Jumat, Oktober 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Kapal Tanker Alisa XVII Kandas di Perairan Pacitan, Berikut 4 Faktanya

Redaksi by Redaksi
Oktober 15, 2021 4:55 pm
in News
Kapal tanker Alisa XVII yang kandas di perairan Pantai Pikatan Pacitan. /tugu malang

Kapal tanker Alisa XVII yang kandas di perairan Pantai Pikatan Pacitan. (Foto: Instagram @banggapacitan)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Kandasnya kapal bermuatan bahan bakar minyak bernama Alisa XVII di laut Pacitan pada 21 Desember 201 memiliki cerita tersendiri. Kapal tersebut mengalami mati mesin hingga terbawa arus dan kandas di perairan Pantai Pikatan.

Daerah ini bersebelahan dengan Pantai Pangasan, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan. Apa saja fakta-fakta uniknya, simak penjelasan berikut.

READ ALSO

BAKN RI dan OJK Dorong Pantai CMC Tiga Warna Jadi Pionir Perdagangan Karbon Berbasis Komunitas

Tingkat Pengangguran Terbuka di Kota Batu Melonjak, Didominasi Lulusan SMA

1. Terdampar Selama 18 Bulan

Seperti yang dilansir postingan akun instagram @bangga pacitan, kapal tanker Alisa XVII kandas sejak 21 Desember 2015 dan baru dapat dievakuasi pada bulan Juni 2017. Proses evakuasi ini mengerahkan bantuan dua kapal dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sudimoro dan kapal PLTU dari Cilacap.

2. Tidak Menelan Korban Jiwa

Masih dari sumber yang sama, kandasnya kapal raksasa milik PT. Sukses Osean Khatulistiwa Line tersebut tidak menelan korban jiwa. 29 Anak Buah Kapal (ABK) Alisa XVII yang hendak berlayar dari Surabaya ke Cilacap dengan nakhoda Julius Kabangna, semuanya selamat. Bahkan, mereka memiliki logistik yang cukup, dan tidak mengalami luka-luka. Hanya saja, badan kapal mengalami kerusakan yang cukup parah.

3. Sempat Mengganggu Aktivitas Nelayan

Keberadaan Kapal tanker buatan tahun 1987 tersebut selama delapan belas bulan lamanya di perairan Pacitan, sempat menggangu aktivitas nelayan setempat untuk mencari ikan. Berita dari akun bangga pacitan menyebutkan bahwa jaring-jaring ikan nelayan banyak yang tersangkut baling-baling kapal.

4. Menjadi Spot Foto dan Pemancingan

Selama hampir dua tahun terdampar, bangkai kapal raksasa yang berukuran panjang 175 meter dan lebar 26 meter menjadi pusat perhatian warga. Ada yang menjadikannya spot foto. Hal ini cukup beralasan sebab latar belakang pantai Pikatan yang begitu indah tentu sangat menarik untuk dijadikan tempat berswafoto.

Selain itu, ada juga yang menjadikannya spot pemancingan. Yang lebih seru lagi ada yang menjadikannya objek uji nyali.

Penulis : Risma Wigati

Editor : Herlianto. A

Tags: Kabupaten PacitanKapal Alisa XVIIKapal TankerKapal Tanker Kandas

Related Posts

Ketua BAKN RI Andreas Eddy Susetyo (kiri) dan Kepala Eksekutif OJK Hasan Fawzi saat meninjau potensi karbon mangrove di Pantai CMC Tiga Warna. Foto: Azmy
News

BAKN RI dan OJK Dorong Pantai CMC Tiga Warna Jadi Pionir Perdagangan Karbon Berbasis Komunitas

Kamis, 15 Okt 2026
Tingkat Pengangguran Terbuka di Kota Batu Melonjak, Didominasi Lulusan SMA
News

Tingkat Pengangguran Terbuka di Kota Batu Melonjak, Didominasi Lulusan SMA

Kamis, 15 Okt 2026
DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut
News

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut

Senin, 12 Okt 2026
DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis
News

DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis

Senin, 12 Okt 2026
KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi
News

KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi

Minggu, 11 Okt 2026
Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Malang Dimakamkan Setelah 4 Minggu
News

Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Malang Dimakamkan Setelah 4 Minggu

Minggu, 11 Okt 2026
Next Post
Datangi Tempat Relokasi, Puluhan Pedagang Pasar Besar Batu Tidak Puas

Datangi Tempat Relokasi, Puluhan Pedagang Pasar Besar Batu Tidak Puas

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.