Tuesday, July 7, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Advertorial

Diasuh Budhe di Malang, Tiga Yatim Piatu Terima Santunan dalam Pekan Islami PT ACA

Redaksi by Redaksi
March 9, 2026 12:43 pm
in Advertorial
Komisaris Utama PT ACA

Komisaris Utama PT ACA, Iwan Kurniawan (kiri) memberi pertanyaan pada Hussein. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Nisa, Hanifah, dan Hussein, tiga anak asal Desa Kebobang, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, telah tinggal bersama budhenya selama dua tahun terakhir. Di usia yang masih belia, mereka harus menerima kenyataan pahit kehilangan kedua orang tua.

Ayah mereka meninggal dunia karena penyakit lambung sekitar tiga tahun lalu. Setahun berselang, sang ibu menyusul setelah berjuang melawan kanker payudara yang telah lama dideritanya.

READ ALSO

Pembekalan Kepala Sekolah Rakyat, Gus Ipul Tekankan Empati dan Integritas

ParagonCorp dan ITB Revitalisasi 360° Dome Theater Museum ITB

Pada Minggu (8/3/2026), tiga kakak beradik tersebut menerima santunan dari Komisaris Utama PT Anugerah Citra Abadi (ACA), Iwan Kurniawan. Selain menerima bantuan uang tunai, mereka juga mendapatkan mainan.

Baca juga: Terus Tebar Kebaikan, Komut PT ACA Akan Beri Beasiswa untuk 1.000 Anak Berprestasi

Santunan dalam Kegiatan Pekan Islami

Tahun ini menjadi tahun ketiga Nisa, Hanifah, dan Hussein mengikuti kegiatan Pekan Islami yang digelar PT ACA. Dalam kesempatan tersebut, Iwan Kurniawan berpesan agar mereka kembali hadir pada kegiatan serupa di tahun mendatang.

“Ingatkan budhe supaya tahun depan mengantar ke sini lagi,” kata Iwan.

Saat ini Nisa duduk di bangku kelas 3 sekolah dasar. Sementara adiknya, Hussein, masih berusia lima tahun.

Tiga kakak beradik yatim piatu
Tiga kakak beradik yatim piatu bersama Komisaris Utama PT ACA, Iwan Kurniawan (kiri). Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Tinggal Bersama Budhe di Desa Kebobang

Ketiga anak tersebut tinggal bersama budhe mereka, Dwi Astuti Setyowati, di Desa Kebobang, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang. Sementara itu, tiga kakak mereka yang lain tetap tinggal di Surabaya untuk melanjutkan pendidikan.

Kepada wartawan, Dwi menceritakan awal mula ketiga keponakannya harus kehilangan orang tua. Ia merupakan kakak dari ibu kandung Nisa, Hanifah, dan Hussein.

“Awalnya mereka tinggal di Surabaya. Ayahnya sakit lambung, lalu tidak tertolong dan meninggal dunia,” kata Dwi.

Ayah mereka, Sudi Abbas, sehari-hari bekerja mengumpulkan barang-barang bekas untuk dijual kembali.

Saat Sudi meninggal dunia di rumah sakit, istrinya, Cici Indrayati, sedang menjalani perawatan kemoterapi di Pasuruan. Kondisi tersebut membuat Cici dan anak bungsunya yang saat itu masih berusia dua tahun tidak dapat mendampingi Sudi pada saat-saat terakhir.

“Waktu itu, istrinya sudah dalam keadaan sakit, kena kanker payudara,” ujar Dwi.

Setahun kemudian, Cici menyusul suaminya setelah kanker yang dideritanya semakin memburuk.

Baca juga: 19 Tahun Perjalanan Pekan Islami, PT ACA Salurkan Santunan ke Ratusan Ribu Anak Yatim di Malang

Perlahan Bangkit dan Kembali Berprestasi

Sejak saat itu, Nisa, Hanifah, dan Hussein tinggal bersama Dwi di Desa Kebobang. Sementara tiga kakak mereka tetap melanjutkan pendidikan di Surabaya.

Kakak tertua kini telah menempuh bangku kuliah sekaligus bekerja untuk memenuhi kebutuhannya sendiri. Dua kakak lainnya mendapat bantuan dari keluarga pihak ayah.

“Awalnya tidak mudah karena mereka terbiasa dengan orang tua,” kata Dwi.

Seiring waktu, ketiga anak tersebut mulai beradaptasi dan menjalani aktivitas seperti anak-anak lainnya. Mereka bersekolah, mengaji, serta mengikuti les.

Dwi juga mengungkapkan bahwa kemampuan belajar mereka terus berkembang. Dari yang sebelumnya belum bisa membaca dan menulis, kini mereka sudah mampu melakukannya dengan baik.

“Bahkan mereka dapat prestasi di sekolah dan di tempat mengaji,” imbuh Dwi.

Ia berharap ketiga keponakannya kelak dapat tumbuh menjadi pribadi yang sukses, berbakti kepada orang tua, serta tidak pernah lupa mendoakan kedua orang tua mereka yang telah meninggal dunia.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko

Tags: anak yatimPT ACASantunan anak yatimwonosari malang

Related Posts

Rapat Konsolidasi dan Pembekalan Kepala Sekolah Rakyat
Advertorial

Pembekalan Kepala Sekolah Rakyat, Gus Ipul Tekankan Empati dan Integritas

Monday, 6 Jul 2026
Kolaborasi ParagonCorp Revitalisasi 360° Dome Theater Museum ITB
Advertorial

ParagonCorp dan ITB Revitalisasi 360° Dome Theater Museum ITB

Monday, 6 Jul 2026
ICLJ 2026 Resmi Dibuka, Sinergi UIN Malang, UIN Jakarta, dan Universitas Malaya Perkuat Pengembangan Hukum Berkeadilan
Advertorial

ICLJ 2026 Resmi Dibuka, Sinergi UIN Malang, UIN Jakarta, dan Universitas Malaya Perkuat Pengembangan Hukum Berkeadilan

Monday, 6 Jul 2026
Paspor Minggu Ceria, Komitmen Imigrasi Malang Berikan Layanan Publik Adaptif dan Dekat dengan Masyarkat
Advertorial

Paspor Minggu Ceria, Komitmen Imigrasi Malang Berikan Layanan Publik Adaptif dan Dekat dengan Masyarkat

Monday, 6 Jul 2026
Investasi Emas Pegadaian Malang Makin Diminati, Cicilan hingga Tabungan Emas Jadi Pilihan
Advertorial

Investasi Emas Pegadaian Malang Makin Diminati, Cicilan hingga Tabungan Emas Jadi Pilihan

Saturday, 4 Jul 2026
Dukung Pemulihan Fasilitas Pendidikan, Pegadaian Besuki Salurkan Bantuan Bencana Banjir untuk SDN 1 Kalianget Situbondo
Advertorial

Dukung Pemulihan Fasilitas Pendidikan, Pegadaian Besuki Salurkan Bantuan Bencana Banjir untuk SDN 1 Kalianget Situbondo

Saturday, 4 Jul 2026
Next Post
Fakta menarik Mojtaba Khamenei

Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, Ini 10 Fakta Menariknya

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.