MALANG, Tugumalang.id – Gate 13 Stadion Kanjuruhan dipadati peziarah pada Kamis (1/10/2026). Mereka datang dari berbagai wilayah di Malang dan sekitarnya untuk mendoakan para korban Tragedi Kanjuruhan.
Berdasarkan pantauan wartawan Tugumalang.id, peziarah datang silih berganti untuk menabur bunga di depan Gate 13 sejak sore. Sekitar pukul 19.30, Gate 13 semakin dipadati peziarah. Puluhan orang terlihat memanjatkan doa tahlil.
Dua peziarah, Seli (18) dan Revi (18), rela berkendara dari Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, untuk berziarah ke Gate 13 pada peringatan empat tahun Tragedi Kanjuruhan. Mereka tidak memiliki ikatan keluarga atau pertemanan dengan korban. Namun, keduanya ingin mendoakan agar para korban diampuni dosa-dosanya dan diterima amal baiknya.

“Kami ke sini berdua saja, atas keinginan sendiri,” ujar Seli saat ditemui usai berziarah.
Baca juga: 4 Tahun Tragedi Kanjuruhan, Keluarga Korban Berharap Tak Terulang
Dua pelajar SMA tersebut berangkat dari rumah sekitar pukul 16.00 dengan mengendarai sepeda motor. Ini merupakan tahun kedua mereka berziarah ke Gate 13 saat peringatan Tragedi Kanjuruhan.
“Kami tidak ke sini di setiap ada peringatan. Baru di tahun lalu dan tahun ini saja,” kata Revi.
Seli dan Revi telah menjadi penggemar Arema FC sejak bertahun-tahun lalu. Mereka juga kerap datang ke Stadion Kanjuruhan untuk menonton pertandingan sepak bola.
Mereka juga sudah menjadi Aremanita sejak empat tahun lalu saat Tragedi Kanjuruhan. Akan tetapi, mereka tidak menonton pertandingan Arema FC melawan Persebaya Surabaya pada malam tragedi 1 Oktober 2022 tersebut.
Baca juga: Cuma Mau Ingetin, 4 Tahun Lalu, Ada 135 Nyawa Melayang Sia-Sia di Tragedi Kanjuruhan
Pada peringatan empat tahun Tragedi Kanjuruhan ini, mereka berharap kasus tersebut diusut tuntas dan para korban mendapat keadilan.
“Harapannya tragedi ini lekas diusut tuntas,” pungkas Seli.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
redaktur: jatmiko
















