Tugumalang.id – Kontingen Provinsi Jawa Timur sukses mempertahankan predikat Juara Umum di ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tahun 2025. Dalam ajang bergensi nasional itu, Jatim berhasil memborong total 12 medali.
Rinciannya meliputi 5 emas, 2 perak, dan 5 perunggu yang disumbangkan atlet-atlet pelajar dari jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK sederajat. Dominasi Jatim terlihat jelas dari performa stabil seluruh jenjang, diantaranya jenjang SD menyumbang 2 emas, 1 perak, dan 3 perunggu.
Baca Juga: Dishub Optimis Bus Trans Jatim Kurangi Kemacetan di Kota Malang
Sementara dari jenjang SMP menyumbang 1 emas dan 2 perak dari cabor karate, pencak silat, dan senam. Serta jenjang SMA/SMK menyumbang 2 emas dan 1 perunggu dari cabor karate dan pencak silat.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menuturkan jika capaian tersebut menjadi bukti dari kualitas pembinaan olahraga pelajar Jatim semakin matang dan berdaya saing.
“Alhamdulillah, Jatim kembali menorehkan prestasi juara umum yang menjadi bukti kerja keras, kedisiplinan, serta semangat juang para siswa kita. Ini juga menandakan pembinaan olahraga di Jatim berjalan sangat baik dan kompetitif,” kata Khofifah, Senin (24/11/2025).
Khofifah menegaskan bahwa kemenangan itu lahir dari kolaborasi seluruh elemen pendidikan dan olahraga di Jawa Timur. Mulai dari atlet, pelatih, guru hingga orang tua dan Dinas Pendidikan Jatim yang telah bersinergi mengawal para atlet.
Baca Juga: Muskerwil GP Ansor Jatim 2025, Suarakan Isu Pendidikan hingga Kesejahteraan Petani
Diketahui, pada kompetisi tahun ini, Jawa Timur unggul atas provinsi kuat lainnya seperti DKI Jakarta (10 medali), Jawa Tengah (9 medali), Banten (4 medali), dan DIY (4 medali). Capaian tersebut semakin menegaskan Jatim sebagai provinsi dengan ekosistem pembinaan olahraga pelajar paling solid di Indonesia.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menyebut prestasi ini bukan hasil instan namun buah pembinaan panjang dan berjenjang mulai dari sekolah, kabupaten/kota hingga provinsi.
”Bahkan nanti pada ahun depan akan ada penambahan cabor dan kategori baru di karate dan pencak silat. Pembinaan akan terus kami perkuat,” tegas Aries.
Ia menegaskan bahwa keseriusan para pelatih dan guru pembina menjadi faktor besar dalam keberhasilan kontingen Jatim. ”Kesungguhan guru dan pelatih sangat nyata. Mereka mengawal siswa dari seleksi hingga nasional. Sinergi semacam ini yang membuat Jatim terus kuat,” ujarnya.
Dengan raihan ini, Jawa Timur kembali membuktikan diri sebagai rumah besar atlet pelajar berprestasi sekaligus motor penggerak olahraga nasional dari tingkat pendidikan dasar hingga menengah.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Ulul Azmy
Editor: Herlianto. A


















