Minggu, Oktober 11, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Advertorial

ITN Malang Siapkan Kawasan Industri Baru di Pasuruan

Redaksi by Redaksi
Oktober 11, 2026 6:00 pm
in Advertorial, Pendidikan
ITN Malang Siapkan Kawasan Industri Baru di Pasuruan
Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Wajah tata ruang Kota Pasuruan akan diarahkan pada pengembangan industri, perdagangan, jasa, dan wisata heritage. Tim ahli Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang) menyiapkan konsep kawasan industri baru di Kepel-Blandongan hingga koridor wisata sejarah kota lama.

ITN Malang dipercaya Pemerintah Kota Pasuruan menyusun dokumen Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), serta Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS).ITN Malang Siapkan Kawasan Industri Baru di Pasuruan

READ ALSO

Mensos Gus Ipul Ajak RT/RW Semarang Jadi Agen Perlinsos, 8.675 Keluarga Terdaftar

Wamensos Minta Operator Sekolah Rakyat Kelola Dapodik dengan Akurat

Rencana tersebut dibahas dalam Konsultasi Publik 2 (KP 2) Penyusunan Materi Teknis RTRW dan KLHS Kota Pasuruan di Gedung Gradika Kota Pasuruan, Rabu (7/10/2026).

Forum untuk menjaring aspirasi masyarakat itu dihadiri Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo, Wakil Wali Kota Pasuruan, pimpinan dan anggota DPRD Kota Pasuruan, unsur TNI/Polri, tokoh masyarakat, serta pakar tata ruang ITN Malang.

baca juga: ITN Malang Kawal Dokumen Perencanaan Pengadaan Tanah Wisata dan Akses Perkantoran di Mahakam Ulu

Kepala Lembaga Pengembangan Kerja Sama dan Usaha (LPKU) ITN Malang Dr. Ir. Ardiyanto Maksimilianus Gai, ST., M.Si., MM., menyatakan, ITN Malang menerjunkan tim ahli untuk memastikan dokumen perencanaan sesuai dengan perkembangan kota dan kebutuhan masyarakat.ITN Malang Siapkan Kawasan Industri Baru di Pasuruan

“Tahun ini ITN Malang mendapat kepercayaan penuh untuk menyusun RDTR Kota Pasuruan sekaligus Revisi RTRW Kota Pasuruan. Kami menerjunkan tim ahli terbaik agar dokumen perencanaan ini benar-benar responsif terhadap perkembangan kota dan kebutuhan warga,” ujar Ardiyanto saat dihubungi melalui sambungan WhatsApp, Jumat (9/10/2026).

Kawasan Industri Kepel-Blandongan dan Jalan Lingkar Utara

Tim ahli ITN Malang Dr. Ir. Ibnu Sasongko, MT., memaparkan konsep pengembangan ruang Kota Pasuruan dengan bertumpu pada perdagangan, jasa, dan industri. Salah satu rencana utamanya adalah menempatkan kawasan Kepel-Blandongan di wilayah timur sebagai pusat pertumbuhan industri baru.

Menurut Ibnu, Kota Pasuruan memiliki posisi strategis sebagai kota transit. Selain industri makanan yang pernah dikenal melalui Bipang Jangkar, kota tersebut masih memiliki industri mebel di Bukir dan industri logam di wilayah utara.ITN Malang Siapkan Kawasan Industri Baru di Pasuruan

“Materi pengembangan kota kita basisnya adalah perdagangan, jasa, dan industri. Kalau dulu industri makanan yang terkenal Bipang Jangkar, nah yang sekarang masih bertahan ada mebel di Bukir dan industri logam di bagian utara. Yang paling gres, kita posisikan kawasan industri baru di daerah sekitar Kepel-Blandongan,” jelas Ibnu.

Pengembangan kawasan tersebut membutuhkan dukungan infrastruktur, terutama akses untuk distribusi barang. Karena itu, tim ahli merekomendasikan percepatan pembangunan Jalan Lingkar Utara (JLU) Pasuruan.

“Karena aksesnya saat ini masih terbatas, harus didukung dengan pembangunan Jalan Lingkar Utara (JLU) Pasuruan. Ini akan menjadi pendorong utama arus logistik industri sekaligus penggerak ekonomi kota,” tambahnya.

Baca juga: Dorong Kualitas Kampus, Stikosa AWS Lakukan Benchmarking Penjaminan Mutu ke ITN Malang

Selain pengembangan industri, konsep tata ruang juga mengakomodasi penataan ruang terbuka hijau (RTH) dan ruang aktivitas sosial masyarakat. Berbagai masukan dalam konsultasi publik akan dimasukkan ke dalam draf Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) RTRW beserta peta teknisnya.

Dokumen tersebut selanjutnya diajukan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dibahas bersama DPRD Kota Pasuruan, dan dimintakan persetujuan substansi dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) sebelum ditetapkan menjadi peraturan daerah.

Wisata Religi dan Kawasan Heritage Kota Lama

Penataan ruang Kota Pasuruan juga diarahkan untuk memperkuat potensi wisata religi dan sejarah. Tim ahli ITN Malang menyoroti kawasan makam Kiai Hamid atau Mbah Hamid yang setiap hari dikunjungi ribuan peziarah dari berbagai daerah.

Kawasan perkotaan lama di sepanjang Jalan Raya Pahlawan hingga area pelabuhan juga diproyeksikan menjadi koridor wisata heritage dengan mengandalkan bangunan bersejarah.

“Pasuruan ini kota lama. Ada potensi wisata religi Mbah Hamid yang menyedot ribuan peziarah tiap hari. Lalu ada kawasan heritage dari Jalan Pahlawan sampai pelabuhan yang kita kemas jadi area wisata budaya berbasis bangunan kuno, mirip seperti koridor Jalan Ijen atau Kayutangan Heritage di Malang,” kata Ibnu.

Sementara itu, Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo menegaskan, revisi RTRW merupakan amanat Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja yang mewajibkan pelibatan aktif masyarakat dalam proses penyusunan tata ruang.

“Proses penyusunan RTRW harus mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat sekaligus menyelaraskan kebijakan pemerintah pusat dan daerah. Dokumen ini sangat strategis karena menjadi pedoman penyusunan RPJPD, RPJMD, penataan pertanahan, hingga penetapan lokasi investasi di Kota Pasuruan,” ungkap Mas Adi.ITN Malang Siapkan Kawasan Industri Baru di Pasuruan

Dia juga mengapresiasi keterlibatan akademisi ITN Malang dalam mengkaji keseimbangan struktur ruang, pengendalian alih fungsi lahan, dan perlindungan lingkungan hidup.

“Perlindungan LP2B dan penataan ruang ini harus kita kawal bersama. Ini bukan sekadar dokumen teknis, tetapi tentang bagaimana kita menjaga keberlanjutan pembangunan dan masa depan warga Kota Pasuruan,” pungkasnya.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Sumber: Rilis ITN Malang
editor: jatmiko

Tags: Adi WibowoITN MalangJalan Lingkar Utara Pasuruankawasan industri Kepel-BlandonganKota PasuruanMbah HamidRDTR Kota PasuruanRTRW Kota Pasuruantata ruang kotawisata heritage Pasuruan

Related Posts

Mensos Gus Ipul Ajak RT/RW Semarang Jadi Agen Perlinsos, 8.675 Keluarga Terdaftar
Advertorial

Mensos Gus Ipul Ajak RT/RW Semarang Jadi Agen Perlinsos, 8.675 Keluarga Terdaftar

Minggu, 11 Okt 2026
Wamensos Minta Operator Sekolah Rakyat Kelola Dapodik dengan Akurat
Advertorial

Wamensos Minta Operator Sekolah Rakyat Kelola Dapodik dengan Akurat

Minggu, 11 Okt 2026
UIN Maliki Malang Buka Dua Prodi Baru, Ekonomi Syariah dan Manajemen Haji
Advertorial

UIN Maliki Malang Buka Dua Prodi Baru, Ekonomi Syariah dan Manajemen Haji

Sabtu, 10 Okt 2026
Ta’aruf Qur’ani ke-24 Diikuti 646 Mahasiswa UIN Maliki Malang
Advertorial

Ta’aruf Qur’ani ke-24 Diikuti 646 Mahasiswa UIN Maliki Malang

Sabtu, 10 Okt 2026
Rendra Masdrajad Safaat Soroti Anggaran Retreat Kepala Sekolah Kota Malang Rp300 Juta
Advertorial

Rendra Masdrajad Safaat Soroti Anggaran Retreat Kepala Sekolah Kota Malang Rp300 Juta

Sabtu, 10 Okt 2026
Grand Mercure Malang Mirama Rayakan Lima Tahun Perjalanan
Advertorial

Grand Mercure Malang Mirama Rayakan Lima Tahun Perjalanan

Sabtu, 10 Okt 2026

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.