Tugumalang.id – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Malang (FEB Unisma) menggelar workshop metodologi penelitian, di Hall Abdurahman Wahid lantai 7, pada tanggal 5 Juli 2022, pukul 09.00 WIB.
Workshop ini mengangkat tema “Peningkatan Metpen Guna Mencapai Lulusan yang Berdaya Saing”. Ditujukan bagi 700 mahasiswa angkatan 2019 atau semester enam yang saat ini mengajukan topik penelitian skripsi untuk meningkatkan kualitas tugas akhir.
Dekan FEB Unisma, Nur Diana SE MSi menyampaikan bahwa workshop metodologi penelitian dan sosialisasi skripsi menjadi salah satu upaya strategis dalam menggenjot kualitas penyusunan skripsi mahasiswa.

Tidak hanya sekedar memberikan penguatan dalam penyusunan skripsi, kata dia, namun juga sekaligus membuka wawasan penggunaan metode-metode baru dalam penulisan skripsi.
Dia juga menjelaskan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian untuk meningkatkan kualitas luaran mahasiswa.
Dia berharap kegiatan ini dapat menghasilkan riset-riset yang inovatif dan meningkatkan jumlah lulusan tepat waktu.

Selain itu, tambah dia, workshop ini ditujukan untuk memberikan solusi atas berbagai persoalan yang sering dialami mahasiswa akhir selama penyusunan skripsi.
“Makanya, kami sepakat jika saat ini program studi yang ada di FEB Unisma membuat langkah antisipasi dengan menyelenggarakan workshop dan sosialisasi sejak dini agar calon lulusan mempersiapkan dengan baik serta menjaga kualitasnya,” ujar Nur Diana.
“Karya ilmiah harus dipublikasikan baik di jurnal atau dipresentasikan secara oral baik nasional maupun internasional dan salah satunya harus membuat luaran karya inovasi yang di HAKI-kan,” tambahnya.

Hadir sebagai narasumber yakni Dr M Fachruddin Arrozi SE MSi Ak CA sebagai reviewer penelitian nasional dan Wakil Rektor Bidang Inovasi dan Riset Universitas Esa Unggul Jakarta.
Dr Arrozi menjelaskan bahwa sebelum menulis sebuah penelitian, setiap peneliti harus bisa memahami permasalahan apa yang mau dikaji. Sumber permasalahan ini bisa didapat dari jurnal-jurnal, surat kabar, atau sumber langsung dari lokasi munculnya permasalahan tersebut.
Dia menambahkan bahwa isu-isu terkini yang menjadi fokus penelitian harus terkait dengan isu Revolusi Industri 4.0 dan dampak dari efek pandemi COVID-19 karena perkembangan teknologi dan adanya pandemi selama dua tahun terakhir telah mendisrupsi semua sektor kehidupan, termasuk juga di bidang ekonomi.
“Hal ini menjadi tantangan bagi dunia usaha dan perguruan tinggi untuk berkolaborasi untuk menghasilkan riset yang aktual dan inovatif. Disrupsi akibat teknologi dan pandemi telah memicu munculnya permasalahan-permasalahan baru yang bisa menjadi tema aktual di bidang manajemen, akuntansi, dan perbankan syariah,” jelasnya.(ads)
—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID ,
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id





























