Sabtu, Oktober 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pemerintahan

Tambal Sulam Batu Andesit di Monumen Chairil Anwar, DPRD Kota Malang: Perencanaan Asal-asalan

Redaksi by Redaksi
Oktober 1, 2022 2:58 pm
in Pemerintahan
Penataan ulang batu andesit di sekitar Monumen Chairil Anwar, kawasan Kayutangan Heritage, Jalan Jenderal Basuki Rachmat, Kota Malang.

Penataan ulang batu andesit di sekitar Monumen Chairil Anwar, kawasan Kayutangan Heritage, Jalan Jenderal Basuki Rachmat, Kota Malang. Foto/Rubianto

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – DPRD Kota Malang menyoroti aktivitas bongkar pasang batu andesit di sekitar Monumen Chairil Anwar, kawasan Kayutangan Heritage, Jalan Jenderal Basuki Rachmat, Kota Malang. Tambal sulam tatanan batu itu dinilai menunjukkan perencanaan yang asal-asalan.

Angota Komisi C DPRD Kota Malang, Eko Herdiyanto, mengatakan bahwa bongkar pasang batu andesit itu tentunya bisa membebani anggaran APBD Kota Malang. Rendahnya kualitas penataan batu andesit itu dia nilai sebagai perencanaan yang tidak matang.

READ ALSO

HUT Kota Batu ke-25, Aries Paewai Tekankan Pentingnya Pendidikan dan SDM

HUT ke-25 Kota Batu, DPRD Tekankan Sinergi Pembangunan dan Kelestarian Lingkungan

“Bongkar pasang itu tentu merugikan di sisi anggaran. Hal itu menunjukkan bahwa OPD asal-asalan terkait sistem perencanaannya,” kata Eko, Sabtu (1/10/2022).

Untuk itu, pihaknya mendorong DPUPR-PKP Kota Malang untuk memperkuat kualitas perencanaan dan realisasi perbaikan dari tatanan batu andesit itu. Terlebih, lokasi tersebut bisa menjadi perwajaah kawasan Kayutangan Heritage, Kota Malang.

“Makanya kami mendorong agar kualitasnya diperbaiki agar tak seperti sebelumnya. Biar gak gronjal-gronjal dan gak mangap itu batunya,” ucapnya.

“Indikasi kami idealnya kan harus ada alas semen cor agar rata. Itu dulu kan langsung aja gitu. Sehingga saat dilewati kendaraan yang berat, batunya gak jomplang atau mangap,” imbuhnya.

Pemkot Malang memperbaiki tataan batu andesit di sekitar Monumen Chairil Anwar. Foto/Rubianto

Dia juga berpesan kepada DPUPR-PKP Kota Malang agar mengintegrasikan kawasan itu dengan drainase yang memadai. “Sebagus apapun jalan, pedestrian atau taman, kalau saluran gak terintergrasi ya percuma, bisa banjir,” imbuhnya.

Eko yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Malang itu menyampaikan akan terus memantau penataan batu andesit itu. “Biar gak asal-asalan lagi. Bongkar pasang kan pakai anggaran. Kan bisa itu sebetulnya anggarannya dipakai untuk kepentingan masyarakat lainnya,” paparnya.

Pemkot Malang Beri Alasan

Sementara itu, Kepala DPUPR-PKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto, menjelasjan bahwa pondasi batu andesit itu tengah diperkuat dengan material cor. Menurutnya, pondasi itu akan membuat kekuatan tatanan batu andesit lebih stabil.

“Jadi kalau batu itu dilewati tidak terjadi gelombang lagi. Sebelumnya kan hanya tanah pondasinya, gak dicor. Sehingga kadang ada yang labil dan ketekan. Jadi ini kami cor untuk membuat pondasinya stabil,” jelasnya.

Dia juga menyebutkan bahwa kekuatan landasan itu telah memperhitungkan secara matang. Salah satunya yakni beban maksimal yang bisa melalui batu andesit itu.

“Kualitas materialnya kami perkuat biar gak terkesan bongkar pasang gitu. Makanya kami lakukan pengerasan pondasi. Kami berharap di situ nantinya bisa menjadi sentra kawasan Kayutangan Heritage yang kualitasnya paling baik lah dan bisa memberikan kenyamanan bagi masyarakat,” imbuhnya.

Pemkot Malang memperbaiki tataan batu andesit di sekitar Monumen Chairil Anwar. Foto/Rubianto

Dia menargetkan, penataan batu andesit itu akan selesai bersamaan dengan penataan pedestrian Kayutangan zona 3, yakni sekitar akhir November 2022 mendatang.

Diketahui, proyek penataan kawasan dan pemasangan batu andesit itu dilakukan baru tahun 2019 lalu. Anggaran senilai sekitar Rp1,6 miliar digelontorkan untuk mengeksekusi proyek tersebut.

Namun usai proyek itu rampung, Kejaksaan Negeri Kota Malang menemukan ketidaksesuaian antara spesifikasi dan hasil pengerjaan. Pihak pelaksana proyek pun diganjar untuk mengembalikan kekurangan volume pengerjaan senilai sekitar Rp289 juta.

Benar saja, penataan batu andesit itu tak mampu bertahan lama. Bahkan di akhir tahun 2020 lalu tatanan batu andesit itu telah rusak. Tatanan batu-batu itu banyak yang goyang bahkan pecah dan lepas. Sebagian kerusakan itu diperbaiki kembali pada awal 2021.

Tak berhenti di situ, batu andesit itu juga kembali mengalami kerusakan pada 2022 ini. Batu itu diduga tak mampu menahan beban kendaraan yang melintasinya. Kini DPUPR-PKP Kota Malang kembali membongkar batu andesit tersebut.

Reporter: M Sholeh

Editor: Herlianto. A

Tags: batu andesitDPRD Kota MalangHeadlinekayutangan heritageMonumen Chairil Anwal

Related Posts

HUT Kota Batu ke-25, Aries Paewai Tekankan Pentingnya Pendidikan dan SDM
Pemerintahan

HUT Kota Batu ke-25, Aries Paewai Tekankan Pentingnya Pendidikan dan SDM

Jumat, 16 Okt 2026
HUT ke-25 Kota Batu, DPRD Tekankan Sinergi Pembangunan dan Kelestarian Lingkungan
Pemerintahan

HUT ke-25 Kota Batu, DPRD Tekankan Sinergi Pembangunan dan Kelestarian Lingkungan

Jumat, 16 Okt 2026
Wali Kota Batu Ziarah ke Makam Imam Kabul dan Eddy Rumpoko
Pemerintahan

Wali Kota Batu Ziarah ke Makam Imam Kabul dan Eddy Rumpoko

Kamis, 15 Okt 2026
Ketua pansus pembentukan Raperda Perlindungan Guru dan Tata Kelola Pendidikan. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Pemerintahan

DPRD Kabupaten Malang Godok Raperda Perlindungan Guru

Kamis, 15 Okt 2026
Pokja Kota Batu Ingatkan Pentingnya Menjaga Karakter Agrowisata jelang HUT ke-25
Pemerintahan

Pokja Kota Batu Ingatkan Pentingnya Menjaga Karakter Agrowisata jelang HUT ke-25

Selasa, 13 Okt 2026
Pemkot Batu Seleksi 40 Pejabat untuk Isi 8 Jabatan Kepala Dinas
Pemerintahan

Pemkot Batu Seleksi 40 Pejabat untuk Isi 8 Jabatan Kepala Dinas

Selasa, 13 Okt 2026
Next Post
Ilustrasi kucing.

Tak Ada Bukti, Polisi Hentikan Penyelidikan 4 Kucing Mati Diduga Diracun di Perumahan Kota Malang

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10172026 2
Iklantm 10172026 1
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.