Malang, Tugumalang.id – Rencana Pemerintah Kota Malang menggelar retreat kepala sekolah dengan kebutuhan anggaran yang disebut mencapai Rp300 juta perlu dikaji secara matang. Di tengah tuntutan efisiensi anggaran daerah, program tersebut harus memiliki urgensi yang jelas dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan.
Anggota DPRD Kota Malang, Rendra Masdrajad Safaat, menilai penggunaan anggaran untuk kegiatan tersebut perlu dicermati, terutama dari sisi urgensi pelaksanaan, dasar penganggaran, dan dampak langsungnya terhadap dunia pendidikan.
Menurut Rendra, pemerintah daerah harus memastikan setiap rupiah dari APBD digunakan secara tepat sasaran. Peningkatan kapasitas kepala sekolah memang penting, tetapi pelaksanaannya harus disesuaikan dengan kebutuhan prioritas dan kemampuan keuangan daerah.
“Yang perlu kita lihat bukan sekadar kegiatannya, tetapi seberapa mendesak kebutuhan itu dan apa manfaat konkretnya bagi pendidikan di Kota Malang. Jangan sampai anggaran terserap untuk kegiatan yang belum menjadi prioritas, sementara kebutuhan mendasar sekolah masih harus diperhatikan,” tegas Rendra.
Baca juga: 8 Halte di Kota Malang Mulai Dibersihkan, Rendra Masdrajad Safaat Dorong Perawatan Rutin
Ia juga mendorong agar sumber anggaran dan mekanisme penganggaran kegiatan tersebut diperiksa terlebih dahulu. Jika benar membutuhkan dana hingga Rp300 juta, Pemkot Malang perlu menjelaskan dasar perencanaan, tujuan, serta indikator keberhasilan kegiatan secara terbuka.
Rendra menegaskan, peningkatan kualitas kepala sekolah tidak harus selalu dilakukan melalui kegiatan yang membutuhkan biaya besar. Pemerintah dapat mempertimbangkan alternatif pembinaan dan pengembangan kompetensi yang lebih efisien, terukur, dan berkelanjutan.
“Prinsipnya, kita mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Tetapi anggaran harus dikelola dengan bijak, transparan, dan berpihak pada kebutuhan yang paling mendesak. Kalau ada cara yang lebih efektif dengan biaya lebih efisien, itu juga harus dipertimbangkan,” ujarnya.
Rendra berharap Pemkot Malang memastikan seluruh program pendidikan disusun berdasarkan perencanaan yang matang, memiliki dasar penganggaran yang jelas, serta mengutamakan manfaat bagi sekolah, guru, dan peserta didik.
Menurutnya, pengawasan terhadap penggunaan APBD perlu terus dilakukan agar kebijakan yang diambil benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan tidak mengabaikan prinsip efisiensi anggaran.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: Rilis Rendra Masdrajad Safaat
editor: jatmiko


















