Sabtu, Agustus 29, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Puluhan Anak Muda Turun ke Sungai Muharto Bersihkan Sampah

Redaksi by Redaksi
Oktober 22, 2023 4:15 pm
in News
Sejumlah volunteer anak muda turun ke sungai di kawasan Muharto, Kota Malang membersihkan sampah rumah tangga yang menggunung. Foto: Envigreen Society

Sejumlah volunteer anak muda turun ke sungai di kawasan Muharto, Kota Malang membersihkan sampah rumah tangga yang menggunung. Foto: Envigreen Society

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Masifnya budaya membuang sampah di Sungai kawasan Muharto, Kota Malang, Jawa Timur membuat sejumlah mahasiswa dari IAAS LC Universitas Brawijaya Malang melakukan clean up sungai.

Kegiatan clean up sungai ini dilakukan di Sungai Brantas di segmen Kelurahan Polehan Jalan Muharto Kota Malang pada Sabtu (21/10/2023) kemarin. Lokasi ini masih menjadi kawasan yang sering dijadikan pembuangan sampah rumah tangga oleh masyarakat sekitar.

READ ALSO

MHERA LAW Perluas Layanan Pendampingan Hukum di Malang Raya

Unisma dan Wali Kota Malang Lepas 60 Biker NU ke Muktamar di Jombang

Kegiatan ini dilakukan agar tidak ada sampah yang menyumbat aliran sungai yang berpotensi tinggi menimbulkan banjir. Terlebih, musim penghujan akan segera tiba.

Kegiatan ini diinisiasi IAAS LC UB berkolaborasi dengan komunitas peduli lingkungan yaitu Environmental Green Society (Envigreen Society). Total ada sekitar 41 orang volunteer yang terlibat.

Ahmad Labib selaku perwakilan dari Environmental Green Society menjelaskan berdasarkan data dari penelitian Envigreen Soviety pada 1 Oktober 2023 menemukan 65 titik timbulan sampah kecil, sedang dan tinggi di sepanjang bantaran Sungai Brantas Kota Malang.

Menurut Labib, pemerintah harusnya memanfaatkan bantaran sungai sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) untuk menjaga kualitas ekosistem sungai dan mengurangi beban pencemar yang dibuang ke sungai.

“Jarak bantaran sungai dengan pemukiman yang terlalu dekat serta kurang adanya pengelolaan sampah di kawasan bantaran sungai yang memadai memicu masyarakat yang tinggal di bantaran sungai membuang sampahnya ke sungai,” jelasnya, Minggu (22/10/2023).

Selain itu, pengangkutan sampah dari rumah-rumah warga ke TPS juga dinilai kurang memadai sehingga membuat masyarakat memilih membuang sampah mereka ke sungai. “Saya kira, ini perlu menjadi perhatian dari pemerintah dan dinas-dinas terkait,” ujarnya.

Menurut pengakuan warga, sebenarnya dulu masih rutin dilakukan pengangkutan sampah oleh instansi pemerintah. Namun dikarenakan truk sampah yang parkir setiap pagi menyebabkan kemacetan di jalan, banyak warga yang kurang setuju. Akhirnya armada pembuangan sampah itu berhenti beroperasi.

Adapun, sampah yang ditemukan mendominasi dibuang di sungai tersebut mulai sampah organik, kemasan plastik sekali pakai, dan produk rumah tangga. Kandungan bahan organik yang melebihi kapasitas dapat mempengaruhi kualitas air sungai sendiri dan biota yang hidup di dalamnya.

Selain itu, bahaya dari sampah plastik adalah potensi plastik tersebut dapat berubah menjadi partikel kecil mikroplastik yang secara tidak sengaja dapat termakan oleh biota perairan sungai dan berpotensi mengontaminasi tubuh manusia.

Sungai Brantas menjadi sungai strategis nasional yang dimanfaatkan lebih dari 18 juta penduduk Jawa Timur yang tinggal di DAS Brantas. Dampak dari buruknya kondisi Sungai Brantas sendiri memang tidak dirasakan oleh penduduk di kawasan hulu atau dataran tinggi seperti di Kota Malang.

Namun dampak itu dirasakan langsung penduduk di daerah hilir/dataran rendah seperti Surabaya yang memanfaatkan air Sungai Brantas menjadi bahan baku PDAM.

“Harapan kedepannya setelah melakukan kegiatan Clean up Sungai Brantas di segmen Jalan Muharto ini, semakin menyadarkan pemerintah dan masyarakat untuk memperhatikan kondisi sungainya,” harapnya.

Sebelumnya, sejumlah pegiat lingkungan muda di Kota Malang, Jawa Timur mendapati ribuan sampah berbagai macam jenis, terutama plastik dan kemasan di aliran Sungai Brantas tersebut.

Baca Juga: Bersihkan Pantai Kondang Merak, Relawan Kumpulkan Sampah Lebih Dari 20 Kantong

Anak-anak muda ini merupakan pegiat kelestarian lingkungan yang tergabung di Environmental Green (Envigreen) Society bersama relawan lain dan juga Break Free From Plastic, sebuah organisasi non-pemerintah yang juga bergerak di misi yang sama.

Melihat tumpukan sampah itu, mereka juga turut melakukan brand audit sampah yang masuk ke sungai. Sungai Brantas di kawasan Muharto ini masih dijumpai sampah yang dibuang sembarangan di aliran anak sungai hingga saat ini.

Hasilnya, setelah sampah dikumpulkan dan dipilah, brand audit menunjukkan 5 Top Polluters Produsen sampah yang mendominasi diperoleh dari brand merk Wings (27.3 persen), Unilever (21.06 persen), Indofood (18.4 persen), Ajinomoto (13,28 persen) dan Kapal Api Group (6.26 persen).

Perlu Intervensi Pemkot Malang

Selain itu, perilaku membuang sampah ke sungai ini juga diperparah dengan tata kelola pengelolaan sampah di Muharto yang tak kunjung selesai hingga kini. Sulitnya akses dan pemukiman yang padat menyebabkan sampah dari rumah tidak sampai ke TPS terdekat.

Swadaya dari masyarakat sendiri juga masih belum dapat mengakomodir pengangkutan sampah rumah tangga ke TPS. Alhasil, warga yang tinggal di wilayah bantaran sungai terpaksa membuang sampahnya ke sungai atau dibakar.

“Kata warga sekitar, dulu sempat masih ada petugas swadaya masyarakat sendiri berupa kendaraan roda tiga, namun karena aksesnya sulit, biaya operasional yang tinggi, sekarang sudah tidak beroperasi lagi. Ya akhirnya balik lagi buang sampah ke sungai,” imbuhnya.

Dari kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi dinas terkait, khususnya Dinas Lingkungan Hidup Kota, Pemkot Malang hingga para Produsen juga memiliki kesadaran terhadap kondisi sungai yang menjadi tempat penumpukan sampah.

“Pemerataan fasilitas pengangkutan sampah yang tidak hanya diperhatikan di kawasan perkotaan saja, tapi juga di pemukiman bantaran sungai,” harapnya.

BACA JUGA: Berita tugumalang.id di Google News

reporter: ulul azmy
editor: jatmiko

Tags: bersihkan sampahEnvironmental Green SocietyIAAS LC Universitas Brawijaya

Related Posts

MHERA LAW Perluas Layanan Pendampingan Hukum di Malang Raya
News

MHERA LAW Perluas Layanan Pendampingan Hukum di Malang Raya

Jumat, 28 Agu 2026
Unisma dan Wali Kota Malang Lepas 60 Biker NU ke Muktamar di Jombang
News

Unisma dan Wali Kota Malang Lepas 60 Biker NU ke Muktamar di Jombang

Jumat, 28 Agu 2026
Topan Srimulat Meninggal Dunia, Sempat Keluhkan Sakit Perut
News

Pelawak Topan Srimulat Meninggal Dunia, Sempat Keluhkan Sakit Perut

Jumat, 28 Agu 2026
Savic Ali Dorong Pemimpin NU Visioner dan Responsif terhadap Perubahan
News

Savic Ali Dorong Pemimpin NU Visioner dan Responsif terhadap Perubahan

Jumat, 28 Agu 2026
Muktamar NU Mulai Bahas Tata Tertib Pemilihan Ketum PBNU
News

Muktamar NU Mulai Bahas Tata Tertib Pemilihan Ketum PBNU

Jumat, 28 Agu 2026
Fakta Menarik Muktamar NU ke-35 di Jombang, Kembali ke Tanah Kelahiran
News

Fakta Menarik Muktamar NU ke-35 di Jombang, Kembali ke Tanah Kelahiran

Jumat, 28 Agu 2026
Next Post
hari santri

Momen Hari Santri Nasional, Pemkot Batu Tetapkan Tokoh PCNU Jadi Nama Jalan

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.