Senin, Oktober 12, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Gobak Sodor hingga Patil Lele Warnai MPLS SMP 4 YPK Malang

Redaksi by Redaksi
Juli 14, 2022 4:08 pm
in Pendidikan
gobak sodor

Keseruan para siswa baru di SMP 4 YPK Malang di hari pertamanya masuk sekolah, diwarnai dengan bermain aneka permainan tradisional. Pagi itu, Kamis (4/7/2022), mereka asyik bermain Patil Lele. Foto: Ulul Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Biasanya, masa orientasi sekolah atau kini disebut Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) diwarnai kegiatan-kegiatan yang disiplin. Namun, suasana MPLS di SMP 4 YPK Malang justru terlihat santai dan menyenangkan.

Suasana cair antar siswa baru itu diwarnai dengan aneka permainan tradisional mulai gobak sodor, tepa tonggo, hingga patil lele. Semua permainan ini sudah jarang terlihat dimainkan anak-anak karena pergeseran zaman yang lebih banyak berkutat di perangkat teknologi.

READ ALSO

Kemenag Rumuskan Arah Talenta Connect, PERMATA PTKI Bentuk Pengurus

Peluang Karier Industri Sepak Bola Dibahas di I League Goes to Campus UMM

Pengenalan pra-MPLS dengan bermain permainan tradisional itu terlihat pada Kamis, 14 Juli 2022. Kontan saja, anak-anak terlihat mulai menikmati lingkungan barunya dengan tenang, meski masih terlihat malu-malu.

gobak sodor
Keseruan para siswa baru SMP 4 YPK Malang di hari pertamanya masuk sekolah, diwarnai dengan bermain aneka permainan tradisional. Pagi itu, Kamis (4/7/2022), mereka asyik bermain Patil Lele. Foto: Ulul Azmy

Seperti diakui Bernadeth Lady Lovenia. Siswi baru berusia 12 tahun itu tampak tak canggung di hari pertamanya masuk sekolah. Lady, sapaannya, mulai merasa tidak sabar lagi untuk masuk sekolah karena sudah mengenal teman-teman dan gurunya dengan baik.

Sebelumnya, dia tidak pernah mengenal aneka macam permainan ini karena lebih sering bermain dengan gawai. Tapi sejak mengenalnya dari sekolah, ternyata ada banyak macam ilmu yang bisa dia petik.

”Tadi misal kalau gak main ya gak bisa bercanda langsung sama temen-temen baru. Tadi baru kenalan langsung akrab,” kata Lady.

Selain berinteraksi, Lady juga mulai paham bahwa permainan tradisional melatihnya memahami arti penting dari kerja sama, komunikasi, hingga ketangkasan fisik. ”Banyak sekali yang diajarkan sama guru. Seneng juga, kayak gak kerasa belajar,” akunya.

Dalam permainan itu, para guru juga menyisipkan dengan banyak ilmu pengetahuan, seperti ilmu matematika dalam permainan Patil Lele. Saat diterangkan, siswa tampak manggut-manggut dan terus aktif bertanya.

Menurut Guru SMP 4 YPK Malang, Agung Bagus Wicaksono, permainan tradisional memiliki banyak manfaat dan dampak positif dalam pertumbuhan potensi diri anak. Selain itu, juga dapat membangun karakter kepribadian si anak.

Seperti permainan asli Jawa Timur, Patil lele misalnya. Kata dia, dapat melatih insting, ketepatan bertindak, kekompakan dalam tim, ketahanan fisik dan mental dalam menjaga ego dan emosi, melatih sportivitas, memupuk tingkat sosialisasi dalam pergaulan, dan lain sebagainya.

Lalu untuk permainan Tepa Tonggo bermanfaat untuk menjaga kebugaran tubuh, meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani, serta dapat beraktivitas dengan baik dalam segala kegiatan.

Sementara untuk permaianan Gobak Sodor, kata dia, dapat merangsang aktivitas berpikir dan menentukan strategi untuk menerobos garis penjagaan lawan.

”Waktu main, si anak harus melihat situasi dan kondisi, mengambil kesempatan, mengecoh lawan, dan memikirkan bagaimana cara memperoleh kemenangan tanpa tersentuh penjaga garis saat melintas,” paparnya.

Semua cara ini dilakukan dalam rangka masa MPLS yang berlangsung selama tiga hari sejak 18 Juli 2022 mendatang. ‘

‘Harapan kami, siswa tidak terjebak dengan rutinitas era kini yang justru lebih akrab bahkan kecanduan dengan ponsel daripada dunia sekitarnya,” harap Agus.

Wakil Kepala SMP 4 YPK Malang, Supardono mengapresiasi ide kreatif dari panitia Pra-MPLS dengan menggelar permainan tradisional. Sebagai generasi bangsa yang kaya akan budaya dan tradisi, sudah seharusnya menjadi pionir dalam melestarikan permainan tradisional.

Kata dia, hal itu sejalan dengan visi sekolah dan menyonsong kurikulum Merdeka Belajar yang dicanangkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

”Bila kegiatan positif ini terus dilakukan, maka akan tumbuh profil pelajar Pancasila yang meliputi beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, mandiri, bernalar kritis, kreatif, bergotong-royong, dan berkebinekaan global,” ucapnya.

Reporter: Ulul Azmy

Editor: Lizya Kristanti

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: gobak sodorkota malangsmp 4 ypk malang

Related Posts

Kemenag Rumuskan Arah Talenta Connect, PERMATA PTKI Bentuk Pengurus
Pendidikan

Kemenag Rumuskan Arah Talenta Connect, PERMATA PTKI Bentuk Pengurus

Senin, 12 Okt 2026
Peluang Karier Industri Sepak Bola Dibahas di I League Goes to Campus UMM
Pendidikan

Peluang Karier Industri Sepak Bola Dibahas di I League Goes to Campus UMM

Senin, 12 Okt 2026
ITN Malang Siapkan Kawasan Industri Baru di Pasuruan
Advertorial

ITN Malang Siapkan Kawasan Industri Baru di Pasuruan

Minggu, 11 Okt 2026
UIN Maliki Malang Buka Dua Prodi Baru, Ekonomi Syariah dan Manajemen Haji
Advertorial

UIN Maliki Malang Buka Dua Prodi Baru, Ekonomi Syariah dan Manajemen Haji

Sabtu, 10 Okt 2026
Ta’aruf Qur’ani ke-24 Diikuti 646 Mahasiswa UIN Maliki Malang
Advertorial

Ta’aruf Qur’ani ke-24 Diikuti 646 Mahasiswa UIN Maliki Malang

Sabtu, 10 Okt 2026
Ratusan Pelajar Jatim Ikuti LKBB Cakra 2 SMKN 2 Malang
Advertorial

Ratusan Pelajar Jatim Ikuti LKBB Cakra 2 SMKN 2 Malang

Sabtu, 10 Okt 2026
Next Post
malang creative center

Isi Gedung Malang Creative Center yang Rampung Pekan Depan

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.