Malang, Tugumalang.id – Puluhan pelajar SMA/SMK se-Jawa Timur beradu kemampuan dalam babak final ITN Malang English Festival 2026 di Kampus 1 Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang), Sabtu (10/10/2026). Ajang ini menghadirkan tiga cabang lomba dengan tema inovasi hijau melalui bahasa Inggris.
Festival bertema From Words to Action: Empowering Green Innovation Through English tersebut diinisiasi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Laboratorium Bahasa ITN Malang bersama Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) EPIC English Club.
Tiga cabang lomba yang dipertandingkan meliputi Poster-Based Green Innovation Pitch, Storytelling, dan News Anchor. Kompetisi ini menghadirkan sejumlah kejutan, mulai dari siswa anggota ekstrakurikuler Paskibra hingga pelajar dari kawasan pelosok Malang Selatan yang berhasil membawa pulang gelar juara.
Anak Paskibra BSS Juara Presentasi Inovasi Hijau
SMA Brawijaya Smart School (BSS) Kota Malang tampil dominan dengan memboyong lima piala dari enam tim yang dikirimkan. Salah satu peraih prestasi adalah Vicdan Hamizan Ganendra, siswa kelas XI yang meraih Juara 1 Poster-Based Green Innovation Pitch.
Vicdan bukan anggota klub bahasa Inggris, melainkan ekstrakurikuler Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra). Sebelum mengikuti kompetisi, ia sempat meragukan kemampuannya karena belum pernah meraih posisi teratas dalam kompetisi sebelumnya. Namun, dorongan gurunya membuat Vicdan kembali berlatih dan mencoba.
“Gak ekspektasi dan benar-benar terkejut banget, kayak ‘Kok aku ada progres?’ Dulu pas SD-SMP hanya peringkat 10 atau 5 besar, habis itu tidak lagi ikut karena mikir mungkin bukan bakatku. Tapi ada guru yang mendorong agar aku mencoba lagi. Akhirnya aku asah lagi. Pas tampil, ya sebisa saya aja,” tutur Vicdan.
Dalam kompetisi tersebut, Vicdan mengangkat gagasan pengelolaan sampah (waste management) di lingkungan sekolah. Ia membuat sendiri desain posternya tanpa menggunakan templat instan.
“Di sekolahku fasilitasnya sudah ada, tapi kesadaran temanku masih kurang. Makanya aku putar otak gimana bikin poster yang bisa mendorong kesadaran remaja. Aku bikin sendiri tanpa templat, sekitar 4 hari karena sempat kurang PD dan diubah-ubah terus. Mungkin juri ngeliat ‘Oh ini bikin sendiri, bukan templat,’ makanya nilainya beda,” tambahnya diselingi tawa.
Baca juga: Seminar Green Tech ITN Malang Diserbu 230 Peserta
Prestasi SMA BSS bertambah lewat Mikai Rafael Firdaus yang meraih Juara 1 Storytelling. Siswa yang berlatar belakang ekstrakurikuler teater itu baru pertama kali mengikuti lomba mendongeng dalam bahasa Inggris. Ia membawakan cerita bertema keanekaragaman hayati (biodiversity).
“Ini first time ikut storytelling. Rasanya takut banget, apalagi pas masuk ruangan lihat juri kayak seram gitu. Tapi pas lihat kontestan lain juga deg-degan, kita malah jadi nyambung dan santai,” ungkap Mikai.
Cerita yang dibawakannya mengisahkan seekor ulat yang bercita-cita menjadi kupu-kupu. Namun, habitatnya telanjur rusak akibat penggusuran manusia. Ulat itu akhirnya hanya bisa menyatu dengan abu pembakaran dan tanah bekas kerukan.
Pendamping tim SMA BSS, Miss Atik, mengatakan anak didiknya tetap bersemangat mengikuti kompetisi meski memiliki jadwal kegiatan yang padat.
“Anak-anak ini kemarin baru saja pulang sore dari kegiatan luar sekolah di Pujon. Begitu sampai sekolah, mereka langsung lanjut latihan sampai petang. Semangatnya luar biasa sekali,” ujar Miss Atik.
Pelajar Ampelgading Bersaing di Tingkat Jawa Timur
Prestasi juga diraih kontingen SMKN 1 Ampelgading. Sekolah yang berada di kawasan pelosok Malang Selatan tersebut mengirimkan tiga peserta yang berhasil membawa pulang gelar juara.
Salah satunya Alivia Rafasta Kurmania, siswi kelas X yang meraih Juara 2 News Anchor. Ia mengaku tidak menyangka bisa meraih posisi tersebut setelah menjalani latihan.
“Senang dan bangga banget sama hasil kerja keras dan latihan. Awalnya nggak nyangka sama sekali, saya kira hanya dapat juara tiga atau malah nggak juara. Tapi ternyata surprisingly bisa dapat juara dua,” ungkap Alivia.
Baca juga: Content Creator ITN Malang Juara 2 Lomba Reels Lingkungan
Guru pembimbing SMKN 1 Ampelgading, Amalia, mengapresiasi semangat dan keberanian anak didiknya mengikuti kompetisi tingkat regional tersebut.
“Ini luar biasa sekali, salut sama semangatnya Gen Z untuk ikut kompetisi di ITN Malang. Meskipun dari sekolah yang lumayan di perbatasan Malang-Lumajang, mereka siap dan tidak minder. Insyaallah tahun depan kalau ada event seperti ini lagi di ITN Malang, kami siap kirim peserta lebih banyak lagi,” tutur Amalia.
Daftar Pemenang ITN Malang English Festival 2026
Berikut daftar pemenang ITN Malang English Festival 2026 dari tiga cabang lomba:
Poster-Based Green Innovation Pitch
- Juara 1: Vicdan Hamizan Ganendra
- Juara 2: Shadrina Aqeela
- Juara 3: Sazkiya Nurmala
Storytelling
- Juara 1: Mikai Rafael Firdaus
- Juara 2: Arco Wildhanu Omary
- Juara 3: Erdian Marga
News Anchor
- Juara 1: Azizah Valssiante
- Juara 2: Alivia Rafasta Kurmania
- Juara 3: Khanza Ghaniyya
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: Rilis ITN Malang
editor: jatmiko


















