Mengenal ITSK RS dr Soepraoen, Kampus Terbaik di Bawah Naungan TNI AD

  • Whatsapp
https://kumparan.com/tugumalang/mengenal-itsk-rs-dr-soepraoen-kampus-terbaik-di-bawah-naungan-tni-ad-1vQKBz8wGdY
https://kumparan.com/tugumalang/mengenal-itsk-rs-dr-soepraoen-kampus-terbaik-di-bawah-naungan-tni-ad-1vQKBz8wGdY

MALANG – Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan (ITSK) RS dr. Soepraoen kian melejit dengan komitmennya sebagai kampus unggulan di Jawa Timur. Tak heran, jika kampus yang sebelumnya bernama Poltekkes RS dr. Soepraoen ini menyandang gelar sebagai kampus terbaik di bawah naungan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD).

Hal tersebut disampaikan oleh Rektor ITSK RS dr Soepraoen, Arief Efendi, saat ditemui di ruang kerjanya beberapa waktu lalu. Menurutnya, ITSK memang berbeda dengan PT yang lain, khususnya di kampus kesehatan AD (Puskesad)

Bacaan Lainnya

Bank BNI

“Jadi secara umum di Puskesad tidak ada yang seperti ini. Karena beberapa jurusannya sangat jarang ditemui tapi juga dibutuhkan di masyarakat. Terutama program studi (prodi) tertentu. Misalnya prodi kebidanan,” ujarnya.

Dalam Puskesad, lanjutnya, belum ada prodi profesi bidan. Padahal dalam UU yang baru, seorang bidan baru dikatakan dapat bekerja usai menempuh pendidikan profesi di bidang kesehatan masing-masing. Dengan kurikulum khusus yang dibuat oleh asosiasi kebidanan.

“Seperti dokter, dokter itu kan ada sarjana kedokteran. Itu kan belum bisa praktek. Baru boleh praktek kalau ada profesi, profesinya namanya doktor. ITSK ini satu-satunya di Puskesad yang sudah punya profesi,” jelasnya.

Selanjutnya, ada prodi D3 Akupuntur yang banyak di minati tak hanya oleh lulusan SMA sederajat, namun juga mahasiswa tingkat senior. Salah satunya, seorang profesor lulusan S2 di bidang kesehatan masyarakat dan doktor ahli jiwa.

“Akupuntur ini banyak diterapkan di beberapa pengobatan. Peserta didik kami, beragam sampai para senior yg bener butuh. Hal-hal begitu yg saya anggap ini unik dan tidak ada di jajaran angkaan darat lain,” tukasnya.

Baca Juga  Apindo Imbau Pengusaha Kota Batu Tak Melakukan PHK Karyawan

Pun, ada juga prodi baru. Seperti pendidikan S1 Farmasi Klinis dan komunitas hingga S1 Informatika yang memang dididik secara khusus untuk terkait dengan dunia kesehatan. Bahkan, karya penelitian dosennya banyak di terapkan oleh Rumah Sakit (RS) dan telah dipatenkan. Termasuk RS Saiful Anwar (RSSA).

“Prodi D3 keperawatannya juga berbeda. Ada muatan lokal yang sangat kuat. Karena ini punya angkatan darat, maka kedisplinan dan sikap tanggon, tangguh dan terngginas yang melekat di AD ikut diberikan,” pungkasnya.

Tak hanya itu, sederet kelebihan ITSK juga ditunjang dengan kerjasama luar negeri yang terus digalakkan guna mewujudkan visinya mencapai Global University. Bahkan, telah beberapa kali menerima Anugerah Kampus Unggul (AKU) Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Wilayah VII Jatim di tahun 2014, 2015, 2017 dan 2018.

“Karena itu, kuliah disini ngga akan rugi. Peluang kerja lulusan juga mudah. Kita kerjasama dengan Jepang sudah 4 kali kesini. Mereka pemilik institusi yang membutuhkan tenaga-tenaga dari sinii mulai perawat kebidanan maupun yang lain sampai informatika juga butuh,” tandasnya.(ads)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *