Rabu, Oktober 14, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Dyah Sawitri: Tantangan Kartini Masa Kini Perbaiki Ekonomi di Tengah Pandemi Covid-19

Redaksi by Redaksi
April 21, 2021 10:15 am
in Uncategorized
prof dr dyah sawitri

Rektor Universitas Gajayana (Uniga) Malang, Prof Dr Dyah Sawitri SE MM. Foto: dok Uniga

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Tepat, tanggal 21 April selalu diperingati sebagai Hari Kartini sebagai peringatan untuk mengenang perjuangan Raden Ajeng atau Raden Ayu (RA) Kartini, pahlawan perempuan asal Jawa, yang dikenal sebagai pelopor emansipasi wanita.

Rektor Universitas Gajayana (Uniga) Malang, Prof. Dr. Dyah Sawitri, SE, MM, dalam perayaan Hari Kartini menjelaskan tentang pentingnya menjadi perempuan berdaya dan mandiri di tengah pandemi COVID -19. Hal inilah, yang semestinya dilakukan Kartini masa kini dengan berpartisipasi meningkatkan perekonomian saat pandemi.

READ ALSO

UIN Malang Naik ke Peringkat 525 Dunia di UI GreenMetric 2026

5 Kuliner Khas Jepang Selain Sushi dan Ramen yang Wajib Dicoba

Berbicara tentang Kartini, Dyah menyebutkan ada keidentikan dengan busana, namun saat ini tidak hanya sebatas busana yang dikenakan. Tetapi, wanita harus mampu menjawab tantangan pandemi menjadi peluang, dapat menguasai teknologi sesuai dengan kebutuhan.

Hal tersebut, tentunya tanpa mengesampingkan kodrat sebagai seorang ibu rumah tangga yang memiliki tugas pokok mengurusi suami dan anak-anak.

“Kalau kita melihat kondisi seperti sekarang banyak perempuan yang bermanfaat bagi lingkungan, keluarga  karena perempuan Indonesia harus produktif dan menjadi agent perubahan untuk kemajuan bangsa,” ujar alumnus Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.

Menurutnya, perempuan adalah agent of change banyak kemajuan pada wanita yang ada di Indonesia khususnya di Kota Malang berperan pada sektor pembangunan. Hal ini, tentu selaras dengan kutipan Kartini Habis Gelap Terbitlah Terang bahwa sebagai wanita harus mandiri dan aktif menjadi pelaku pembangunan.

“Ya, kodrat sebagai ibu rumah tangga atau seorang istri harus kreatif dan terampil yang bisa dimanfaatkan untuk menopang perekonomian rumah tangga. Banyak belajar dari kisah Kartini yang banyak mengajarkan tentang kesetaraan hak yang sampai sekarang terus dilakukan perempuan sebagai emansipasi wanita bahwa perempuan terbukti mampu dan layak mengerjakan pekerjaan yang biasanya dilakukan oleh para laki-laki,” beber ibu 4 anak ini.

Menjadi kartini masa kini harus tetap mengembangkan diri dengan berbagai wawasan dan ilmu, apapun profesinya perempuan harus terus menambah wawasan pengetahuan. Sebab, menyongsong era society 5.0 perempuan harus paham dan mengerti apa yang dapat dilakukan seiring dengan perkembangan teknologi saat ini.

“Saya banyak melihat perempuan mampu membangkitkan perempuan lainya banyak UMKM yang digagas dan dikelola oleh perempuan. Hal ini menunjukkan bahwa perempuan masa kini mampu membangkitkan perekonomian perempuan dan mampu berkreasi,” jelas rektor kelahiran Trenggalek.

Sementara itu, Dyah menegaskan perempuan harus berpikir positif, menambah wawasan dan terus belajar sehingga bisa berkontribusi untuk pembangunan negeri. Kesempatan perempuan untuk berkontribusi membangun negeri terus terbuka sesuai dengan perkembangan teknologi hingga saat ini tanpa adanya pembatasan gender.

Seperti halnya sosok Prof. Dr. Dyah Sawitri, SE, MM., seorang Dosen DPK Wilayah VII Jawa Timur yang menduduki jabatan strategis merupakan gambaran bahwa perempuan berperan besar untuk kemajuan pendidikan dan ekonomi. Dyah menyatakan kesuksesannya saat ini tak lepas dari peran keluarga.

Menurutnya, kodrat sebagai perempuan tidak boleh ditinggalkan, apapun jabatan seorang perempuan. Dyah selalu berpesan untuk terus bersyukur, memberikan yang terbaik, berpikir positif, beribadah menjadi kunci sukses dirinya saat ini.

Reporter: Rezza Do’a
Editor: Rino Hayyu Setyo

Tags: Dyah SawitriekonomiKartinipandemi covid-19

Related Posts

UIN Malang Naik ke Peringkat 525 Dunia di UI GreenMetric 2026
Uncategorized

UIN Malang Naik ke Peringkat 525 Dunia di UI GreenMetric 2026

Sabtu, 3 Okt 2026
5 Kuliner Khas Jepang Selain Sushi dan Ramen yang Wajib Dicoba
Uncategorized

5 Kuliner Khas Jepang Selain Sushi dan Ramen yang Wajib Dicoba

Sabtu, 19 Sep 2026
PLN UP3 Malang dan Pemkot Malang percepat ekosistem kendaraan listrik. Foto/dok
Uncategorized

Kinerja PLN Terus Diperkuat Melalui Sinergi PLN UP3 Malang dan Pemerintah Kota Malang untuk Percepatan Ekosistem Kendaraan Listrik Guna Penambahan PAD Untuk Kemajuan Masyarakat

Rabu, 15 Jul 2026
Suasana layanan deposito tabungan emas di Kantor Pegadaian UPC Batu. Foto: Azmy
News

Sering Dikira Cuma Bisa Disimpan, Warga Batu Mulai Lirik Benefit Deposito Tabungan Emas

Kamis, 18 Jun 2026
Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto. Foto: Prokopim KWB
Pemerintahan

Jurus Pemkot Batu Optimalkan PAD Lewat Rombak Aturan Aset Daerah hingga Tertibkan Bisnis Tanpa Izin

Selasa, 9 Jun 2026
introvert - Introvert Bukan Ansos: Memahami Stigma dan Kelebihan yang Sering Disalahpahami
Tugu Sehat

Introvert Bukan Ansos: Memahami Stigma dan Kelebihan yang Sering Disalahpahami

Minggu, 12 Apr 2026
Next Post
Wali Kota Malang, Sutiaji. Foto dok.

Peringati Hari Kartini, Begini Komitmen Wali Kota Malang

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.