Sabtu, Juli 18, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Mengapa Lebaran Selalu Identik dengan Ketupat? Simak Informasi Makna Filosofinya di Sini

Redaksi by Redaksi
April 10, 2024 8:15 am
in News
filosofi ketupat

Filosofi ketupat yang selalu identik sebagai simbol Lebaran Idul Fitri/Foto: pexels.com/ Geget Valenzuela

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Lebaran selalu identik dengan ketupat yang tidak hanya menjadi sajian kuliner khas Lebaran Idul Fitri tetapi juga sebagai simbol. Artikel berikut ini menyajikan informasi filosofi dari ketupat yang selalu identik sebagai simbol Lebaran.

Ketupat sejatinya adalah makanan berbahan dasar dari beras dikemas di dalam daun kelapa yang dianyam berbentuk persegi. Biasanya ketupat disajikan sebagai menu santapan bersama keluarga saat Lebaran dan juga saat menjamu tamu.

READ ALSO

Dari Malang, Prabowo Klaim Indonesia Sudah Capai Swasembada Pangan

Wamentan, STAPA Center, dan HKTI Salurkan Alat Pertanian untuk 50 Gapoktan di Malang Raya

Ketupat akan disandingkan dengan menu kuliner lainnya seperti opor, lodeh, sambal goreng, dan menu lainnya.

Baca Juga: Berkah Lebaran, Pedagang Ketupat di Kota Malang Panen Rezeki

Tetapi bukan hanya menu kuliner khas Lebaran, Ketupat memiliki makna dan filosofi yang berkaitan dengan makna dari Hari Raya Idul Fitri yakni kembali ke fitrahnya atau kembali suci.

Berikut ini rangkuman Tugumalang.id tentang filosofi ketupat yang selama ini selalu identik dengan Lebaran sebagai berikut.

Filosofi Ketupat

Filosofi ketupat sebagai simbol yang identik dengan Lebaran sejatinya diangkat dari filosofi masyarakat Jawa. Ketika silaturahmi ke rumah kerabat atau sesama umat Islam saat Lebaran, ketupat menjadi suguhan untuk dimakan secara bersama-sama sebagai bentuk perjamuan.

Diyakini perjamuan dengan ketupat itu adalah bentuk peleburan khilaf dan permohonan permintaan maaf kepada sesama. Kekhilafan di antara keduanya terhapus secara otomatis.

Selain itu filosofi lainnya adalah ketupat terbuat dari tiga bahan utama yakni janur kuning, beras, dan santan. Janur melambangkan tolak bala atau simbol menolak bahaya sedangkan beras merupakan simbol dari kemakmuran agar setelah Hari Raya Idul Fitri kehidupan masyarakat semakin makmur.

Sementara santan adalah simbol dari permohonan maaf karena hampir sama dengan kata permintaan maaf dalam bahasa Jawa yakni ngapunten.

Kata ketupat atau kupat dalam bahasa Jawa juga diyakini berasal dari kata lepat yakni kesalahan atau ngaku lepat. Ketupat simbol pengakuan atas kesalahan atau kekhilafan kepada sesama manusia yang diwujudkan dalam bentuk ketupat sebagai bentuk permintaan maaf.

Sehingga tradisi menjamu tamu dengan ketupat atau berkirim ketupat dengan tetangga saat Lebaran merupakan simbol dari pentuk permohonan maaf dan terbebas dari kekhilafan selama ini. Bagi yang menjamu atau mengirim ketupat lengkap dengan lauknya sebagai permohonan maaf.

Baca Juga: Jelang Lebaran, Pemkot Batu Benahi Fasum di Kawasan Ramai Wisatawan

Sementara bagi yang menerima adalah wajib memberi maaf dan mengikhlasan segala kekhilafan yang pernah terjadi.

Bentuk ketupat yang persegi juga menyimbolkan kiblat lima pancer melambangkan keharmonisan dan keseimbangan seperti mata angin. Maknanya adalah bahwa kehidupan manusia, kemanapun mereka pergi hendaknya tidak pernah melupakan pancer yakni Sang Maha Pencipta, Allah SWT.

Demikian informasi tentang filosofi ketupat yang selalu identik sebagai simbol Lebaran Idul Fitri. Semoga informasi ini bermanfaat!.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Bagus Rachmad Saputra
editor: jatmiko

Tags: Filosofi Ketupatidul fitriKetupatlebaranLebaran Idul Fitri

Related Posts

Dari Malang, Prabowo Klaim Indonesia Sudah Capai Swasembada Pangan
News

Dari Malang, Prabowo Klaim Indonesia Sudah Capai Swasembada Pangan

Jumat, 17 Jul 2026
Wamentan, STAPA Center, dan HKTI Salurkan Alat Pertanian untuk 50 Gapoktan di Malang Raya
News

Wamentan, STAPA Center, dan HKTI Salurkan Alat Pertanian untuk 50 Gapoktan di Malang Raya

Jumat, 17 Jul 2026
Kota Batu Hadirkan Sidang Terpadu Perwalian Anak
News

Kota Batu Hadirkan Sidang Terpadu Perwalian Anak

Jumat, 17 Jul 2026
Sudah Dibangun, Pemkot Malang Akan Buka Jalan Baru Tembusan Griya Shanta-Simpang Candi Panggung
News

Sudah Dibangun, Pemkot Malang Akan Buka Jalan Baru Tembusan Griya Shanta-Simpang Candi Panggung

Jumat, 17 Jul 2026
7 Layanan Kependudukan Sudah Bisa Diakses Secara Online, Warga Tak Perlu ke Disdukcapil
News

7 Layanan Kependudukan Sudah Bisa Diakses Secara Online, Warga Tak Perlu ke Disdukcapil

Jumat, 17 Jul 2026
42dc89d5 Adcc 4908 8e53 0c98de78d5d8
News

Panas! Sopir Angkot di Kota Malang Mengadu ke Dewan, Tolak Bus Trans Jatim Koridor 2

Kamis, 16 Jul 2026
Next Post
Kebun Teh Wonosari, salah satu destinasi wisata di Desa Toyomarto. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Desa Toyomarto Singosari Dipersiapkan Ikuti Anugerah Desa Wisata Indonesia

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.