Malang, Tugumalang.id – Kebakaran melanda ladang tebu di Desa Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Kamis (10/9/2026). Seorang pemilik lahan meninggal dunia dalam kejadian tersebut.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 10.00. Api diduga berasal dari pembakaran sisa panen tebu yang kemudian merembet ke lahan tebu di sekitarnya.
“Kebakaran lahan tebu ini disebabkan pembakaran sisa panen tebu yang kemudian merembet ke lahan tebu sekitar,” kata Sadono.
Salah satu pemilik lahan, H Kusnin (63), meninggal dunia saat berupaya membuat sekat bakar untuk mencegah api semakin meluas. Korban merupakan warga Dusun Karangrejo, Desa Jambearjo, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang.
“Korban meninggal dunia saat berusaha membuat sekat bakar,” ujar Sadono.
Baca juga: Kebakaran di Malang: Kandang Ayam dan Lahan Tebu dalam Sehari

Berdasarkan hasil asesmen BPBD Kabupaten Malang, luas lahan tebu yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar lima hektare. Kerugian akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai Rp160 juta.
Informasi kebakaran diterima BPBD Kabupaten Malang pada pukul 10.57 WIB. Tim asesmen kemudian diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan dan pendataan dampak kejadian.
Penanganan dilakukan petugas gabungan dari BPBD Kabupaten Malang, Damkar Kabupaten Malang, Polsek Pakisaji, Koramil Pakisaji, Kecamatan Pakisaji, perangkat Desa Kendalpayak, PMI, relawan Retkar, Rescue Bululawang, masyarakat, serta sejumlah unsur lainnya.
Baca juga: Tiga Kebakaran Terjadi di Kabupaten Malang dalam Sehari, Total Kerugian Capai Rp130 Juta
Sadono menyebut api telah berhasil dipadamkan. Namun, petugas masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan bara api tidak kembali muncul.
“Api sudah padam dan saat ini proses pendinginan,” katanya dalam laporan yang ditulis pukul 16.20.
Sementara itu, jenazah korban telah dibawa ke RSUD Kanjuruhan untuk menjalani visum. BPBD Kabupaten Malang masih memantau kondisi di lokasi untuk memastikan tidak kembali muncul titik api.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
redaktur: jatmiko






























