Tugumalang.id – Tim Penelitian Universitas Negeri Malang (UM) melaksanakan pelatihan sosial-emosional berbasis kesadaran gender untuk membekali mahasiswa UM kepekaan akan kesadaran gender, serta mengembangkan relasi yang inklusif di lingkungan kampus UM.
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kontribusi UM dalam mendukung terwujudnya UM GESID Friendly Campus (Gender Equality, Social Inclusion, and Disability Inclusion), yaitu lingkungan kampus yang mendorong kesetaraan gender, inklusi sosial, dan inklusi penyandang disabilitas.
Pelatihan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya membangun lingkungan perguruan tinggi yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga memperhatikan kualitas interaksi sosial.
Baca Juga: Universitas Negeri Malang Dampingi Warga Benjor Olah Pisang Rojomolo Jadi Tepung
Kemudian, penghargaan terhadap keberagaman, serta kemampuan mahasiswa dalam menjalin hubungan yang sehat dan saling menghormati.

Melalui pelatihan ini, mahasiswa diajak untuk memahami bagaimana kesadaran gender berkaitan dengan cara berpikir, bersikap, berkomunikasi, dan berinteraksi dengan orang lain.
Mahasiswa juga didorong untuk mengenali stereotipe gender, memahami pentingnya kesetaraan dalam relasi sosial, serta mengembangkan sikap terbuka terhadap perbedaan latar belakang dan pengalaman individu.
Pembelajaran sosial dan emosional menjadi pendekatan penting dalam kegiatan ini. Kompetensi seperti kesadaran diri, pengelolaan emosi, kesadaran sosial, keterampilan membangun relasi, dan pengambilan keputusan yang bertanggung jawab diharapkan dapat membantu mahasiswa mengembangkan sikap inklusif dalam kehidupan akademik maupun sosial.
Melalui proses pelatihan, mahasiswa diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai kesadaran gender, tetapi juga mampu merefleksikan sikap dan perilakunya dalam kehidupan sehari-hari.
Kemampuan memahami perspektif orang lain, menghargai perbedaan, mengelola respons emosional, serta berkomunikasi secara empatik merupakan bagian penting dalam membangun interaksi yang aman, setara, dan saling menghargai.

Tim Penelitian Universitas Negeri Malang yang diketuai oleh Dr. Nugraheni Warih Utami, M.Pd (Dosen FIP), dan beranggotakan Dr. Kumoro Asto Lenggono, S.Kep., M.Kep(Dosen FIK), Yuventia Prisca Diyanti T.K. , S.Sos., M.Fil (Dosen FIS), dan Riskiyana Prihatiningsih, S.Pd., M.Pd (Dosen FIP), Widya Multisari, S.Pd., M.Pd (Dosen FIP), Awalya Siska Pratiwi, S.Pd., M.Pd (Dosen FIP) mengadakan kegiatan “Pelatihan Sosial-Emosional Berbasis Kesetaraan Gender untuk penguatan sikap inklusif mahasiswa”.
Baca Juga: Universitas Negeri Malang Luncurkan Logo Dies Natalis ke-72
Kegiata ini berupaya mewujudkan semangat GESID Friendly Campus yang menempatkan keberagaman sebagai bagian penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan tinggi yang inklusif.
Penguatan kompetensi sosial dan emosional berbasis kesadaran gender diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menumbuhkan mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki empati, tanggung jawab sosial, dan komitmen terhadap terciptanya kehidupan kampus yang inklusif.
Pelatihan ini menjadi salah satu langkah untuk mendorong mahasiswa berperan aktif dalam membangun lingkungan kampus yang menghargai keberagaman, menjunjung kesetaraan, dan memberikan ruang partisipasi bagi seluruh sivitas akademika.
Kegiatan dilaksanakan tanggal Sabtu,10 Oktober 2026 di Gedung Perpustakaan Universitas Negeri Malang. Kegiatan diikuti oleh 40 mahasiswa perwakilan dari Fakultas Ilmu Pendidikan, Fakultas Sastra, Fakultas Matematika dan IPA, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Teknik, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Sosial, Fakultas Psikologi, Fakultas Kedokteran, Fakultas Vokasi dan Sekolah Pascasarjana.
Kegiatan pelatihan dilaksanakan dengan mempelajari materi secara daring melalui Website GESID dan kegiatan tatap muka yang dikemas semi outbound dengan variasi kegiatan yang menarik dan menyenangkan.
Kegiatan dimulai pk.08.00 dibuka dengan sambutan oleh Ketua Departemen Bimbingan dan Konseling Dr. Diniy Hidayatur Rahman, M.Pd yang semakin menguatkan pelatihan sosial emosional untuk meningkatkan kesadaran gender dan inklusif di Universitas Negeri Malang.
Kegiatan dilanjutkan dengan penguatan materi yang telah dipelajari oleh peserta melalui Website GESID oleh Rizkiyana Prihatiningsih, M.Pd dan Dr. Nugraheni Warih Utami, M.Pd, Peserta diberi pengalaman berkelompok untuk saling mengenal, menimba ilmu dan pengalaman melalui pos-pos yang dikemas dengan berbagai kegiatan yang menarik dan menyenangkan.
Setiap Pos dipimpin oleh 2 mahasiswa S2 BK antara lain Salsa, Akbar, Khowatim, Halim, Easter, As’ad, Raodatul dan Nunung
Pada Pos 1 peserta mengulas kembali mengenai kesadaran gender, empati dan pengelolaan emosi dengan menyelesaikan kasus bersama kelompok.
Pos 2 peserta belajar manajemen diri dan pengambilan keputusan yang bertanggungjawab dengan memainkan “batu-kerikil-pasir” kehidupan dengan menggunakan bola-bola foam dan plastik.
Pos 3 peserta diberikan pengalaman kesadaran sosial melalui kasus yang terjadi di sekitar.
Pos 4 berada di halaman (outdoor) membahas hubungan yang inklusif melalui game “bisik berantai”. Pada setiap pos peserta mengalami pengalaman bersama dengan kelompok dan teman yang baru dikenal untuk menyelesaikan tantangan yang harus diselesaikan dalam sesi kelompok.
Peserta yang telah mengikuti kegiatan pelatihan ini menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan yang interaktif dan menarik dengan studi kasus dan game menjadikan materi mudah dipahami dan peserta dapat mengalami pengalaman langsung dan memperoleh wawasan dengan aplikasi langsung bersama teman-teman dalam kelompok.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: Tim Penelitian Departemen Bimbingan dan Konseling UM
Editor: Herlianto. A






































