Rabu, September 2, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

FK UNISMA Gelar Seminar dan Workshop Peran Akademisi dalam Penanganan Bencana

Redaksi by Redaksi
November 9, 2022 2:25 pm
in Pendidikan
FK Unisma,Workshop - FK UNISMA Gelar Seminar dan Workshop Peran Akademisi dalam Penanganan Bencana

Seminar dan Workshop Peran Akademisi dalam Penanganan Bencana di UNISMA. Foto/FK UNISMA

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang (FK UNISMA) menyelenggarakan seminar dan workshop mengenai peran akademisi UNISMA dalam penanganan bencana.

Seminar yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 5 Novemver 2022 ini diselenggarakan di Ruang Kuliah Bersama (RKB) FK UNISMA dan dihadiri oleh jajaran Dekan beserta perwakilan dosen dari fakultas-fakultas yang terdapat di UNISMA.

READ ALSO

Ratusan Mahasiswa Baru ITN Malang Ikuti Gigantik 2026

Dari Pelatihan ke LMS, UB Perkuat Pemanfaatan AI bagi Aparatur Desa

Turut hadir pula pada seminar ini perwakilan dari Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) baik dari Universitas maupun dari DPM serta BEM FK UNISMA.

Selain digelar secara luring, seminar dan workshop ini juga dapat diikuti peserta dari jajaran dosen serta mahasiswa melalui aplikasi zoom meeting dan juga disiarkan langsung melalui akun YouTube FK UNISMA

Dekan FK UNISMA, dr Rahma Triliana MKes PhD, menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk  membangun dan menguatkan sinergitas civitas akademika UNISMA dalam hal penanggulangan bencana.

Plakat kesepakatan yang ditandatangani oleh semua Dekan di lingkungan UNISMA. Foto/FK UNISMA

Hal ini harus didahului dengan pemahaman mengenai definisi bencana itu sendiri, memahami kekuatan berupa sumber daya manusia serta program yang dimiliki untuk mengatasi bencana. Tak kalah pentingnya adalah bagaimana respons civitas akademika ketika sedang terjadi bencana serta bagaimana bertahan dan melakukan rehabilitasi serta rekonstruksi setelah terjadinya bencana.

Hal ini seharusnya bukan menjadi urusan Fakultas Kedokteran saja, melainkan menjadi perhatian seluruh program studi di lingkungan UNISMA. Pernyataan ini sejalan dengan Pasal 27 Undang Undang No 24 tahun 2007 yang menyatakan bahwa setiap orang berkewajiban untuk melakuan kegiatan penanggulangan bencana dan pedoman umum yang tertuang dalam aturan ini berlaku bagi semua relawan bencana, baik yang berasal dari organisasi masyarakat, LSM, perguruan tinggi, sektor swasta atau pihak lainnya.

Peserta Seminar dan Workshop Peran Akademisi dalam Penanganan Bencana. Foto/FK UNISMA

Narasumber pertama, Sonny Oktafianto SKom MM dari Badan Krisis Kesehatan Jawa Timur, menyatakan bahwa bencana tidak selalu berasal dari alam. Seringkali kita justru tidak siap dengan bencana non alam dan bencana sosial yang sebenarnya juga berdampak pada jatuhnya korban jiwa, kerugian harta benda serta dampak psikologis lainnya.

Tak jarang terjadinya bencana akan memicu terjadinya dampak di bidang kesehatan baik secara langsung yang kasat mata (seperti jatuhnya korban jiwa, korban luka atau sakit, korban yang harus mengungsi).

Selain itu bisa berupa potensi bahaya yang berdampak pada kesehatan masyarakat yang membutuhkan respon cepat di luar kebiasaan normal dan diserta dengan kapasitas kesehatan yang tidak memadai, sehingga pada akhirnya memicu terjadinya krisis kesehatan.

Untuk mengurangi besarnya resiko yang terjadi apabila suatu kondisi bencana dapat memicu krisis kesehatan, maka terdapat perubahan paradigma untuk manajemen bencana, dari paradigma tanggap darurat bencana menjadi ke pengurangan resiko bencana.

Upaya pengurangan resiko bencana sangat penting karena letak Indonesia yang tepat berada di ring of fire. Selain itu juga Indonesia merupakan negara kepulauan yang dilintasi oleh garis khatulistiwa sehingga iklim dan cuacanya cenderung mudah berubah, membuat Indonesia menjadi rentan terkena bencana alam.

Indonesia sendiri mulai mengadopsi Sendai Framework untuk mengurangi resiko bencana alam pada tahun 2015. Sendai Framework adalah cetak biru universal mengenai bagaimana pemangku kebijakan harus aktif mencari ketahanan untuk meminimalkan resiko terhadap bencana alam. Penanganan penguranga resiko bencana membutuhkan kajian yang mendalam.

Foto bersama peserta Seminar dan Workshop Peran Akademisi dalam Penanganan Bencana. Foto/FK UNISMA

Istilah resiko sendiri ditentukan oleh kombinasi bahaya, paparan, kerentanan dan kapasitas. Penting untuk mengetahui aset apa yang paling terpapar dan apa dampaknya jika terjadi bencana alam. Kita juga perlu mengkaji dimana atau sektor apa yang paling senditif sehingga dapat bertindak lebih awal untuk meningkatkan ketahanan dan kesiapa terhadap bencana.

Sendai Framework dapat menjadi acuan terkait pengurangan resiko bencana, tetapi implementasinya harus disesuaikan secara khusus agar sesuai dengan kebutuhan geografis dan kontekstual dari suatu wilayah, yang dalam hal ini adalah kampus hijau UNISMA.

Pemateri kedua, dr Putra Agung SpEM, menyatakan adanya kebutuhan kolaborasi bersama dengan pihak lain dalam upaya mitigasi atau pencegahan bencana yang akan terjadi. Konsep peran pentaheliks, yaitu akademisi, pemerintah, masyarakat, pihak swasta dan media; diperlukan dalam membangun kolaborasi dalam observasi dan pengamanan sarana-prasarana, serta penyebarluasan informasi dan mitigasi bencana.

Tidak semua fenomena alam menjadi bencana yang mengakibatkan adanya kerugian material, korban jiwa dan kerusakan lingkungan, tetapi perlu dipahami bahwa kita tetap harus siap dan siaga dalam mengahadapi peristiwa bencana tersebut.

Sehingga yang perlu dipelajari bukan hanya ilmu mengenai manajemen ketika terjadi bencana saja, tetapi resiko bencana dan penanganan resiko bencana juga menjadi sangat penting untuk dipelajari dan ditangani.

Menurut Sendai Framework for Disaster Risk Reduction (SFDRR) (2015 – 2030), terdapat kerangka pengurangan bencana global berdasar 4 hal prioritas yang harus dilakukan, pertama adalah pemahaman mengenai resiko bencana, kedua penguatan tata kelola resiko bencana untuk mengelola resiko bencana, ketiga investasi dalam pendidikan resiko bencana untuk ketahanan, dan keempat adalah meningkatkan kesiapsiagaan bencana untuk respon yang efektif.

Penerapan Sendai Framework yang holistic dapat kita lihat di Jepang, dimana sejak pendidikan dasar, anak-anak sudah dikenalkan dalam upaya penanganan bencana, dan diikuti dengan penelitian yang cukup serius mengenai aspek-aspek bencana dan pengembangan upaya bencana di negara tersebut.

Sementara untuk Indonesia yang diketahui memiliki kesamaan geografis dengan Jepang, aspek kebencanaan sangat jarang disentuh oleh akademisi untuk diteliti dan dikembangkan keilmuannya.

Oleh karena itu, pada kesempatan seminar ini, FK mencoba untuk mengundang program-program studi lain di lingkungan UNISMA untuk mencoba melihat kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana dari sisi lain, bukan hanya dari segi kesehatannya saja. Sehingga pada akhirnya tercipta sinergitas pentaheliks dalam mitigasi bencana, dimulai internal dari civitas akademika UNISMA

Seminar ditutup oleh pemateri ketiga, drh Zainul Fadli MKes yang memberikan materi dengan tema Respon Penanggulangan Bencana Sebagai Bentuk Dakwah Dan Penyebaran Islam Bagi Civitas Akademika UNISMA.

Dalam kesempatan kali ini beliau menekankan perlunya reinterpretasi dan pemaknaan yang lebih proporsional mengenai konsep Islam yang mengajarkan sikap pasrah (tawakkal) – terutama dalam menghadapi bencana. Ajaran Islam memberi perhatian sangat besar terhadap permasalahan bencana dan mendorong manusia agar mendayagunakan ilmu dan teknologi yang dimiliki untuk meminimalkan resiko ketika menghadapi suatu bencana.

Islam tidak mengajarkan umatnya untuk hanya pasrah dan berdiam diri ketika menghadapi bencana, tetapi tawakkal yang dimaksudkan disini adalah berupaya lebih dahulu, menggunakan ilmu yang dimiliki sebagai seorang akademisi untuk meminimalisir resiko yang akan terjadi, baru kemudian kita sebagai umat Islam bertawakkal dengan takdir Allah.

Tahapan manajemen bencana yang meliputi pencegahan, mitigasi atau kewaspadaan, masa tanggap darurat bencana dan rehabilitasi – rekonstruksi. Hal ini juga merupakan ajaran Islam yang dituangkan dalam Al-Quran dan Hadits.

Pemateri menukil QS Yusuf: 47-49 untuk menggambarkan ajaran mitigasi dan kewaspadaan di dalam Al-Qur’an. Di mana dikisahkan bahwa Nabi Yusuf A.S menjelaskan takwil mimpinya pada raja.

Bahwa aka nada 7 sapi gemuk yang akan dimakan 7 sapi kurus dan ada 7 tangkai segar dan 7 tangkai kering, dan diartikan bahwa akan ada 7 tahun masa panen melimpah yang akan diikuti 7 tahun masa paceklik; sehingga kemudian Nabi Yusuf A.S mengajarkan strategi untuk menghemat hasil panen yang melimpah untuk menjalani masa paceklik.

Pemaparan materi diakhiri dengan penandatanganan komitmen bersama civitas akademika UNISMA untuk pro aktif dalam hal penanggulangan bencana.

Komitmen ini ditandatangani oleh 11 perwakilan dari fakultas yang ada di UNISMA beserta organisasi kemahasiswaan yang ada di UNISMA.

Penyataan Bersama ini membuat UNISMA menjadi perguruan tinggi pertama yang berhasil menyatukan civitas akademika-nya untuk Bersama-sama berupaya dalam penanggulangan bencana dan mendukung model sinergitas pentaheliks dalam mitigasi bencana, khususnya yang berasal dari dalam lingkungan unisma sendiri.

Reporter: Manda

Editor: Herlianto. A

Tags: FK UnismaPenanganan BencanaWorshop

Related Posts

Ratusan Mahasiswa Baru ITN Malang Ikuti Gigantik 2026
Advertorial

Ratusan Mahasiswa Baru ITN Malang Ikuti Gigantik 2026

Selasa, 1 Sep 2026
Dari Pelatihan ke LMS, UB Perkuat Pemanfaatan AI bagi Aparatur Desa
Advertorial

Dari Pelatihan ke LMS, UB Perkuat Pemanfaatan AI bagi Aparatur Desa

Selasa, 1 Sep 2026
Unikama Gelar Monev RPL Afirmasi, 119 Peserta PG PAUD Dinyatakan Lulus
Advertorial

Unikama Gelar Monev RPL Afirmasi, 119 Peserta PG PAUD Dinyatakan Lulus

Selasa, 1 Sep 2026
Mahasiswa Unikama Bantu Tingkatkan Produktivitas Budidaya Ikan Talangagung
Advertorial

Mahasiswa Unikama Bantu Tingkatkan Produktivitas Budidaya Ikan Talangagung

Senin, 31 Agu 2026
Dosen UIN Malang Nur Mahmudah Ikuti Halaqah Ulama Perempuan
Advertorial

Dosen UIN Malang Nur Mahmudah Ikuti Halaqah Ulama Perempuan

Senin, 31 Agu 2026
PBAK Magister Psikologi UIN Malang Bekali Mahasiswa dengan Arah Riset
Advertorial

PBAK Magister Psikologi UIN Malang Bekali Mahasiswa dengan Arah Riset

Senin, 31 Agu 2026
Next Post
Unggul FC, masuk Pro Futsal nasional

Tim Pertama di Malang, Unggul FC Siap Bertempur di Pro Futsal League

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.