Rabu, September 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Advertorial

Kemensos Dorong Sekolah Rakyat di Pekalongan untuk Putus Rantai Kemiskinan

Redaksi by Redaksi
September 30, 2026 9:19 am
in Advertorial
Kemensos Dorong Sekolah Rakyat di Pekalongan untuk Putus Rantai Kemiskinan

Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono saat memberikan arahan soal Sekolah Rakyat di Pekalongan. Foto/dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Kementerian Sosial (Kemensos) mendorong pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Pekalongan sebagai salah satu upaya membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin sekaligus memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono mengatakan, keberadaan Sekolah Rakyat diharapkan dapat memberikan kesempatan lebih luas kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk mengembangkan potensi dan mengejar cita-cita mereka.

READ ALSO

Siswi MAN 1 Kota Malang Griselda Raih President’s Excellence Award WSDG 2026 Malaysia

Aston Malang Gelar CSR, Bagikan Bingkisan kepada Warga Sekitar

Menurut Agus, pendidikan dengan sistem berasrama memungkinkan peserta didik memperoleh dukungan pendidikan dan lingkungan belajar yang lebih memadai, tanpa terkendala kondisi ekonomi keluarga.

Baca Juga: Kemensos Buka SKB di Bandung, 36 Anak dari Keluarga Rentan Kembali Mendapat Akses Pendidikan

“Anak-anak (dari keluarga) miskin yang sudah gelap (harapannya), sekarang (di Sekolah Rakyat) pengen jadi dokter, tentara, ingin jadi polisi, ada jalannya. Jadi Sekolah Rakyat ini betul-betul jembatan emas mereka membangun harapan baru,” ujar Agus Jabo saat menerima audiensi Plt Bupati Pekalongan Sukirman di Kantor Kemensos, Selasa (29/9/2026).

Program Sekolah Rakyat diprioritaskan bagi anak-anak dari keluarga miskin yang masuk desil 1 dan 2 berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Kemensos Dorong Sekolah Rakyat di Pekalongan untuk Putus Rantai Kemiskinan
Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono saat memberikan arahan soal Sekolah Rakyat di Pekalongan. Foto/dok

Agus menjelaskan, proses penentuan calon siswa tidak hanya mengandalkan data administratif. Petugas akan melakukan verifikasi langsung ke rumah calon penerima untuk memastikan kondisi sosial dan ekonomi keluarga sesuai dengan data dalam DTSEN.

Setelah proses verifikasi selesai, data calon siswa akan dibahas di tingkat kabupaten. Daftar calon yang telah melalui tahapan tersebut kemudian ditetapkan oleh bupati sebelum disampaikan kepada Menteri Sosial.

Melalui mekanisme tersebut, pemerintah berupaya memastikan program Sekolah Rakyat benar-benar menjangkau anak-anak yang menjadi sasaran utama, terutama mereka yang berasal dari keluarga dengan tingkat kemiskinan paling rendah secara ekonomi.

Baca Juga: Tiga Penghargaan Iprahumas 2026, Bukti Komunikasi Digital Kemensos Makin Dekat dengan Masyarakat

“Jadi nanti target maksimalnya itu ke depan ini 2.500 siswa (SD, SMP, SMA). Sekarang ini masih kapasitas 1.000-1.500,” kata Agus Jabo.

Selain pembelajaran formal, Sekolah Rakyat memberikan pendidikan karakter dan fasilitas yang memadai bagi siswa dari keluarga prasejahtera.

“Kalau misalnya nanti di Pekalongan ada Sekolah Rakyat, saya pikir itu sebagai salah satu hal yang luar biasa. Walaupun ini untuk orang miskin, tapi sarana-perasarannya dibuat yang sebagus mungkin,” jelas Agus Jabo.

Menurutnya, pengentasan kemiskinan perlu dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya melalui pendidikan anak, tetapi juga dengan memperbaiki kondisi tempat tinggal dan memperkuat ekonomi keluarga.

“Konsepnya, anaknya kita sekolahkan, rumah orang tuanya kita perbaiki, dan ekonominya kita bantu. Jadi ini pengentasan kemiskinan (dilakukan) secara komprehensif,” kata Agus Jabo.

Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat permanen di berbagai daerah untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin. Agus Jabo menyebut pembangunan sekolah permanen terus dikebut agar semakin banyak daerah dapat bergabung dalam program tersebut.

“Kita sedang berjuang supaya pembangunan Sekolah Rakyat permanen di tahun ini 200. Sekarang baru ada 158. Kalau kemudian Pekalongan bisa mengejar itu, mudah-mudahan bisa ikut tahun ini,” kata Agus Jabo.

Menanggapi hal tersebut, Plt Bupati Pekalongan Sukirman menyampaikan kesiapan pemerintah daerah menyediakan lahan seluas 8,1 hektare berstatus hak pakai untuk pembangunan Sekolah Rakyat di Kelurahan Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni.

“Sekolah Rakyat itu di Kedungwungi Itu kecamatan strategis karena kecamatan kedua terbesar setelah Kajen dengan pusat pertumbuhan ekonomi yang cukup lumayan dan tingkat mobilitas warga juga sangat tinggi,” kata Sukirman.

Pemerintah Kabupaten Pekalongan juga menyatakan siap memenuhi persyaratan administrasi yang diperlukan. Pemerintah daerah berharap pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan dapat terealisasi pada 2027.

Sebagai informasi, berdasarkan data BPS 2026, angka kemiskinan Kabupaten Pekalongan pada 2025 mencapai 8,05 persen, dengan kemiskinan ekstrem 1.030 jiwa. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tercatat 72,71 masih di bawah capaian Jawa Tengah (74,77) dan nasional (75,90). IPM dengan nilai tersebut dipengaruhi salah satunya oleh pendidikan anak-anak usia sekolah.

Menurut data Pusdatin Kemendikdasmen, tantangan pendidikan juga terlihat dari jumlah Anak Tidak Sekolah (ATS) yang mencapai 14.558 anak per 6 September 2026, sementara rata-rata lama sekolah pada 2025 baru 7,50 tahun. Kondisi ini memperkuat pentingnya perluasan akses pendidikan melalui program Sekolah Rakyat.

Hadir dalam pertemuan tersebut Tenaga Ahli Menteri Sosial Agustinus Budi, Alif Kamal, Hendri Kurniawan, Dardo Pratistyo, dan Antun Joko Susmana, serta Sekretaris Sekretariat Bersama Program Sekolah Rakyat Herman Koswara.

Turut hadir Sekretaris Daerah Pekalongan Mohammad Yulian Akbar, Kepala Bapperida Trisno Suharsanto, Kepala Dinas Sosial Suprayitno, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kholid, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU Taru) Murdiarso. (Adv)

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Sumber: Rilis Kemensos

Editor: Herlianto. A

Tags: Kemensospekalongansekolah rakyat

Related Posts

Siswi MAN 1 Kota Malang Griselda Raih President’s Excellence Award WSDG 2026 Malaysia
Advertorial

Siswi MAN 1 Kota Malang Griselda Raih President’s Excellence Award WSDG 2026 Malaysia

Selasa, 29 Sep 2026
Aston Malang Gelar CSR, Bagikan Bingkisan kepada Warga Sekitar
Advertorial

Aston Malang Gelar CSR, Bagikan Bingkisan kepada Warga Sekitar

Selasa, 29 Sep 2026
Sambut Hari Kesaktian Pancasila, PLN Dukung Pengembangan Wisata Berkelanjutan di Malang Selatan
Advertorial

Sambut Hari Kesaktian Pancasila, PLN Dukung Pengembangan Wisata Berkelanjutan di Malang Selatan

Selasa, 29 Sep 2026
Garuda Keadilan PKS Kota Malang Bahas Kaderisasi Anak Muda, Rendra Tekankan Regenerasi
Advertorial

Garuda Keadilan PKS Kota Malang Bahas Kaderisasi Anak Muda, Rendra Tekankan Regenerasi

Selasa, 29 Sep 2026
Kemensos Kirim Bantuan Rp 223,8 Juta untuk Korban Kebakaran Ancol
Advertorial

Kemensos Kirim Bantuan Rp 223,8 Juta untuk Korban Kebakaran Ancol

Selasa, 29 Sep 2026
ITN Malang Gelar Seminar Deep Learning Bersama Pakar AI Taiwan
Advertorial

ITN Malang Gelar Seminar Deep Learning Bersama Pakar AI Taiwan

Selasa, 29 Sep 2026
Next Post
Hakim, Hukum, dan Pelajaran dari Sulaiman Muda

Hakim, Hukum, dan Pelajaran dari Sulaiman Muda

BERITA POPULER

  • 3 Kecamatan Kabupaten Malang Jadi Kota Sekunder pada 2027

    3 Kecamatan Kabupaten Malang Jadi Kota Sekunder pada 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekomendasi Cafe Pinggir Sungai di Malang: Sajikan Tempat Ngopi yang Estetik dan Menyegarkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 PTN dengan Prodi Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.