Selasa, Juni 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pemerintahan

Kayutangan Heritage Kota Malang Ditata, Pakar: Jangan Sampai Buka Toko Justru Tidak Laku

Redaksi by Redaksi
Desember 30, 2022 9:51 am
in Pemerintahan
Kawasan Kayutangan Heritage di Jalan Jenderal Basuki Rachmat, Kota Malang.

Kawasan Kayutangan Heritage di Jalan Jenderal Basuki Rachmat, Kota Malang. Foto/M Sholeh

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Pakar Arsitektur Universitas Brawijaya (UB), Prof Ir Antariksa MEng PhD, buka suara soal penataan kawasan Kayutangan Heritage, Kota Malang, Jawa Timur, yang digencarkan Pemerintah Kota Malang.

Terlebih, baru-baru ini pihak PLN Malang mengaku kesulitan menata kabel listrik lantaran instalasi bawah tanah yang dibangun Pemkot Malang tak sesuai dengan dimensi kabel PLN.

READ ALSO

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang Kritisi Kinerja DPKPCK dan Perumda Jasa Yasa

Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai, Pelaku Usaha di Kabupaten Malang Akan Didata

Ahli arsitektur sekaligus pemerhati bangunan cagar budaya itu menilai bahwa penataan kawasan cagar budaya tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Perlu kajian mendalam soal dampak dan pelaksanaan penataan kawasan heritage itu.

Menurutnya, pembangunan ducting atau instalasi jaringan listrik bawah tanah yang dilakukan Pemkot Malang harusnya berkoordinasi dulu dengan pihak PLN sebelum membangun. Dengan demikian, penataan kabel kawasan Kayutangan Heritage itu bisa sesuai dengan kondisi lapangan.

Namun penataan kawasan heritage menurutnya, akan jauh lebih bermanfaat jika memperhatikan dan mengedepankan kemaslahatan masyarakat setempat.

Dikatakan, penataan kawasan heritage harus bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat setempat dan sekitar.

“Pelestarian itu bukan sekedar mempercantik diri, tapi bisa membuat kehidupan masyarakat sekitar lebih baik dari sebelumnya. Kalau kayutangan ditata bagus, tapi di belakangnya, di kampung kampungnya tidak meningkat ekonominya kan percuma,” kata Antariksa.

Sejauh ini, dia menilai bahwa dampak penataan kawasan Kayutangan Heritage, Kota Malang belum bisa dinikmati oleh warga setempat.

Dikatakan, kehidupan perekonomian kawasan itu masih setengah setengah. Terlebih, sejumlah pertokoan di Jalan Jenderal Basuki Rachmat itu banyak yang tidak berfungsi atau tutup.

“Kawasan Kayutangan itu kalau siang kan setengah mati setengah hidup. Malam juga begitu. Beda dengan Malioboro atau Braga, semua pertokoannya berfungsi. Kalau Kayutangan kan banyak yang tidak berfungsi sebagai pusat perdagangan. Malioboro dan Braga ditata tapi pedagangnya bisa hidup,” bebernya.

“Sekarang tujuan menata Kayutangan itu apa, untuk memikat wisatawan atau sekedar mempercantik diri. Fasilitas yang ada seperti tempat duduk, lampu hias dan lainnya itu azas kemanfaatannya untuk siapa. Masyarakat, wisatawan atau pemerintah sendiri,” imbuhnya.

Antariksa memberikan saran agar penataan kawasan Kayutangan Heritage juga melibatkan warga setempat. Kemudian mulai menata soal keamanan, parkir, jaringan listrik, jaringan telekomunikasi, air bersih, sanitasi dan lainnya.

Selanjutnya, mulai memberikan kemudahan bagi pelaku usaha untuk menghidupkan pertokoan Kayutangan Heritage menjadi pusat perdagangan.

“Jangan sampai buka toko di sana justru tidak laku. Jadi perlu kanjian dampak perekonomian yang lebih mendalam,” ujarnya.

Baru baru ini juga terjadi penolakan warga setempat atas rencana penerapan skema satu arah di Jalan Jenderal Basuki Rachmat itu.

Penolakan itu terjadi karena warga menilai tak ada sosialisasi atas rencana itu. Sekali lagi, Antarikasa mendorong agar pemerintah melibatkan masyarakat setempat dalam melakukan penataan kawasan heritage.

“Kalau malam kan sepi di sana, pengunjung hanya melihat pengendara yang lewat. Toko-toko kanan kiri atau di belakang tidak berfungsi secara ekonomi. Jadi fungsikan dulu secara ekonomi kemudian lakukan pendekatan dengan masyarakat,” ucapnya.

“Fisiknya dipercantik tapi kehidupan atau perekonomian masyarakat tidak lebih baik, buat apa,” tandasnya.

Reporter: M Sholeh

Editor: Herlianto. A

Tags: kayutangan heritagekota malangPakar Arsitekturub

Related Posts

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang
Pemerintahan

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang Kritisi Kinerja DPKPCK dan Perumda Jasa Yasa

Senin, 15 Jun 2026
Sensus ekonomi 2026
Pemerintahan

Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai, Pelaku Usaha di Kabupaten Malang Akan Didata

Senin, 15 Jun 2026
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat meninjau pembangunan jalan kembar di Pasar Induk Gadang. (Foto/M Sholeh)
Pemerintahan

Pembangunan Jalan Kembar Pasar Gadang Dimulai, Wali Kota Malang: Semoga Bisa Urai Kemacetan

Senin, 15 Jun 2026
Ilustrasi kendaraan listrik (M Sholeh)
Pemerintahan

Harga BBM Naik di Tengah Efisiensi, Pemkot Malang Kaji Opsi Beralih ke Kendaraan Listrik

Sabtu, 13 Jun 2026
Pendapatan Kabupaten Malang
Pemerintahan

Pendapatan Kabupaten Malang Lampaui Target, Tembus Rp4,86 Triliun pada 2025

Rabu, 10 Jun 2026
sekda Kota Batu
Pemerintahan

Pengumuman Sekda Kota Batu Dipastikan 2 Hari Lagi

Rabu, 10 Jun 2026
Next Post
Wawan Eko Yulianto.

Avatar Mendengar: Dari Ableisme ke Komunikasi Inklusif

BERITA POPULER

  • layanan gratis

    6 Layanan Gratis di Kota Malang yang Bisa Dimanfaatkan Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kafe dengan Cathedral Effect di Kota Malang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.