Jumat, Oktober 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Bekali Guru PAI Keterampilan Abad 21, UM Gelar Pengabdian Masyarakat

Redaksi by Redaksi
September 14, 2022 2:11 pm
in News
Acara pengabdian masyarakat Universitas Negeri Malang (UM) untuk guru PAI di Kabupaten Malang.

Acara pengabdian masyarakat Universitas Negeri Malang (UM) untuk guru PAI di Kabupaten Malang. Foto/ Dok.LP2M UM

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Menjadi kampus berkarakter, Universitas Negeri Malang (UM) terus berkomitmen melakukan pengabdian masyarakat. Di antaranya, menyelenggarakan pelatihan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk memperkuat keterampilan abad 21 bagi Guru PAI SMP-SMA di Kabupaten Malang.

Hal ini disampaikan oleh Sekretariat Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UM, Dr Ahmad Munjin Nasih, dalam kegiatan pengabdian masyarakat tersebut, pada Selasa (13/09/2022) bertempat di Aula Kementerian Agama Kabupaten Malang.

READ ALSO

Polres Batu Dipimpin AKBP Panji Gedhe Prabawa Eks Satgas Pasukan Perdamaian PBB di Timur Tengah

BAKN RI dan OJK Dorong Pantai CMC Tiga Warna Jadi Pionir Perdagangan Karbon Berbasis Komunitas

Menurutnya, kegiatan pengabdian tersebut merupakan hasil dari program kerjasama antara tim pengabdian masyarakat Departemen Sastra Arab, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang serta Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang, yang mengundang guru-guru dan pengawas PAI di lingkungan Kabupaten Malang. Kegiatan ini juga sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Darma Perguruan Tinggi.

“Kami melihat bahwa keterampilan guru-guru PAI di Kabupaten Malang perlu dikembangkan dalam konteks keterampilan abad 21. Perlu ada penguatan model pembelajaran PAI kearah pembentukan peserta didik yang sesuai dengan kebutuhan abad 21,” ujarnya.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dikemas dalam bentuk pengembangan model pembelajaran yang adaptif pada abad 21, yaitu model pembelajaran WISE, Problem Based Learning dan Project based learning yang disertai dengan praktik penyusunan pembelajaran PAI.

Disamping itu, juga ada proses pendampingan kepada guru-guru PAI untuk menyusun model pembelajaran PAI sesuai bidang bahasannya. Seperti, materi PAI jenjang SMP dan jenjang SMA serta SMK.

“Sejauh ini memang masih banyak tugas dan tanggungjawab yang harus kita selesaikan. Tapi saya tegaskan bahwa kami LP2M mendampingi dari segi pemberdayaan masyarakat,” katanya.

Sekretariat Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UM, Dr Ahmad Munjin Nasih (kanan).
Sekretariat Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UM, Dr Ahmad Munjin Nasih (kanan). Foto/Dok.LP2M

Lebih jauh, Dr Achmad Sultoni, sebagai ketua tim pengabdian masyarakat kegiatan ini menjelaskan, guru-guru PAI perlu mendapatkan pemaparan dan pelatihan tentang model pembelajaran abad 21. Sejauh ini,

“Sebagai bagian dari Malang, UM harus berkontribusi hadir dalam membantu dan memfasilitasi guru-guru PAI di bawah naungan kementerian agama kabupaten Malang dalam rangka upgrading wawasan pendidikan,” sambung dia.

“Kita akan memotivasi guru-guru PAI untuk terus mengembangkan ide kreatif dalam pembelajaran PAI dengan model-model terbaru. Seperti penggalian pengalaman peserta didik, pencarian gagasan dan ide peserta didik, serta penelusuran kecenderungan akan bakat dan minat bahasan PAI peserta didik. Dengan harapan, semakin memperkuat pemahaman peserta didik dan guru PAI dalam pembelajaran PAI abad 21,” jelasnya.

Pendampingan kegiatan pengabdian masyarakat ini, disampaikan juga oleh Titis Thoriquttyas, M.Pd.I pada materi “Model Pembelajaran “Problem based Learning”.

Dalam sesi tersebut, Thoriq menyampaikan penjelasan teoritis “Problem based Learning”, kelebihan dan sintaks implementasinya. Kontekstualisasi “Problem based Learning” dalam pembelajaran PAI juga disampaikan diakhir sesi pemaparan tersebut sehingga menunjang pemahaman guru-guru PAI. Selanjutnya, pemaparan materi berikutnya dari M. Rizal Ramadhan, M.Pd pada materi, “Problem based Learning”.

Pada materi ini Rizal menambahkan materi pembelajaran berbasis Problem based Learning sebagai salah satu model pembelajaran abad 21.

“Kegiatan pengabdian masyarakat ini membangun kesadaran bagi guru-guru PAI di Kabupaten Malang bahwa proses pembelajaran telah berkembang dan harus berkembang ke arah pemenuhan karakteristik abad 21. Harapannya dengan pendampingan ini, kita bisa melangkah lebih baik bersama-sama kearah penyempurnaan pembelajaran PAI,” tandas Munjin Nasih.

Reporter: Fajrus Sidiq

Editor: Herlianto. A

Tags: Guru PAIkabupaten malanglp2m umUMUniversitas Negeri Malang

Related Posts

AKBP Panji Gedhe Prawaba pimpinan baru Polres Batu saat disambut tradisi pedang pora. Foto: Dok.
News

Polres Batu Dipimpin AKBP Panji Gedhe Prabawa Eks Satgas Pasukan Perdamaian PBB di Timur Tengah

Jumat, 16 Okt 2026
Ketua BAKN RI Andreas Eddy Susetyo (kiri) dan Kepala Eksekutif OJK Hasan Fawzi saat meninjau potensi karbon mangrove di Pantai CMC Tiga Warna. Foto: Azmy
News

BAKN RI dan OJK Dorong Pantai CMC Tiga Warna Jadi Pionir Perdagangan Karbon Berbasis Komunitas

Kamis, 15 Okt 2026
Tingkat Pengangguran Terbuka di Kota Batu Melonjak, Didominasi Lulusan SMA
News

Tingkat Pengangguran Terbuka di Kota Batu Melonjak, Didominasi Lulusan SMA

Kamis, 15 Okt 2026
DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut
News

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut

Senin, 12 Okt 2026
DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis
News

DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis

Senin, 12 Okt 2026
KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi
News

KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi

Minggu, 11 Okt 2026
Next Post
Petinju wanita Kota Batu, Cinta Puspita Indrasari Putri saat mengangkat medali di Pekan Pra Popnas (Pekan Olahraga Pelajar Nasional) 2022 yang dilaksanakan di Samarinda, Kalimantan Timur.

Petinju Putri Kota Batu Dulang Prestasi Dramatis di Pekan Pra Popnas 2022 Kalimantan

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.