Kamis, Oktober 15, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Implementasi MBKM, STIE Malangkucecwara Kenalkan Modul Nusantara Kuliner Malang

Redaksi by Redaksi
Desember 4, 2021 12:48 pm
in Pendidikan
Dari kiri: Dosen Modul Nusantara STIE Malangkucecwara, Drs Zainul Arifin MM dan Dra Dwi Danesty Deccasari MM. Foto: dok

Dari kiri: Dosen Modul Nusantara STIE Malangkucecwara, Drs Zainul Arifin MM dan Dra Dwi Danesty Deccasari MM. Foto: dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – STIE Malangkucecwara (ABM) memperkenalkan keberagaman budaya dan sejarah Kota Malang melalui rangkaian kegiatan Modul Nusantara. Hal ini dilakukan sebagai salah satu wujud implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

 

READ ALSO

7 Ilmuwan UB Masuk Daftar Peneliti Terbaik Dunia 2026

ITN Malang English Festival 2026, Siswa BSS Borong Juara

Salah satunya dengan menggelar nonton bareng (nobar) sekaligus refleksi kuliner Malangan yang digelar pada Kamis malam (2/11/2021).

 

Kegiatan ini diikuti 24 mahasiswa yang berasal dari delapan perguruan tinggi di luar Jawa, di mana tiga di antaranya mengikuti secara daring.

Suasana Nobar dan refleksi kuliner Malang sebagai salah satu wujud implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), STIE Malangkucecwara. Foto: dok

Dosen Modul Nusantara STIE Malangkucecwara, Drs Zainul Arifin MM menjelaskan bahwa sebelumnya 21 mahasiswa tersebut diajak melakukan kunjungan ke berbagai pusat kuliner di Kota Malang seperti Bakso Kota Cak Man dan Keripik Tempe bu Noer.

 

“Kami tak hanya ke bakso ada sentra kripiknya saja. Tapi mahasiswa kita ajak untuk melihat langsung proses bakso dan kripik tempe ini dibuat, disajikan, dan dikemas,” ujarnya.

 

Hasil kunjungan itu dituangkan ke dalam laporan hasil kunjungan dan dilanjutkan dalam nobar kuliner daerah sebagai bahan refleksi untuk menggugah wawasan mereka kembali akan budaya dan perkembangan kuliner nusantara, sekaligus meningkatkan rasa kebanggaan para mahasiswa dari delapan perguruan tinggi luar Jawa tersebut akan masakan khas nusantara.

 

“Malam ini mereka merefleksikan, merenungkan kembali apa sih makna makanan yang sudah dikunjungi di Malang tadi,” ucapnya.

 

“Kita berharap dapat mendorong munculnya kesadaran mahasiswa untuk menggali kembali potensi makanan nusantara sehingga lebih jauh dapat menjadi cikal bakal dari terkenalnya makanan khas Indonesia,” imbuhnya.

 

Sementara itu, dosen Modul Nusantara STIE Malangkucecwara lainnya, Dra Dwi Danesty Deccasari MM menambahkan bahwa kedelapan perguruan tinggi itu antara lain berasal dari Lampung, Makasar, Kendari, Medan, serta Denpasar dan berlangsung selama satu semester.

Selain itu, tambah dia, terdapat tiga kategori umum dalam kegiatan Modul Nusantara yakni kebhinekaan, refleksi, dan inspirasi.

 

“Kalau kebhinekaan ada 14 kali pertemuan, kemudian untuk refleksi itu ada tujuh kali pertemuan sedangkan inspirasi ada tiga kali pertemuan. Kegiatan malam ini sudah kegiatan ke-24, tinggal satu lagi. Totalnya ada 25 kegiatan dan nanti gongnya adalah pengabdian masyarakat,” imbuhnya.

 

Mahasiswa Modul Nusantara STIE Malangkucecwara, Windi Ikhsa Velani mengaku antusias dengan pertukaran mahasiswa MBKM di STIE Malangkucecwara ini sejak awal bergabung, kurang lebih empat bulan lalu.

 

Menurutnya, STIE Malangkucecwara memiliki kualitas pendidikan yang sangat bagus. Terlebih, kegiatan ini memberikannya banyak pengalaman dan teman baru.

 

“Teman-temannya dari berbagai daerah, jadi kita para mahasiswa berkumpul di sini saling belajar kebudayaan masing-masing, bisa tahu bagaimana caranya berbudaya. Apalagi di sini pembelajarannya sangat bagus, dosennya kompetitif, dan cara pembelajarannya lebih aktif. Secara fisik kampusnya asri bikin mahasiswanya ini betah buat belajar,” ucap mahasiswa Universitas Muhammadiyah Metro Lampung ini.(ads)

 

Reporter: Feni Yusnia
Editor: Lizya Kristanti

Tags: kota malangMBKMSTIE Malangkucecwara

Related Posts

Tujuh ilmuwan Universitas Brawijaya masuk daftar Top dua persen Researchers tahun 2026 atau peneliti terbaik dunia. Foto: Dok. UB
Pendidikan

7 Ilmuwan UB Masuk Daftar Peneliti Terbaik Dunia 2026

Rabu, 14 Okt 2026
ITN Malang English Festival 2026, Siswa BSS Borong Juara
Advertorial

ITN Malang English Festival 2026, Siswa BSS Borong Juara

Rabu, 14 Okt 2026
Seminar Green Tech ITN Malang
Advertorial

Seminar Green Tech ITN Malang Diserbu 230 Peserta

Rabu, 14 Okt 2026
Universitas Negeri Malang dan MGBK SMK Malang Raya Perkuat Kompetensi Guru BK
Advertorial

Universitas Negeri Malang dan MGBK SMK Malang Raya Perkuat Kompetensi Guru BK

Rabu, 14 Okt 2026
Universitas Brawijaya dan Sungkyunkwan University Perkuat Human Capital Mahasiswa Indonesia Melalui Program Global Scholars
Advertorial

Universitas Brawijaya dan Sungkyunkwan University Perkuat Human Capital Mahasiswa Indonesia Melalui Program Global Scholars

Rabu, 14 Okt 2026
Dosen Geografi Unikama Dorong Pemanfaatan AI untuk Guru SMAN 1 Lawang
Advertorial

Dosen Geografi Unikama Dorong Pemanfaatan AI untuk Guru SMAN 1 Lawang

Selasa, 13 Okt 2026
Next Post
Sharing komunikasi

Bapak dan Anak Kembali Berduet Sharing Komunikasi dan Motivasi di Hotel Grand Mercure Malang Mirama

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.