Tugumalang.id – Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) kembali sukses mencetak duta kampus bertalenta baru. Duta kampus baru ini dinobatkan dalam puncak acara Grand Final Pemilihan Safir-Safirah 2026.
Pemilihan Safir dan Safirah ini digelar secara meriah di Rumah Singgah Lantai 4, Kampus 2 Pascasarjana UIN Maliki Malang, pada Selasa (23/6/2026). Total ada 14 finalis yang bersaing ketat memperebutkan mahkota bergengsi di tingkat fakultas tersebut.
Ketua Pelaksana Pemilihan Safir-Safirah 2026 FKIK, Rofiq Estiawan menjekaskan ajang tahunan ini dirancang bukan sekadar kompetisi kecantikan atau ketampanan, melainkan wadah strategis untuk menggali bakat terpendam mahasiswa.
Baca Juga: 33 PNS di Lingkungan UIN Malang Resmi Dilantik, Perkuat Profesionalisme dan Pengabdian
”Fokus utamanya lebih pada mengasah kemampuan public speaking, komunikasi interpersonal, serta kemampuan bersosialisasi dengan sivitas akademika, termasuk dosen dan masyarakat luas,” jelas Rofiq.

Rofiq menerangkan jika kompetisi tahun ini terbilang cukup ketat dengan animo peserta yang semakin bertambah. Rangkaian seleksi telah dimulai sejak dibukanya open recruitment pada 13 April 2026 lalu, hingga mencapai puncaknya pada malam grand final menyisakan 14 finalis terbaik.
Menariknya, jumlah finalis tahun ini menunjukkan tren peningkatan positif. Jika beberapa tahun sebelumnya hanya menyaring 12 finalis, dalam dua tahun terakhir kompetisi ini konsisten meloloskan 14 finalis ke babak grand final, menandakan semakin banyaknya mahasiswa berbakat yang berpartisipasi.
Baca Juga: UIN Malang Teken MoU dengan Pemkot Blitar, Dorong Akses Pendidikan Melalui Program Beasiswa bagi Siswa Kurang Mampu
Diketahui, panitia dan juri telah memutuskan duta Safir-Safirah terpilih di 2026 ini. Mereka ialah Muhammad Farchad Wicahyo (Mahasiswa Farmasi Angkatan 2025) berhasil dinobatkan sebagai Winner Safir 2026. Sementara itu, gelar Winner Safirah 2026 dinobatkan pada Nala El Rushda (Mahasiswi Pendidikan Dokter Angkatan 2025).

Selain gelar Winner utama, ajang ini juga memilih Juara II yang dikategorikan sebagai Runner-Up 1 dan Runner-Up 2. Para pemenang tidak hanya membawa pulang gelar prestisius, tetapi juga mendapatkan hadiah berupa uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka.
Sebagai informasi, Pemilihan Safir-Safirah FKIK UIN Maliki Malang telah berjalan hingga di tahun ke-6. Selama itu pula, FKIK UIN Maliki Malang membuktikan komsistensinya mencetak generasi-generasi penuh talenta dan bakat guna menunjukkan citra kampus yang positif.
Sementara, Dekan FKIK UIN Maliki Malang Prof. Dr. dr. Yuyun Yueniwati Prabowowati Wadjib, M.Kes., Sp.Rad(K). menegaskan predikat Safir-Safirah bukan sekadar gengsi wajah fakultas semata, melainkan juga amanah untuk mendongkrak prestasi kampus.
”Ajang pemilihan duta ini merupakan wadah pencetak teladan (role model) yang komunikatif, berprestasi, dan berkarakter kuat. Saya berharap Safir dan Safirah terpilih di tahun ini membawa energi baru FKIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terbang tinggi di jagat internasional,” ungkapnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Editor: Herlianto. A

















