Minggu, Juni 21, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Mesin Pengurai Gunungan Sampah di Kota Batu Resmi Beroperasi

Redaksi by Redaksi
Juli 1, 2022 5:39 pm
in Berita
kota batu

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko meninjau operasional mesin pirolisis di TPA Tlekung Kota Batu, pada Jumat (1/7/2022). Mesin ini digadang-gadang dapat mereduksi 30 persen dari volume sampah yang masuk. Foto: Diskominfo Kota Batu

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Untuk mengurai sampah yang menumpuk di TPA Tlekung, Pemkot Batu kini menghadirkan mesin pirolisis. Uji coba mesin yang digadang-gadang dapat melebur sampah hingga 160 ton per hari itu, resmi dilakukan pada Jumat (1/7/2022).

Uji coba operasional pertama mesin itu mendapat tinjauan langsung Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko. Setelah melihat uji coba, Dewanti yakin permasalahan sampah di Kota Batu selama ini bisa teratasi.

READ ALSO

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

”Saya ingin mesin pengolah sampah ini nanti bisa dioperasikan hingga malam hari. Dengan begitu, seluruh sampah bisa kita selesaikan. Kalau sampai malam harikan artinya sampah yang dilebur bisa sampai dua kali lipat,” ujarnya.

kota batu
Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko meninjau operasional mesin pirolisis di TPA Tlekung Kota Batu, pada Jumat (1/7/2022). Mesin ini digadang-gadang dapat mereduksi 30 persen dari volume sampah yang masuk. Foto: Diskominfo Kota Batu

Setiap harinya, volume sampah yang masuk ke TPA Tlekung Kota Batu berada dikisaran 120 hingga 160 ton. Jika terus begitu, maka sampah di sana lama-lama akan menggunung dan menimbulkan masalah jangka panjang.

Secara rasional, gunungan sampah yang ada harus ditekan, setidaknya hingga 26 persen. Melalui kerja sama dengan PT Arta Asia Putra, saat ini sudah ada dua mesin pirolisis yang diserahkan. Sementara yang sudah beroperasi mesin dengan kapasitas kecil.

”Untuk mesin dengan kapasitas 200 ton per hari masih dipersiapkan untuk ke depannya. Uji coba akan terus dilakukan untuk mengatasi masalah sampah Kota Batu,” terang Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu, Aries Setiawan.

Aries menjelaskan bahwa mesin pirolisis mampu mengurangi sampah hingga 50 ton hingga 80 ton per hari. Dengan arahan beroperasi hingga di malam hari, artinya jumlah sampah yang diurai bisa sampai dua kali lipat.

”Diharapkan tahun ini permasalah sampah Kota Batu bisa diselesaikan,” harap Aries.

Selain itu, penanganan sampah ini juga diimbangi dengan pemilahan, pencacahan, dan pemrosesan. Setidaknya, pihaknya berupaya menerapkan konsep Zero Waste.

Ariew menambahkan bahwa nantinya TPA Tlekung akan meluncurkan wisata edukasi di pertengahan Oktober 2022. Nantinya, dengan datang ke TPA Tlekung, pengunjung akan diberikan pengetahuan tentang pengolahan sampah berkonsep Zero Waste. Mulai dari Eco Enzyme, Solar Cell, Maggot, hingga mesin pyrolisis dan proses pengolahan sampah akan disajikan.

R&D PT Arta Asia Putra, Sani Sinarsanakisid menjelaskan bahwa dengan menggunakan mesin pirolisis dapat mengurangi sampah dengan emisi minimal, tergantung jenis sampah yang masuk.

Mesin pirolisis, kata dia, bisa mencapai temperatur 800 celsius. Dengan suhu setinggi itu, sampah B3 atau sampah medis bisa diolah dan dihancurkan dengan aman. Abu hasil bakaran bisa dipergunakan sebagai batu bata atau produk lainnya.

”Sementara itu, hasil sampah non-organik lainnya seperti plastik akan diolah kembali dengan cara bekerjasama dengan industri pengolahan sampah agar menjadi produk siap pakai,” paparnya.

Pihaknya yakin operasional mesin itu bisa mengurangi beban sampah di TPA Tlekung hingga 50 persen. Belum lagi jika dielaborasikan dengan metode budidaya larva lalat untuk mengurai sampah organik.

Perhitungannya, setiap larva akan bisa mengurangi 5-10 persen sampah. Sementara dengan sistem pilah dan cacah pilah, bisa mengurangi 5-10 persen sampah. ”Ditambah mesin pirolisis bisa mencapai 30 persen,” terang Sani.

Selain itu, tambah Sani, pihaknya menyiapkan satu mesin pirolisis yang masih dimodifikasi agar bisa meningkatkan kapasitas pengolahan hingga 150 ton.

 

Reporter: Ulul Azmy

Editor: Lizya Kristanti

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: batukota batumesin pengurai sampah

Related Posts

Jembatan Bunul, Salah Satu Jalan Alternatif di Kota Malang Khusus Pejalan Kaki dan Kendaraan Roda Dua (Foto: Google Maps)
Berita

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Selasa, 2 Jun 2026
Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Yai Mim membeberkan rencana pindah rumah (M Sholeh)
Berita

Usai Jalani Pemeriksaan Polisi, Yai Mim Ungkap Rencana Pindah Rumah

Selasa, 7 Okt 2025
Kursi kursi yang dipersiapkan untuk audiens acara dakwah Dr Zakir Naik di Starion Gajayana, Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Berita

Panitia Siapkan 10 Ribu Kursi untuk Acara Dakwah Dr Zakir Naik di Stadion Gajayana Malang

Kamis, 10 Jul 2025
Next Post
arema

Daftar Gelar Juara Arema dari Masa ke Masa, Sejak 1987 hingga Sekarang

BERITA POPULER

  • Ilustrasi Efek Cathedral (Foto: Pinterest)

    Kafe dengan Cathedral Effect di Kota Malang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.