Senin, Agustus 31, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Asli Malang

10 Fakta Malang Flower Carnival, Ada Sejak 2010 dan Dapat Penghargaan Internasional

Redaksi by Redaksi
Juli 31, 2023 12:47 pm
in Asli Malang
Fakta menarik tentang Malang Flower Carnival.

Fakta menarik tentang Malang Flower Carnival. (Foto/Yona)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Deretan peragaan busana unik nan kreatif mewarnai gelaran Malang Flower Carninal 2023, Minggu (30/7/2023) malam. Event tahunan yang kali ini digelar di Kayutangan Heritage, Kota Malang, itu berakhir meriah dengan pengumuman lomba dan undian puluhan hadiah senilai ratusan juta rupiah.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, gelaran MFC menjadi daya tarik tersendiri bagi warga Malang Raya. Semua berbaur dalam suka cita dan menikmati penampilan peragaan busana serta hiburan di malam puncak.

READ ALSO

Kisah Heroik Peristiwa Jalan Salak dalam Agresi Militer Belanda di Malang

Enam Film Pendek Pelajar Tayang di ESPUTER #1, GSF Siapkan Kolaborasi dengan Sekolah

Bertemakan “The Magnificent of Arok Dedes”, karnaval ini juga menjadi salah satu pawai bertema bunga dan budaya terbesar di Indonesia. Tema ini diambil dengan harapan dapat menginspirasi masyarakat lewat cerita dan sejarah masa lampau di Malang dan Jawa Timur.

Baca Juga: Siap-Siap, Malang Flower Carnival 2023 Bakal Guncang Kota Malang

Gelaran lomba busana unik dan kreatif di Malang Flower Carnival 2023.
Gelaran lomba busana unik dan kreatif di Malang Flower Carnival 2023. (Foto/Yona)

Fakta Menarik Malang Flower Carnival, Ada Sejak 2010

Namun tahukah kalian bahwa Malang Flower Carnival punya beberapa fakta menarik. Berikut ini beberapa hal yang bisa menjadi penambah semangat untuk terus berkarya dan berbudaya.

1. Bertemakan Bunga dan budaya

Pada acara MFC ini, kostum peserta tidak hanya mengusung tema bunga, melainkan juga diberikan kebebasan untuk menyertakan unsur budaya dalam kostum mereka.

Hal ini sangat sesuai dengan Kota Malang, yang identik dengan tema “Bunga-bungaan” dalam berbagai aspek, termasuk seni, budaya dan wisata. Bunga tidak hanya memesona secara estetis, tetapi juga mampu menciptakan ketenangan saat dipandang.

Ketertarikan masyarakat juga meningkat seiring nilai budaya yang juga diangkat dalam bentuk berbagai busana. Malang sendiri memang lekat dengan banyak kebudayaan tradisional. Mulai dari topeng malang, jaranan, dan masih banyak lainnya.

2. Dulu di Jalan Ijen, sekarang di Kayutangan

Selama beberapa tahun awal penyelenggaraan, event yang menjadi salah satu ikon kota Malang ini selalu dilaksanakan di Jalan Ijen Malang. Hal ini tak lepas dari nilai sejarah jalan ijen. Ruas jalan yang cukup lebar juga sangat cocok menjadi lokasi fashion show dengan menampilkan parade kostum yang berjalan sekitar 800 meter.

Baca Juga: Kolaborasi Apik Gebyar Sadar Pajak Berhadiah Mobil dan Malang Flower Carnival di Kayutangan

Pada gelaran Malang Flower Carnival 2023, Pemkot Malang di bawah kepemimpinan Sutiaji menyelenggarakan MFC di Kayutangan Heritage. Hal ini sejalan dengan misi Pemkot Malang yang ingin menghidupkan sisi budaya dan ekonomi kreatif di salah satu jalan bersejarah di Malang tersebut.

Penampilan kontingen Malang Flower Carnival di London pada 2016.
Penampilan kontingen Malang Flower Carnival di London pada 2016. (Foto/Dok. Instagram MFC)

3. Pertama Kali digelar Tahun 2010

Malang Flower Carnival (MFC) merupakan acara tahunan yang telah diadakan sejak tahun 2010 oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Malang. Acara ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata dengan tujuan untuk memperkenalkan pariwisata Kota Malang, yang berpotensi meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.

Pelaksanaan kegiatan ini juga melibatkan banyak komunitas kesenian. Salah satunya yakni MFC Community, sebuah komunitas yang bergerak dalam bidang seni dan budaya. Serta melibatkan mahasiswa maupun civitas akademik dari beberapa Universitas di Malang, seperti Universitas Negeri Malang hingga Universitas Muhammadiyah Malang.

4. Jadi tontonan ribuan orang

Sama seperti gelaran tahun-tahun sebelumnya, MFC 2023 dipadati oleh puluhan ribu pengunjung. Kawasan Kayutangan Haritage penuh sesak oleh masyarakat yang ingin menyaksikan penampilan busana dan kesenian yang diselenggarakan.

Pada event sebelumnya, Jalan Ijen bahkan dipadati hingga 50 ribu pengunjung yang ingin menonton karnaval. Para pengunjung tak hanya datang dari Malang Raya. Wisatawan domestik daerah lain dan turis mancanegara pun turut mengabadikan momen MFC.

5. Penampilan dari berbagai daerah

Peserta Malang Flower Carnival tidak hanya berasal dari komunitas kesenian di Malang saja, melainkan juga dari beberapa kota Kabupaten di luar wilayah Kota Malang. Daerah-daerah tersebut termasuk Nganjuk, Banyuwangi, Jember, Pasuruan, Probolinggo, Ponorogo. Bahkan pernah ada penampil dari luar pulau Jawa, yakni Banjarmasin.

Partisipasi peserta dari berbagai kota ini menunjukkan daya tarik dan popularitas acara MFC yang telah melampaui batas wilayah Kota Malang. Selain itu, kehadiran mereka juga mencerminkan bagaimana acara ini berhasil menarik perhatian dan minat dari komunitas seni dan budaya di sekitar Jawa Timur, hingga daerah-daerah yang lebih jauh di luar pulau Jawa.

Dengan adanya partisipasi dari kota-kota tersebut, Malang Flower Carnival semakin berkembang menjadi acara yang beragam dan multikultural. Peserta dari berbagai daerah ini juga ikut memberikan nuansa tersendiri dan menambah keragaman budaya yang dapat dinikmati oleh para penonton dan wisatawan yang datang untuk menyaksikan festival ini.

6. Masuk dalam kalender kemenparekraf

Sebagai salah satu event besar di Malang dan Jawa Timur, Malang Flower Carnival turut didukung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Salah satunya dengan masuknya MFC dalam 100 Kalender Kemenparekraf.

Event MFC tercatat pernah masuk 3 kali dalam kalender Kemenparekraf. Bahkan pada 2021, MCF juga menjadi salah satu dari 10 besar Kharisma Event Nusantara untuk kategori event level internasional.

7. Pernah dilaksanakan secara virtual

Dalam situasi pandemi, tak menyurutkan semangat penyelenggaraan MFC untuk tetap terlaksana. Kala wabah melanda, meman tidak mungkin menggelar MFC dalam “versi normal” sehingga Virtual pun jadi solusi.

Kepala Disporapar (Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata) Kota Malang sebelumnya, Ida Ayu Made Wahyuni, mengatakan bahwa pendaftaran peserta telah dimulai sejak Mei dengan pendaftar mencapai 60 peserta. Para peserta pun wajib mengirimkan karya berbentuk video dengan durasi singkat.

8. Dapat penghargaan internasional

MFC sendiri merupakan salah satu event unggulan Jawa Timur dan tercatat beberapa kali mendapat penghargaan di mancanegara. Seperti, The Best Performances dalam Parade Budaya Internasional di Moskow tahun 2014, Best National Costume, Miss Queen Tourism Ambassador International, di Kuala Lumpur, Malaysia pada 2016.

Pada 2016, penyelenggara MFC pun berkesempatan untuk menampilkan kesenian khas Indonesia di luar negeri. Antara lain di Berlin Jerman (15 juni – 21 juni 2016), London (26 mei – 2 juni 2016) dan Moscow Rusia (20-21 Agustus 2016).

9. Berisi lomba busana unik

Sejak pertama digelar, MFC muncul dengan keunikan tersendiri berupa pawai atau karnaval busana yang menggunakan bunga atau hiasan berbentuk bunga. Seiring berjalannya waktu, Malang Flower Carnival berkembang dengan kombinasi kain batik dan paduan aksesoris yang menawan.

10. Perebutkan hadiah puluhan juta rupiah

Pada gelaran MFC 2023, Pemkot Malang berkolaborasi dengan Bapenda Kota Malang menyediakan berbagai hadiah menarik untuk diundi dalam Gebyar Sadar Pajak. Beberapa hadiah yang diberikan yakni satu unit mobil, 12 sepeda motor serta belasan hadiah menarik seperti sepeda gunung, laptop, mesin cuci dan kompor gas.

Sedangkan para peserta lomba busana, memperebutkan hadiah total 40 juta rupiah. Nominal hadiah kian tahun pun makin meningkat. Hal ini menjadi daya tarik dan motivasi tersendiri bagi masyarakat untuk berkarya dan menampilkannya pada khalayak.

Itulah beberapa fakta menarik tentang Malang Flower Carnival yang menjadi event tahunan di Kota Malang. Besar harapan kegiatan ini menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus berkesenian dan turut menumbuhkan perekonomian kreatif di Malang.

Penulis: Imam A. Hanifah

Editor: Herlianto. A

Tags: berita malangkayutangan heritageMalang Flower CarnicalMFCWisata Malang

Related Posts

Kisah Heroik Peristiwa Jalan Salak dalam Agresi Militer Belanda di Malang
Asli Malang

Kisah Heroik Peristiwa Jalan Salak dalam Agresi Militer Belanda di Malang

Minggu, 30 Agu 2026
Enam Film Pendek Pelajar Tayang di ESPUTER #1, GSF Siapkan Kolaborasi dengan Sekolah
Asli Malang

Enam Film Pendek Pelajar Tayang di ESPUTER #1, GSF Siapkan Kolaborasi dengan Sekolah

Minggu, 2 Agu 2026
Rute Penerbangan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, Berikut Tujuan dan Maskapai yang Beroperasi
Asli Malang

Rute Penerbangan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, Berikut Tujuan dan Maskapai yang Beroperasi

Selasa, 14 Jul 2026
Jangan Salah Terminal, Ini Fungsi Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari
Asli Malang

Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

Minggu, 12 Jul 2026
5 Sentra Susu Sapi Perah di Malang, Produksi Harian Tembus Ribuan Liter
Asli Malang

5 Sentra Susu Sapi Perah di Malang, Produksi Harian Tembus Ribuan Liter

Rabu, 8 Jul 2026
Jejak Peninggalan Sejarah Hindu-Buddha di Malang, Warisan Kerajaan Kanjuruhan hingga Singhasari
Asli Malang

Jejak Peninggalan Sejarah Hindu-Buddha di Malang, Warisan Kerajaan Kanjuruhan hingga Singhasari

Senin, 6 Jul 2026
Next Post
Salah satu sudut Umbulan Tanaka dengan pohon sakura imitasi untuk menciptakan suasa mirip negara Jepang.

Asal-Usul Nama Umbulan Tanaka yang Penuh Sejarah, Bukan Sok Kejepang-jepangan

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.