Tugumalang.id – Urusan evaluasi dan pencocokan data tata ruang wilayah kembali melibatkan kepakaran dari kampus. Kali ini, dosen Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang), Ir. Gatot Subroto, ST., M.Ars., dipercaya turun tangan sebagai tenaga pakar dalam forum Rekonsiliasi Penilaian Perwujudan Rencana Zonasi Kawasan Antarwilayah (RZ KAW) Teluk Bone dan RTRW Provinsi Sulawesi Selatan.
Agenda penting yang dihelat oleh Direktorat Pengendalian Pemanfaatan Ruang Laut, Ditjen Penataan Ruang Laut, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI ini berlangsung selama tiga hari Senin-Rabu (12-14/10/2026) di Hotel Novotel Makassar Grand Shayla, Makassar.
Baca Juga: Perkuat Ketahanan Bencana di Nagekeo dan Kawasan Perbatasan di TTU, ITN Malang Dipercaya Kementerian ATR/BPN Susun RDTR di NTT
Menariknya, dalam penugasan ini Gatsu sapaan Gatot Subroto turut didampingi oleh Ir. Kevie Desderius, S.PWK., M.MB., yang merupakan alumnus PWK ITN Malang sebagai Asisten Tenaga Ahli.

Pertemuan ini menjadi ajang bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dari Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara, balai pengelolaan ruang laut, hingga kalangan akademisi.
Mereka bersama-sama memeriksa data, melakukan verifikasi lapangan, hingga mengisi matriks penilaian demi melihat sejauh mana program-program tata ruang benar-benar terwujud di lapangan.
“Forum seperti ini penting untuk menyelaraskan data dari berbagai kementerian, lembaga, hingga pemerintah daerah agar penilaian perwujudan tata ruang laut dan wilayah bisa benar-benar objektif dan berbasis data akurat,” ujar Gatsu saat dihubungi lewat sambungan WhatsApp beberapa waktu lalu.
Padatnya Agenda Validasi Data di Makassar
Selama kegiatan berlangsung, rangkaian acara diisi dengan berbagai agenda teknis. Mulai dari pemaparan data dari kementerian, verifikasi silang, hingga pengisian matriks penilaian perwujudan indikasi program utama.
Baca Juga: ITN Malang Perluas Pemberdayaan Masyarakat Lewat Inovasi Teknologi
Puncaknya, pada hari terakhir seluruh peserta merumuskan draft hasil penilaian akhir yang nantinya menjadi acuan evaluasi lanjutan.
Kehadiran tenaga ahli dari ITN Malang ini mendapat apresiasi tersendiri karena mampu memberikan kacamata keilmuan yang objektif dari sisi perencanaan wilayah.
Sinergi lintas sektor antara kementerian, daerah, dan perguruan tinggi diharapkan mampu memperkuat pengelolaan ruang laut dan darat secara berkelanjutan.
Keterlibatan aktif para dosen dan alumni ITN Malang di kementerian ini sekaligus mempertegas peran nyata kampus berdampak. Lewat kepakaran yang dimiliki, ITN Malang terus konsisten hadir memberikan sumbangsih pemikiran terbaik untuk pembangunan dan penataan wilayah di Indonesia.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: Rilis ITN Malang
Editor: Herlianto. A






































