MALANG, Tugumalang.id – Kantor Imigrasi Kelas I Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Malang bersama Universitas Brawijaya (UB) resmi menandatangani perpanjangan Perjanjian Kerja Sama yang dirangkaikan dengan diskusi penguatan sinergi antarinstansi. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Jamuan Lantai 6 Gedung Rektorat Universitas Brawijaya, Malang, Senin (8/6/2026).
Penandatanganan perjanjian ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam memperkuat kolaborasi di bidang layanan keimigrasian, pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Kerja sama tersebut juga menjadi kelanjutan dari sinergi yang telah terjalin selama beberapa tahun terakhir antara Kantor Imigrasi Malang dan Universitas Brawijaya.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Malang, Anak Agung Bagus Narayana, S.H., M.Si., menyampaikan bahwa perpanjangan kerja sama ini menjadi momentum penting dalam menghadapi tantangan pelayanan publik yang semakin dinamis di era mobilitas global saat ini.
“Universitas Brawijaya merupakan mitra strategis Kantor Imigrasi Malang. Kolaborasi dengan perguruan tinggi sebagai pusat ilmu pengetahuan dan riset sangat penting dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan keimigrasian. Imigrasi tidak dapat bergerak sendiri, sehingga sinergi dengan berbagai pihak, termasuk kalangan akademisi, menjadi kebutuhan yang tidak terpisahkan,” ujar Anak Agung Bagus Narayana.
Baca juga: Kolaborasi Universitas Brawijaya – Kantor Imigrasi Malang, Hadirkan Layanan Eazy Passport
Menurutnya, keberadaan mahasiswa dan dosen asing di lingkungan Universitas Brawijaya menjadikan kampus tersebut sebagai salah satu mitra penting dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian, baik dalam aspek pelayanan, pengawasan, maupun fasilitasi keimigrasian bagi warga negara asing.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Imigrasi Malang juga menyampaikan apresiasi atas dukungan dan komitmen Universitas Brawijaya selama pelaksanaan kerja sama sebelumnya. Berbagai program telah berhasil dilaksanakan bersama, di antaranya layanan jemput bola Eazy Intal dan Eazy Passport di lingkungan kampus yang memudahkan layanan paspor kolektif serta layanan izin tinggal bagi warga negara asing.
Selama periode kerja sama sebelumnya, Kantor Imigrasi Malang telah melaksanakan layanan Eazy Intal bagi warga negara asing di lingkungan Universitas Brawijaya sekitar 10 kali. Selain itu, program Eazy Passport juga telah diselenggarakan sebanyak dua kali dengan antusiasme pemohon yang tinggi.
Selain memperkuat layanan keimigrasian, kedua institusi juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dalam bidang penelitian dan pengembangan inovasi. Sinergi antara Kantor Imigrasi Malang dan Universitas Brawijaya diharapkan mampu menghasilkan berbagai kajian serta solusi yang dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Kami berharap apa yang telah dibangun bersama selama ini dapat terus berlanjut dan berkembang. Melalui kerja sama ini, kami optimistis dapat memberikan manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi kedua institusi tetapi juga bagi masyarakat secara umum,” tambah Anak Agung Bagus Narayana.
Baca juga: Kantor Imigrasi Malang Perkuat Pengawasan Mahasiswa Asing Lewat Sosialisasi ITAS
Melalui perpanjangan perjanjian kerja sama ini, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Malang dan Universitas Brawijaya menegaskan komitmen bersama untuk terus memperkuat sinergi dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi, peningkatan kualitas pelayanan keimigrasian, serta pengembangan kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber rilis Imigrasi Malang
redaktur: jatmiko




























