MALANG, Tugumalang.id – Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (FITK UIN Malang) menggelar konferensi ilmiah internasional bertajuk 9th International Conference on Islamic Education (ICIED) 2024.
Pelaksanaan ICIED 2024 resmi dibuka di Auditorium Gedung Rektorat Lantai 5 UIN Malang pada Kamis (17/10/2024). Dalam konferensi tersebut hadi para pakar, peneliti, serta akademisi dari berbagai negara untuk berdiskusi membahas tantangan serta inovasi pendidikan kontemporer.
Mengusung tema “Exploring Contemporary Challenges and Innovations in Education”. Membuka ICIED 2024, Wakil Rektor I UIN Malang, Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag mengatakan adanya forum seperti ICIED adalah kesempatan untuk bersama-sama berkolaborasi melakukan inovasi menghadapi tantangan dan peluang pendidikan di masa depan khususnya pendidikan Islam.
Baca Juga: UIN Malang Jalin Kerja Sama dengan KPI Pusat, Pertegas Peran Penting Kampus dalam Pengawasan Penyiaran
“Dalam menghadapi tantangan-tantangan tersebut, kita memiliki peluang besar untuk berinovasi, baik melalui teknologi baru maupun metode pengajaran yang mutakhir, sambil tetap menjaga nilai-nilai etika dan moral yang menjadi inti dari pendidikan Islam,” ujar Umi.
Penyelenggaraan ICIED 2024 juga bertujuan untuk menjadi wadah atau platform interdisipliner ilmu yang terbuka bagi para peneliti, akademisi, dan juga cendekiawan untuk saling bertukar pikiran dan pengalaman dari hasil penelitian mengenai berbagai aspek pendidikan dan pengembangan.
ICIED 2024 dirancang untuk mempertemukan para praktisi, pendidik, dan peneliti untuk menyampaikan dan mendiskusikan inovasi terbaru, tren, serta tantangan yang dihadapi dalam bidang pendidikan.
Baca Juga: Bersama Komisi Penyiaran Indonesia Pusat, UIN Malang Gelar Sosialisasi dan Student Vaganza bagi Mahasiswa
Beberapa tokoh penting hadir dalam pembukaan ICIED 2024 diantaranya Direktur Pendidikan Tinggi Islam Kementerian Agama, Prof. Dr. Ahmad Zainul Hamdi, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Malaysia, Prof. Dr. Muhammad Firdaus.
Kemudian Prof. Dr. Ahmad Zabidi Abdul Razak dari Universiti Malaya, Malaysia, Prof. Madya Dr. Wan Marzuki Wan Jaafar University Putra Malaysia, Dr. Danwei Gao dari Queensland University of Technology, Australia. Prof. Dr. Bilal Aybakan Muhayani, M.PP dari UIN Malang.
Dekan FITK UIN Malang, Prof. Dr. H. Nur Ali, M.Pd dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi lintas disiplin ilmu dalam menghadapi tantangan perubahan yang begitu cepat di dunia pendidikan.
“Konferensi ini bukan hanya ajang berbagi pengetahuan, tetapi juga upaya untuk menciptakan solusi inovatif yang diimplementasikan dalam sistem pendidikan kita, khususnya dalam konteks pendidikan Islam,” tutur Nur Ali.
Digelarnya 9th ICIED 2024 menjadi sebuah harapan untuk memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan pendidikan Islam di abad ke-21. Selain itu juga untuk mempererat kerja sama antar negara dalam bidang pendidikan dan kebudayaan.
Informasi lebih lanjut seputar UIN Malang dapat diakses melalui laman ini (klik di sini).
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
Editor: Herlianto. A





























