Kamis, Oktober 1, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Asli Malang

Kilas Balik Peristiwa Malang Bumi Hangus, 1.000 Bangunan Dibakar Para Pejuang

Redaksi by Redaksi
Agustus 15, 2022 2:05 pm
in Asli Malang
malang bumi hangus

Kondisi Balai Kota Malang usai dibakar dalam peristiwa Malang Bumi Hangus. Foto: nationaalarchief.nl

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Kota Malang memiliki sejarah jejak perjuangan pemuda dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Salah satunya yakni Malang Bumi Hangus. Sekitar 1.000 bangunan di Kota Malang dibakar sebagai taktik para pejuang muda menggentarkan pasukan Belanda yang hendak menguasai kembali wilayah Malang.

Pemerhati Sejarah Kota Malang, Agung Buana membeberkan peristiwa itu. Berbagai bangunan strategis mulai bangunan pusat pemerintahan, sekolah, hotel, industri, pusat perbelanjaan, hingga pertokoan dibakar agar tak bisa diduduki dan dimanfaatkan kembali oleh kolonial Belanda.

READ ALSO

Kisah Heroik Peristiwa Jalan Salak dalam Agresi Militer Belanda di Malang

Enam Film Pendek Pelajar Tayang di ESPUTER #1, GSF Siapkan Kolaborasi dengan Sekolah

Peristiwa itu bermula dari mendaratnya pasukan militer Belanda yang dikenal dengan Agresi Militer Belanda I pada 1947 melalui Situbondo untuk menguasai kembali wilayah Jawa Timur. Termasuk wilayah Malang yang saat itu dikenal sebagai basis yang memiliki pangkalan militer dan pusat distribusi perdagangan hasil bumi seperti kopi dan gula.

Mengetahui niat itu, para pemuda di wilayah Kota Malang merancang berbagai strategi untuk menghalau pasukan Belanda tersebut. Terlebih pada 22 Juli 1947, pasukan Belanda sudah memasuki wilayah Lawang, Kabupaten Malang. Strategi pertama yang dilakukan para pemuda di Kota Malang yakni dengan menumbangkan pohon-pohon besar untuk menutup akses jalur di perbatasan kota.

“Itu untuk menahan pergerakan pasukan Belanda yang saat itu membawa tank, truk, jeeb, dan kendaraan militer lainnya. Makanya jalan-jalan itu ditutup dengan pohon-pohon yang ditebang dan diletakkan ke jalan,” katanya.

Selain itu, para pemuda di Kota Malang bersama Gerilyawan Rakyat Kota dan Tentara Republik Indonesia Pelajar juga membuat siasat untuk menggentarkan pasukan Belanda yakni membakar bangunan-bangunan strategis di dalam Kota Malang. Mereka membakar bangunan itu agar tak bisa dimanfaatkan pasukan Belanda.

“Ada sekitar 1.000 bangunan yang dibakar. Termasuk Balai Kota Malang, Hotel Pelangi, societed komordia yang sekarang Mal Sarinah, sekolah Koryesu, pabrik rokok, pertokoan di Kayutangan, hingga rumah-rumah di Celaket, Ijen, dan Rampal,” bebernya.

malang bumi hangus
Potret Hotel Pelangi yang menjadi salah satu arsip bukti peristiwa Malang Bumi Hangus. Foto: nationaalarchief.nl

Pembakaran bangunan itu dilakukan mulai 29 Juli 1947. Pembakaran itu kemudian diikuti dengan bergesernya pasukan Tentara Republik Indonesia untuk memperkuat wilayah Bululawang, Dampit, Gondanglegi, Bantur, Pujon hingga Poncokusumo, Kabupaten Malang.

Sementara di Kota Malang diperkuat oleh pasukan Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP). Meski masih sebagai pelajar berusia antara 12-20 tahun, namun mereka juga dibekali dengan persenjataan militer hasil rampasan militer Jepang. Kemudian juga ada pasukan Gerilyawan Rakyat Kota.

Hingga akhirnya pada 31 Juli 1947, pasukan Belanda bisa memasuki Kota Malang. Pasukan TRIP dan gerilyawan tak tinggal diam untuk mempertahankan kemerdekaan. Sejumlah pertempuranpun terjadi, mulai Peristiwa Pertempuran Jalan Salak (sekarang Jalan Pahlawan TRIP) yang melibatkan pasukan TRIP dan pasukan militer Belanda.

Selain itu, pertempuran di wilayah Wonokoyo hingga Arjowinangun juga terjadi. Jumlah pasukan hingga persenjataan yang tak berimbang membuat pasukan TRIP berguguran. Sebanyak 35 pasukan TRIP gugur dalam pertempuran itu. Hingga kemudian pasukan Belanda menguasai Kota Malang.

Meski begitu, pasukan Belanda tak bisa memanfaatkan bangunan-bangunan strategis di Kota Malang lantaran sudah luluh lantah usai dibakar para pejuang muda. Hingga Agresi Militer Belanda II pada Desember 1949 menjadi penutup kekuasaan kolonial Belanda di Kota Malang.

“Peristiwa Malang Bumi Hangus menjadi bukti perjuangan para pemuda di Kota Malang untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia,” tandasnya.

Reporter: M Sholeh

Editor: Lizya Kristanti

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: Headlinemalangmalang bumi hangusMalang Raya

Related Posts

Kisah Heroik Peristiwa Jalan Salak dalam Agresi Militer Belanda di Malang
Asli Malang

Kisah Heroik Peristiwa Jalan Salak dalam Agresi Militer Belanda di Malang

Minggu, 30 Agu 2026
Enam Film Pendek Pelajar Tayang di ESPUTER #1, GSF Siapkan Kolaborasi dengan Sekolah
Asli Malang

Enam Film Pendek Pelajar Tayang di ESPUTER #1, GSF Siapkan Kolaborasi dengan Sekolah

Minggu, 2 Agu 2026
Rute Penerbangan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, Berikut Tujuan dan Maskapai yang Beroperasi
Asli Malang

Rute Penerbangan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, Berikut Tujuan dan Maskapai yang Beroperasi

Selasa, 14 Jul 2026
Jangan Salah Terminal, Ini Fungsi Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari
Asli Malang

Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

Minggu, 12 Jul 2026
5 Sentra Susu Sapi Perah di Malang, Produksi Harian Tembus Ribuan Liter
Asli Malang

5 Sentra Susu Sapi Perah di Malang, Produksi Harian Tembus Ribuan Liter

Rabu, 8 Jul 2026
Jejak Peninggalan Sejarah Hindu-Buddha di Malang, Warisan Kerajaan Kanjuruhan hingga Singhasari
Asli Malang

Jejak Peninggalan Sejarah Hindu-Buddha di Malang, Warisan Kerajaan Kanjuruhan hingga Singhasari

Senin, 6 Jul 2026
Next Post
tanda tangan kontrak

Harvey Elliott Resmi Tanda Tangan Kontrak Baru dengan Liverpool hingga Juni 2027

BERITA POPULER

  • 3 Kecamatan Kabupaten Malang Jadi Kota Sekunder pada 2027

    3 Kecamatan Kabupaten Malang Jadi Kota Sekunder pada 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekomendasi Cafe Pinggir Sungai di Malang: Sajikan Tempat Ngopi yang Estetik dan Menyegarkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.