Malang, Tugumalang.id – Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Malang Kota mengungkap kasus dugaan penelantaran dan penganiayaan anak usia 3 tahun. Korban sempat dibanting hingga diikat hanya karena buang air sembarangan atau ngompol.
Kasus ini terkuak setelah tim medis RSSA Malang menemukan pasien anak dalam kondisi kritis dan penuh luka pada 28 Agustus 2026. Setelah diselidiki, pelakunya adalah ibu kandung korban dan kekasihnya.
Kanit PPA Satreskrim Polresta Malang Kota Iptu Khusnul Khotimah mengungkapkan, kedua tersangka telah ditangkap dan diproses hukum.
“Kedua pelaku sudah kami tangkap dan kami tangani lebih lanjut,” kata Khusnul usai mendampingi kunjungan Ditres PPA & PPO Polda Jatim di RSSA Malang, Rabu (2/9/2026).
Kedua pelaku yakni SM (21) dan MA (26) diduga merupakan sepasang kekasih. Tersangka perempuan merupakan ibu kandung korban.
“Mereka belum menikah dan tidak menikah siri,” ujarnya.
Diketahui, ayah kandung korban saat ini juga tengah tersandung kasus narkoba.
Baca juga: Polda Jatim Kunjungi Anak 3 Tahun Korban Penelantaran di RSSA Malang
Lebih jauh, Khusnul menjelaskan dugaan penganiayaan yang dialami korban. Penganiayaan itu berlangsung berkali-kali selama sekitar sebulan terakhir.
“Penganiayaannya, ada yang dibanting, disudut korek sampai diikat. Ini berulang kali dan sudah sekitar satu bulan,” ungkapnya.
Alasan kedua tersangka melakukan penganiayaan hanya lantaran anak dinilai rewel dan kerap buang air sembarangan. Hal itu memicu amarah tersangka hingga tega melakukan penganiayaan.
“Mereka jengkel karena anak ini buang air sembarangan, kemudian anak ini rewel. Jadi dilakukanlah kekerasan itu,” imbuhnya.
Baca juga: Kondisi Anak 3 Tahun Korban Dugaan Penelantaran di Malang Mulai Membaik
Untuk kondisi korban, Khusnul mengatakan sudah mulai membaik meski sempat kritis saat datang di RSSA Malang pada 28 Agustus 2026 lalu.
“Kalau sekarang mungkin sudah 70 persen pemulihan. Kalau kemarin kan di ruang PICU, di ICU. Alhamdulillah hari ini sudah keluar di ruangan, di ruangan HCU. Kesadaran sudah mulai membaik,” tandasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
editor: jatmiko































