Minggu, Agustus 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Politik

Ahmad Basarah Ajak Mahasiswa Perkuat Iman Politik Bentengi Ideologi Nasional di Era Industri 5.0

Redaksi by Redaksi
Juli 14, 2022 7:29 am
in Politik
ahmad basarah

Ahmad Basarah. Foto: dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Basarah menyebut tiga gelombang perkembangan masyarakat dari agraris, industri, dan informasi selalu menghadirkan peluang, tantangan, bahkan ancaman, terutama di era industri 5.0 yang ditandai dengan kehadiran metaverse.

Karena itu, dosen Pancasila ini mengajak mahasiswa dan civitas akademika lainnya memperkuat ‘iman politik bernegara’ untuk membentengi ideologi Pancasila dari gempuran ideologi transnasional di ruang-ruang digital.

READ ALSO

PKB dan FKPMR Deklarasikan Pesantren Ramah Anak

Tanpa Menunggu Reses, Sri Untari Buka Layanan Aspirasi Digital 24 Jam

“Jika di metaverse pengguna dapat melakukan apa saja dalam bentuk virtual seperti berkumpul atau mengadakan rapat, bekerja, bermain, mengadakan berbagai acara, mengikuti konser, berbelanja online, hingga membeli properti digital bahkan rapat akbar, maka siapa berani menjamin metaverse tidak mereka gunakan sebagai ruang ‘terbuka maya’ untuk menyebarkan ideologi transnasionalisme?” kata Ahmad Basarah, saat menjadi pembicara seminar berjudul ‘’Metaverse: Peluang dan Tantangan Pendidikan Tinggi di Era Industri 5.0’’, di kampus Institute Teknologi Nasional (ITN), Malang, pada Rabu (13/7/22).

ahmad basarah
Ahmad Basarah (tengah). Foto: dok

Ketua Fraksi PDI Perjuangan ini menyebut, era Internet of Thing (IoT) membuat masyarakat bisa melakukan banyak hal dengan teknologi internet. Kehadiran Metaverse disebutnya membuat masyarakat modern dapat berkumpul dan berkomunikasi di dunia virtual tanpa dibatasi ruang dan waktu.

“Banyak peneliti dan ilmuwan mengingatkan tentang munculnya persoalan-persoalan yang jauh lebih besar di dunia digital dengan kehadiran metaverse, termasuk menjadikan metaverse sebagai markas kelompok teroris di masa depan akibat interaksi yang lebih nyata dengan peraturan perundang-undangan yang masih sangat longgar,” kata Ahmad Basarah.

Anggota Komisi X DPR RI yang antara lain membidangi pendidikan itu menjelaskan, jika di era media sosial konvensional seperti Facebook, Twitter, YouTube, Instagram, dan Whatsapp, penyebaran ideologi baru yang bertentangan dengan Pancasila bisa berlangsung masif, bisa dipastikan era metaverse yang memungkinkan terjadinya interaksi fisik secara maya membuat persoalan ideologis menjadi lebih besar lagi.

‘’Dalam konteks inilah saya mengingatkan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai dasar ‘iman politik bernegara’ dalam kehidupan berbangsa. Kalau iman aqidah itu kepada Tuhan masing-masing, tapi urusan bernegara sejak negeri ini merdeka semua sepakat iman politik bernegara kita adalah Pancasila. Karena itu, harus ada kepercayaan dan keyakinan terhadap kebenaran rasionalitas nilai-nilai Pancasila. Setelah percaya dan yakin, dilanjutkan dengan pemahaman, penghayatan Pancasila, kemudian diamalkan,” jelas Ahmad Basarah.

Dosen Universitas Islam Negeri Malang itu mengutip pidato Bung Karno pada hari kemerdekaan RI Tahun 1966 yang mengatakan bahwa membangun suatu negara, membangun ekonomi, membangun teknik, membangun pertahanan adalah langkah pertama yang dilakukan untuk membangun jiwa bangsa.

“Karena itu, kita patut berterima kasih para pendiri bangsa karena tidak saja membuat negara ini merdeka dengan mengusir penjajah tapi juga mewariskan Pancasila ideologi yang menyatukan kita sebagai bangsa. Agar ketahanan nasional kita kokoh dan kuat, maka kita harus memahami dan kembali kepada jati diri ideologi Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara kita,” tandas Ahmad Basarah.

Agar bisa memahaminya, doktor bidang hukum lulusan Universitas Diponegoro Semarang itu menyebut pentingnya belajar sejarah. “Dengan belajar sejarah, kita bisa memahami proses pembentukan, perumusan, dan disepakatinya Pancasila sebagai dasar negar, termasuk memahami falsafah yang terkandung dalam sila-sila Pancasila. Dengan belajar sejarah, kita akan memiliki pedoman bernegara agar tidak tergelincir di masa yang akan datang,” tegas Ketua Dewan Pertimbangan Pusat GMFKPPI itu.(*)

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: Ahmad Basarahkota malangmalang

Related Posts

PKB dan FKPMR Deklarasikan Pesantren Ramah Anak
Politik

PKB dan FKPMR Deklarasikan Pesantren Ramah Anak

Senin, 3 Agu 2026
Tanpa Menunggu Reses, Sri Untari Buka Layanan Aspirasi Digital 24 Jam
Politik

Tanpa Menunggu Reses, Sri Untari Buka Layanan Aspirasi Digital 24 Jam

Minggu, 2 Agu 2026
Panasi Mesin Politik Menuju Pemilu 2029, PPP Bekali Bimtek Khusus Anggota DPRD se-Jatim di Kota Batu
Politik

Panasi Mesin Politik Menuju Pemilu 2029, PPP Bekali Bimtek Khusus Anggota DPRD se-Jatim di Kota Batu

Sabtu, 1 Agu 2026
Di RedTalk PDIP Jatim, Rocky Gerung: Satu-satunya yang Tersedia adalah Marhaenisme
News

Di RedTalk PDIP Jatim, Rocky Gerung: Satu-satunya yang Tersedia adalah Marhaenisme

Sabtu, 25 Jul 2026
HUT Ke-25, Demokrat Kota Malang Gelar Donor Darah hingga Bersih Lingkungan
Politik

HUT Ke-25, Demokrat Kota Malang Gelar Donor Darah hingga Bersih Lingkungan

Sabtu, 25 Jul 2026
PDIP Kota Malang
Politik

PDIP Kota Malang Semarakkan Bulan Bung Karno Lewat Turnamen E-sport dan Domino

Sabtu, 27 Jun 2026
Next Post
kapolres batu

AKBP Oskar Jabat Kapolres Batu Gantikan AKBP Yogi

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 07222026 2
Advtm 07222026 1
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.