Malang, Tugumalang.id – Kebakaran melanda RSUD Dr Saiful Anwar (RSSA) Malang pada Rabu (9/9/2026) sore. Sebanyak 45 pasien terdampak dan harus dievakuasi setelah asap menyebar ke ruang rawat inap.
Kebakaran menghanguskan sekitar 300 meter persegi area dapur gizi dan laundry room RSSA Malang.
Direktur RSSA Malang dr Bachtiar Bidianto memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Dia menyebut RSSA sudah dua kali mengalami kebakaran.
“Memang ini kebakaran yang kedua, hanya beda lokasi,” ujarnya.
Terkait penyebab kebakaran, pihak RSSA masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian. Namun, dugaan sementara api dipicu hubungan pendek arus listrik di atap dapur.
“Kami akui bahwa kami dalam proses perbaikan atau pembaruan jaringan listrik. Saat ini masih mencapai 60 persen, kurang 40 persen karena harus bertahap. Memang kemungkinan itu adalah kabel kabel yang lama yang aus,” ungkapnya.
Baca juga: Kebakaran RSSA Malang Hanguskan 300 Meter Persegi Area Rumah Sakit
Pihak RSSA mencatat dua ruang rawat inap terdampak asap kebakaran. Yakni ruang rawat inap khusus anak dan ruang rawat inap khusus ibu.
Sebanyak 45 pasien di kedua ruang tersebut dievakuasi ke ruangan lain. Evakuasi dilakukan untuk menghindari potensi keracunan karbon monoksida akibat asap yang berlebihan.
Baca juga: RSSA Malang Kebakaran, 19 Pasien Anak Dievakuasi
Screening juga dilakukan untuk memastikan kondisi pasien. Pemeriksaan mencakup dampak psikis setelah kebakaran.
“Tim kami dari psikeater dan psikolog akan mendampingi untuk advokasi ke pasien pasien yang berisiko kemungkinan gangguan fisikis,” tuturnya.
Sementara itu, pelayanan medis RSSA Malang dipastikan tidak terkendala setelah kebakaran. Sebab, area yang terbakar hanya dapur gizi dan laundry room.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
redaktur: jatmiko































