University Rankings 2026

Senin, 28 Sep 2026
OSHIKA MABA 2026 Unisma Kenalkan 17 SDGs kepada Ribuan Mahasiswa Baru
Pendidikan

OSHIKA MABA 2026 Unisma Kenalkan 17 SDGs kepada Ribuan Mahasiswa Baru

Senin, 28 Sep 2026
Dosen Informatika Unisma Raih Sertifikasi Kompetensi BNSP Data Analyst
Advertorial

Dosen Informatika Unisma Raih Sertifikasi Kompetensi BNSP Data Analyst

Senin, 28 Sep 2026
15 PTN dengan Jurusan Teknik Informatika Terbaik di Indonesia Versi BAN-PT 2026
Pendidikan

15 PTN dengan Jurusan Teknik Informatika Terbaik di Indonesia Versi BAN-PT 2026

Minggu, 27 Sep 2026
Psikologi UIN Malang Perkuat Sekolah Ramah Anak lewat Asesmen School Well-Being
Advertorial

Psikologi UIN Malang Perkuat Sekolah Ramah Anak lewat Asesmen School Well-Being

Minggu, 27 Sep 2026
Next Post
SMKN 1 Turen Jalin Kerja Sama dengan My Kopi O! dan Maspion IT

SMKN 1 Turen Jalin Kerja Sama dengan My Kopi O! dan Maspion IT

BERITA POPULER

  • 3 Kecamatan Kabupaten Malang Jadi Kota Sekunder pada 2027

    3 Kecamatan Kabupaten Malang Jadi Kota Sekunder pada 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekomendasi Cafe Pinggir Sungai di Malang: Sajikan Tempat Ngopi yang Estetik dan Menyegarkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 PTN dengan Prodi Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.