Sabtu, Oktober 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Mengapa Lebaran Selalu Identik dengan Ketupat? Simak Informasi Makna Filosofinya di Sini

Redaksi by Redaksi
April 10, 2024 8:15 am
in News
filosofi ketupat

Filosofi ketupat yang selalu identik sebagai simbol Lebaran Idul Fitri/Foto: pexels.com/ Geget Valenzuela

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Lebaran selalu identik dengan ketupat yang tidak hanya menjadi sajian kuliner khas Lebaran Idul Fitri tetapi juga sebagai simbol. Artikel berikut ini menyajikan informasi filosofi dari ketupat yang selalu identik sebagai simbol Lebaran.

Ketupat sejatinya adalah makanan berbahan dasar dari beras dikemas di dalam daun kelapa yang dianyam berbentuk persegi. Biasanya ketupat disajikan sebagai menu santapan bersama keluarga saat Lebaran dan juga saat menjamu tamu.

READ ALSO

Polres Batu Dipimpin AKBP Panji Gedhe Prabawa Eks Satgas Pasukan Perdamaian PBB di Timur Tengah

BAKN RI dan OJK Dorong Pantai CMC Tiga Warna Jadi Pionir Perdagangan Karbon Berbasis Komunitas

Ketupat akan disandingkan dengan menu kuliner lainnya seperti opor, lodeh, sambal goreng, dan menu lainnya.

Baca Juga: Berkah Lebaran, Pedagang Ketupat di Kota Malang Panen Rezeki

Tetapi bukan hanya menu kuliner khas Lebaran, Ketupat memiliki makna dan filosofi yang berkaitan dengan makna dari Hari Raya Idul Fitri yakni kembali ke fitrahnya atau kembali suci.

Berikut ini rangkuman Tugumalang.id tentang filosofi ketupat yang selama ini selalu identik dengan Lebaran sebagai berikut.

Filosofi Ketupat

Filosofi ketupat sebagai simbol yang identik dengan Lebaran sejatinya diangkat dari filosofi masyarakat Jawa. Ketika silaturahmi ke rumah kerabat atau sesama umat Islam saat Lebaran, ketupat menjadi suguhan untuk dimakan secara bersama-sama sebagai bentuk perjamuan.

Diyakini perjamuan dengan ketupat itu adalah bentuk peleburan khilaf dan permohonan permintaan maaf kepada sesama. Kekhilafan di antara keduanya terhapus secara otomatis.

Selain itu filosofi lainnya adalah ketupat terbuat dari tiga bahan utama yakni janur kuning, beras, dan santan. Janur melambangkan tolak bala atau simbol menolak bahaya sedangkan beras merupakan simbol dari kemakmuran agar setelah Hari Raya Idul Fitri kehidupan masyarakat semakin makmur.

Sementara santan adalah simbol dari permohonan maaf karena hampir sama dengan kata permintaan maaf dalam bahasa Jawa yakni ngapunten.

Kata ketupat atau kupat dalam bahasa Jawa juga diyakini berasal dari kata lepat yakni kesalahan atau ngaku lepat. Ketupat simbol pengakuan atas kesalahan atau kekhilafan kepada sesama manusia yang diwujudkan dalam bentuk ketupat sebagai bentuk permintaan maaf.

Sehingga tradisi menjamu tamu dengan ketupat atau berkirim ketupat dengan tetangga saat Lebaran merupakan simbol dari pentuk permohonan maaf dan terbebas dari kekhilafan selama ini. Bagi yang menjamu atau mengirim ketupat lengkap dengan lauknya sebagai permohonan maaf.

Baca Juga: Jelang Lebaran, Pemkot Batu Benahi Fasum di Kawasan Ramai Wisatawan

Sementara bagi yang menerima adalah wajib memberi maaf dan mengikhlasan segala kekhilafan yang pernah terjadi.

Bentuk ketupat yang persegi juga menyimbolkan kiblat lima pancer melambangkan keharmonisan dan keseimbangan seperti mata angin. Maknanya adalah bahwa kehidupan manusia, kemanapun mereka pergi hendaknya tidak pernah melupakan pancer yakni Sang Maha Pencipta, Allah SWT.

Demikian informasi tentang filosofi ketupat yang selalu identik sebagai simbol Lebaran Idul Fitri. Semoga informasi ini bermanfaat!.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Bagus Rachmad Saputra
editor: jatmiko

Tags: Filosofi Ketupatidul fitriKetupatlebaranLebaran Idul Fitri

Related Posts

AKBP Panji Gedhe Prawaba pimpinan baru Polres Batu saat disambut tradisi pedang pora. Foto: Dok.
News

Polres Batu Dipimpin AKBP Panji Gedhe Prabawa Eks Satgas Pasukan Perdamaian PBB di Timur Tengah

Jumat, 16 Okt 2026
Ketua BAKN RI Andreas Eddy Susetyo (kiri) dan Kepala Eksekutif OJK Hasan Fawzi saat meninjau potensi karbon mangrove di Pantai CMC Tiga Warna. Foto: Azmy
News

BAKN RI dan OJK Dorong Pantai CMC Tiga Warna Jadi Pionir Perdagangan Karbon Berbasis Komunitas

Kamis, 15 Okt 2026
Tingkat Pengangguran Terbuka di Kota Batu Melonjak, Didominasi Lulusan SMA
News

Tingkat Pengangguran Terbuka di Kota Batu Melonjak, Didominasi Lulusan SMA

Kamis, 15 Okt 2026
DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut
News

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut

Senin, 12 Okt 2026
DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis
News

DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis

Senin, 12 Okt 2026
KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi
News

KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi

Minggu, 11 Okt 2026
Next Post
Kebun Teh Wonosari, salah satu destinasi wisata di Desa Toyomarto. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Desa Toyomarto Singosari Dipersiapkan Ikuti Anugerah Desa Wisata Indonesia

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10172026 2
Iklantm 10172026 1
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.