Tugumalang.id – Aktor senior sekaligus entrepreneur Endro Pradono hingga Pakar cognitive artificial intelligence dan teknologi pertahanan Marsekal Pertama (Marsma) TNI Prof Arwin Sumari memberikan inspirasi kepada para guru pendidikan usia dini Malang Raya.
Inspirasi itu disampaikan dalam acara Inspiring Education Seminar bertajuk “Elevating Early Childhood Education: The Synergy of Inspiration, Leadership and Character in the Digital Era”.
Seminar interaktif dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional itu digelar di SD Indonesia Interactive Standard School (IISS), Kota Malang pada Selasa (12/5/2026). Selain kedua tokoh tersebut, Direktur Pascasarjana UIN Malang Prof Agus Maimun juga turut serta memberikan materi dalam seminar itu.
Dalam kesempatannya, Endro Pradono menekankan bahwa skill penguasaan bahasa internasional penting dimiliki oleh generasi bangsa Indonesia. Untuk itu, ia mendorong tenaga pendidik Indonesia termasuk di Malang dapat menciptakan generasi unggul bertalenta global.
Baca Juga: Anggota DPR RI Ahmad Irawan Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah di Malang Raya

“Buatlah anak didik kita jadi manusia hebat sebagai putra putra bangsa yang pinter bahasa Inggris. Bukan cuma bahasa Inggris, tapi semua skill yang bisa dikuasai. Karena ternyata menguasai dunia itu harus menguasai bahasa internasional,” ucapnya.
Ia juga mengaku miris dengan kondisi generasi muda saat ini yang minim wawasan global, wawasan teknologi, inovasi masa depan hingga entrepreneur. Dampaknya, Indonesia masih terus menjadi konsumen pasar internasional di berbagai sektor perdagangan.
Untuk itu, ia juga mengajak generasi muda terus mengembangkan potensi diri hingga menjadi ahli di suatu bidang. Kalau perlu, ahli di berbagai bidang atau multi talenta. Termasuk memiliki jiwa berani keluar dari zona nyaman.
Baca Juga: ITN Malang dan UHW Perbanas Latih 30 Auditor Mutu Internal Kejar Akreditasi Unggul
Dia membocorkan kunci kesuksesannya di berbagai bidang mulai dari aktor hingga pebisnis ulung, yakni punya keberanian dan tekat besar dalam mewujudkan mimpi atau target pribadi.
“Ternyata, orang itu harus punya mimpi mau jadi apa nanti. Saya menjadi artis ya dari mimpi,” ujar aktor sinetron Si Entong itu.
Di dunia entrepreneur, ia tak punya skil menciptakan produk. Namun berkat kecerdikannya membaca peluang, ia sukses memasarkan produk orang lain ke jejaring seluas luasnya hingga menjadi pebisnis sukses.
Sementara itu, Marsma TNI Prof Arwin Sumari dalam kesempatannya memaparkan materi tentang mental juang, moral, etika hingga kepemimpinan yang wajib ditanamkan oleh tenaga pendidik kepada generasi muda di era saat ini.
“Di negara maju, nak anak usia dini konsisten diajarkan moral, etika, tata krama. Kemudian juga soal kepemimpinan” ucapnya.
Sedangkan Prof Agus Maimun, sebagai akademisi dari UIN Malang memaparkan materi soal strategi pendidikan berkualitas global, penguatan karakter, tantangan masa depan hingga hasil penelitian pendidikan usia dini.
“Tren pendidikan usia dini, Paud saat ini banyak berfokus pada pembelajaran STEM, padahal juga perlu penguasaan bahasa dan penguatan karakter,” ujarnya.
Kepala SD IISS Malang, Wahyu Widi Astuti berharap melalui seminar inspiratif ini dapat memberikan wawasan kepada tenaga pendidik di Malang Raya dalam menciptakan karakter generasi unggul masa depan.
“Dengan karakter yang kuat, generasi muda diharapkan bisa adaptif di era digital yang pesat ini tanpa meninggalkan identitas bangsa Indonesia,” tandasnya.
Executive Director Of IISS School Suluh Wahyu Pambudi mengatakan kegiatan ini adalah kegiatan langka yang menghadirkan orang-orang besar. ”Semoga acara ini menginspirasi para guru yang menjadi peserta,” kata Suluh.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
Editor: Herlianto. A





























