Kamis, September 3, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Advertorial

Kemensos Telusuri Data Penerima Bansos yang Terindikasi Aktivitas Judi Online

Redaksi by Redaksi
September 3, 2026 10:30 am
in Advertorial
Kemensos Telusuri Data Penerima Bansos yang Terindikasi Aktivitas Judi Online

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, saat memberikan keterangan. Foto/dok. Kemensos

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

 

Tugumalang.id – Kementerian Sosial (Kemensos) tengah melakukan penelusuran terhadap data penerima bantuan sosial (bansos) yang tercatat memiliki indikasi aktivitas judi online (judol). Dalam proses tersebut, ditemukan pula dua penerima bansos lanjut usia (lansia) asal Pekalongan, Jawa Tengah, yakni Darmo (61) dan Dayat (77).

READ ALSO

Direktur Polinema Paparkan Strategi Lulusan Terserap Dunia Kerja dan Kewirausahaan Mahasiswa

Ratusan Mahasiswa Baru ITN Malang Ikuti Gigantik 2026

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menjelaskan, munculnya indikasi tersebut tidak serta-merta menunjukkan bahwa penerima bansos bersangkutan terlibat dalam judi online. Kemensos menemukan adanya kemungkinan penyalahgunaan kartu tanda penduduk (KTP) oleh pihak lain untuk berbagai keperluan.

Menurut Gus Ipul, identitas penerima bansos diduga digunakan untuk membuat akun, melakukan pembelian kendaraan maupun aset, hingga berlangganan layanan listrik. Aktivitas tersebut kemudian terdeteksi ketika pemerintah melakukan pemutakhiran dan pencocokan data.

Baca Juga: Kemensos Pantau Kesehatan Siswa Sekolah Rakyat di Tengah Karhutla

“Sekarang kita dalami itu, ada fenomena KTP-KTP menerima bansos dimanfaatkan dan digunakan orang lain untuk membuat akun. Untuk membeli motor atau untuk membeli aset-aset yang lain termasuk untuk langganan listrik. Jadi ini sedang kita pastikan semua,” ujar Gus Ipul saat didampingi Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Rabu (2/9/2026).

Ia menambahkan, penyalahgunaan identitas dapat berdampak pada status penerima bantuan. Sebab, sistem dapat membaca adanya aktivitas atau kepemilikan tertentu sehingga keluarga yang sebenarnya masih tergolong prasejahtera berpotensi dinilai tidak lagi memenuhi kriteria sebagai penerima bansos.

Gus Ipul juga menyebut penyalahgunaan identitas tersebut tidak selalu dilakukan oleh pihak di luar keluarga. Ada kemungkinan KTP penerima bansos digunakan oleh anggota keluarganya sendiri, termasuk anak.

Baca Juga: Kemensos Dampingi Korban Gempa Sikka dengan Layanan Psikososial

Kemensos kini masih memastikan satu per satu temuan tersebut agar dapat membedakan antara aktivitas yang benar-benar dilakukan penerima bansos dan penggunaan identitas oleh pihak lain.

“Ada misalnya keluarga yang tidak mampu, tertolak (bansos) karena KTP-nya dimanfaatkan oleh orang lain. Kedua ada juga fenomena yang main judol itu bukan orang tuanya, tapi anaknya atau keluarganya,” kata Gus Ipul.

Karena itu, Kemensos tengah melakukan pendalaman dan perbaikan data untuk memastikan kondisi sebenarnya dari penerima bansos. Pemerintah tidak ingin masyarakat yang memang membutuhkan kehilangan bantuan hanya karena aktivitas atau penggunaan identitas yang dilakukan pihak lain.

“Jadi kalau ada lansia, kemudian mungkin keluarga yang sangat tidak mampu, tapi tidak menerima bansos karena terindikasi judol. Itu mungkin dimanfaatkan oleh keluarganya atau oleh orang lain. Untuk yang seperti ini sedang kita perbaiki, sedang kita dalami,” kata Gus Ipul.

Gus Ipul menegaskan, apabila hasil verifikasi menunjukkan penerima masih memenuhi kriteria, bansos akan tetap diberikan. “Tentu jika memenuhi kriteria, bansosnya akan tetap kita salurkan,” pungkas Gus Ipul.

Sebelumnya, pasangan lansia Dayat (77) dan Darmi (63), warga Dukuh Kayunan Barat, Desa Kayugeritan, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, tidak lagi menerima bansos setelah data mereka terindikasi terkait aktivitas judi online (judol). Padahal, keduanya mengaku tidak memiliki telepon seluler.

Dayat dan Darmi sebelumnya tercatat sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan menerima bansos Rp600 ribu setiap tiga bulan. Namun, sejak awal 2026, bantuan tersebut terhenti.

Di sisi lain, kondisi ekonomi pasangan lansia tersebut tergolong kurang mampu. Keduanya juga masih tercatat dalam desil 1 DTSEN, kelompok dengan tingkat kesejahteraan terendah.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Sumber: Rilis Kemensos

Editor: Herlianto. A

Tags: BansosjudolKemensos

Related Posts

Direktur Polinema Paparkan Strategi Lulusan Terserap Dunia Kerja dan Kewirausahaan Mahasiswa
Advertorial

Direktur Polinema Paparkan Strategi Lulusan Terserap Dunia Kerja dan Kewirausahaan Mahasiswa

Kamis, 3 Sep 2026
Ratusan Mahasiswa Baru ITN Malang Ikuti Gigantik 2026
Advertorial

Ratusan Mahasiswa Baru ITN Malang Ikuti Gigantik 2026

Selasa, 1 Sep 2026
Data Desil Tak Sesuai, Mensos Gus Ipul Buka Saluran Pemutakhiran
Advertorial

Data Desil Tak Sesuai, Mensos Gus Ipul Buka Saluran Pemutakhiran

Selasa, 1 Sep 2026
Dari Pelatihan ke LMS, UB Perkuat Pemanfaatan AI bagi Aparatur Desa
Advertorial

Dari Pelatihan ke LMS, UB Perkuat Pemanfaatan AI bagi Aparatur Desa

Selasa, 1 Sep 2026
PodoRukun Track, Aplikasi Podo Rukun Group untuk Pantau Progres Pembangunan Rumah
Advertorial

PodoRukun Track, Aplikasi Podo Rukun Group untuk Pantau Progres Pembangunan Rumah

Selasa, 1 Sep 2026
Unikama Gelar Monev RPL Afirmasi, 119 Peserta PG PAUD Dinyatakan Lulus
Advertorial

Unikama Gelar Monev RPL Afirmasi, 119 Peserta PG PAUD Dinyatakan Lulus

Selasa, 1 Sep 2026
Next Post
Direktur Polinema Paparkan Strategi Lulusan Terserap Dunia Kerja dan Kewirausahaan Mahasiswa

Direktur Polinema Paparkan Strategi Lulusan Terserap Dunia Kerja dan Kewirausahaan Mahasiswa

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengorbanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.