Minggu, Agustus 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

Dispangtan Kota Malang Temukan 3 Sapi Bergejala PMK, 1 Mati

Redaksi by Redaksi
Mei 12, 2022 7:08 pm
in Tugu Sehat
Dispangtan Kota Malang

Peternak sapi di Kota Malang memandikan sapi-sapinya di kandang. Foto: M Sholeh

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Tiga ekor sapi di Kota Malang ditemukan bergejala wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Bahkan, satu ekor sapi di antaranya telah dinyatakan mati dengan gejala PMK.

“Jadi setelah diambil sampelnya, ada satu ekor sapi yang mati dan gejalanya sama seperti PMK. Kemudian ada dua ekor sapi yang suspek menyerupai gejala PMK,” kata Kabid Peternakan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang, Anton Pramujiono, pada Kamis (12/5/2022).

READ ALSO

Ahli Gizi Ungkap Manfaat Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat

Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas

Kini, sampel sapi itu telah dikirim ke Surabaya untuk memastikan sapi tersebut positif PMK atau tidak.

Disebutkan, tiga sapi tersebut berada di RPH yang dikelola oleh Perumda Tunas Kota Malang.

“Untuk hasilnya kami akan menunggu selama dua tiga hari apakah positif atau tidak. Itu yang di RPH. Sedangkan untuk peternak-peternak kita yang di luar itu tidak atau belum ada yang bergejala, semoga tidak ada gejala,” harapnya.

Kata dia, pihaknya juga telah melakukan pemantauan di peternak sapi di wilayah Kecamatan Blimbing, Lowokwaru, Sukun, dan Kedungkandang. Namun, pihaknya tak menemukan satupun sapi yang bergejala wabah PMK.

“Kalau yang mati itu kami juga masih suspek. Semuanya masih suspek. Kami belum tahu apakah positif atau tidaknya masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan dari lab,” imbuhnya.

Menurutnya, sapi yang mati tersebut telah ditangani sesuai SOP yakni langsung dibakar dan dikubur. Pihaknya juga akan melakukan sosialisasi kepada jagal-jagal di Kota Malang agar tak mendatangkan sapi dari luar daerah yang terjangkit wabah PMK.

“Kemudian kami menyarankan kepada RPH karena di sana sudah ada dua dokter hewan sendiri untuk menindaklanjuti kasus itu. Jadi harus diperketat untuk sapi-sapi yang masuk. Lalu dilakukan disinfektan kepada orang-orang yang keluar masuk RPH maupun kendaraan yang disinyalir untuk memutus rantainya,” paparnya.

Pihaknya juga akan terus melakukan pengawasan di RPH dan jagal-jagal sapi di Kota Malang agar terhindar dari wabah PMK dan lebih terjamin dan aman dikonsumsi.

“Jadi PMK ini tidak bersifat zoonosis, tidak menular dari manusia ke hewan atau hewan ke manusia. Tetapi hewannya itu, terutama yang terkena mulai dari sapi, kambing, babi itu yang perlu diperhatikan,” jelasnya.

“Yang penting saat masak daging itu sampai mendidih itu minimal perlu ada perlakuan khusus. Mesti sampai mendidih selama 20 hingga 30 menit,” tandasnya.

Reporter: M Sholeh

Editor: Lizya Kristanti

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: Dispangtan Kota MalangHeadlinekota malangmalang

Related Posts

Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat Jadi Kunci Hidup Sehat
Advertorial

Ahli Gizi Ungkap Manfaat Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat

Jumat, 14 Agu 2026
Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas
Tugu Sehat

Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas

Jumat, 14 Agu 2026
7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C
Tugu Sehat

7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C

Senin, 10 Agu 2026
Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi
Tugu Sehat

Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi

Rabu, 5 Agu 2026
Teh Hijau Banyak Dipilih, Ini Kandungan dan Manfaatnya bagi Kesehatan
Tugu Sehat

Teh Hijau Banyak Dipilih, Ini Kandungan dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Jumat, 31 Jul 2026
Duduk Terlalu Lama Bisa Berdampak Buruk, Ini Cara Sederhana Menguranginya
Tugu Sehat

Duduk Terlalu Lama Bisa Berdampak Buruk, Ini Cara Sederhana Menguranginya

Senin, 20 Jul 2026
Next Post
pmk

PMK Tidak Menular ke Manusia

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 07222026 2
Advtm 07222026 1
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.