Malang, Tugumalang.id – Rencana Pemerintah Kota Malang menggelar retreat kepala sekolah dengan kebutuhan anggaran yang disebut mencapai Rp300 juta perlu dikaji secara matang. Di tengah tuntutan efisiensi anggaran daerah, program tersebut harus memiliki urgensi yang jelas dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan.
Anggota DPRD Kota Malang, Rendra Masdrajad Safaat, menilai penggunaan anggaran untuk kegiatan tersebut perlu dicermati. Terutama terkait urgensi pelaksanaan, dasar penganggaran, dan dampaknya terhadap dunia pendidikan.
Menurut Rendra, pemerintah daerah harus memastikan setiap rupiah dari APBD digunakan secara tepat sasaran. Program peningkatan kapasitas kepala sekolah memang penting, tetapi pelaksanaannya harus disesuaikan dengan kebutuhan prioritas dan kemampuan keuangan daerah.

“Yang perlu kita lihat bukan sekadar kegiatannya, tetapi seberapa mendesak kebutuhan itu dan apa manfaat konkretnya bagi pendidikan di Kota Malang. Jangan sampai anggaran terserap untuk kegiatan yang belum menjadi prioritas, sementara kebutuhan mendasar sekolah masih harus diperhatikan,” tegas Rendra.
Baca juga: 81 Tahun Kemerdekaan, Rendra Masdrajad Safaat Soroti Pendidikan dan Kesehatan
Rendra juga mendorong agar kejelasan sumber anggaran dan mekanisme penganggaran kegiatan tersebut diperiksa terlebih dahulu. Jika benar membutuhkan dana hingga Rp300 juta, Pemkot Malang perlu menjelaskan dasar perencanaan, tujuan, serta indikator keberhasilan kegiatan secara terbuka.
Rendra Pertanyakan Urgensi dan Dasar Anggaran
Ia menegaskan, peningkatan kualitas kepala sekolah tidak harus selalu dilakukan melalui kegiatan berbiaya besar. Pemerintah dapat mempertimbangkan alternatif pembinaan dan pengembangan kompetensi yang lebih efisien, terukur, serta berkelanjutan.
“Prinsipnya, kita mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Tetapi anggaran harus dikelola dengan bijak, transparan, dan berpihak pada kebutuhan yang paling mendesak. Kalau ada cara yang lebih efektif dengan biaya lebih efisien, itu juga harus dipertimbangkan,” ujarnya.

Baca juga: 8 Halte di Kota Malang Mulai Dibersihkan, Rendra Masdrajad Safaat Dorong Perawatan Rutin
Rendra berharap Pemkot Malang memastikan seluruh program pendidikan disusun berdasarkan perencanaan yang matang dan memiliki dasar penganggaran yang jelas. Manfaatnya bagi sekolah, guru, dan peserta didik juga harus menjadi pertimbangan utama.
Menurutnya, pengawasan terhadap penggunaan APBD perlu terus dilakukan agar kebijakan yang diambil benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, prinsip efisiensi anggaran tetap terjaga tanpa mengabaikan kebutuhan mendasar di sektor pendidikan.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: Rilis Rendra Masdrajad Safaat
reditor: jatmiko


















