MALANG – Guna terus berkontribusi pada masyarakat, Unit Pelaksana Teknis Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (UPT P2M) Politeknik Negeri Malang (Polinema) menggelar Focus Group Discussion (FGD) terkait Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) bersama dua Desa Mitra di Kecamatan Tumpang.
Kedua desa tersebut, yakni Desa Wringinsongo dan Desa Duwet. Acara yang berlangsung pada 2 Oktober 2021 lalu itu, digelar secara luring di Balai Desa Wringinsongo dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Ketua Koordinator Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Dr Muhammad Akhlis Rizza ST MT menjelaskan FGD ini bertujuan untuk mensinergikan rencana usulan kegiatan dua Desa Mitra Polinema tahun 2022 di Kecamatan Tumpang.
Sekaligus, evaluasi program yang telah berlangsung melalui program PPM di tahun 2021.
“Sehingga nantinya diharapkan program – program kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) yang diselenggarakan di dua Desa Mitra ini dapat berjalan secara maksimal dan tepat sasaran”, ujarnya
Sementara itu, Pembantu Direktur I Bidang Akademik Polinema Supriatna Adhisuwignjo ST MT mendorong adanya koordinasi dari tim teknis Polinema dengan pihak desa untuk memproritaskan program – program PPM yang bisa direalisasikan pada tahun 2022.

“Dengan demikian, forum ini menjadi sarana untuk merumuskan berbagai kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang efektif dan tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” tandasnya
Adapun, kegiatan ini juga diikuti oleh perwakilan pihak UPT P2M Polinema beserta beberapa dosen Polinema yang melakukan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) di Desa Wringinsongo dan Desa Duwet. Serta Kepala Bappeda Kabupaten Malang, Camat Kecamatan Tumpang, Kepala Desa Wringinsongo dan Desa Duwet, hingga beberapa perangkat Desa setempat. (ads)
Reporter:Feni Yusnia


















