Malang, Tugumalang.id – Kondisi anak 3 tahun korban dugaan penelantaran dan kekerasan yang ditemukan kritis dan penuh luka di Kota Malang mulai membaik. Korban masih menjalani perawatan di RSSA Malang.
Kondisi tersebut dipastikan Direktur Reserse Pelayanan Perempuan dan Anak serta Pidana Perdagangan Orang (PPA-PPO) Polda Jatim Kombes Pol Ganis Setyaningrum saat melakukan kunjungan langsung pada Rabu (2/9/2026).
Kombes Pol Ganis mengatakan, kasus tersebut menjadi atensi Polda Jatim. Kondisi korban yang cukup memprihatinkan menjadi perhatian, terlebih kedua orang tuanya juga terjerat kasus hukum.
“Alhamdulillah anak sudah mulai membaik. Luka lukanya juga sudah mulai mengering dan membaik. Tapi memang masih dilakukan observasi oleh dokter untuk tindakan tindakan yang lainnya,” kata Ganis.
Baca juga: Polda Jatim Kunjungi Anak 3 Tahun Korban Dugaan Penelantaran di RSSA Malang
Menurut Ganis, proses pemulihan korban menjadi prioritas utama. Pendampingan psikologis juga akan dilakukan untuk menangani trauma yang dialami korban.
Pihaknya juga akan melakukan asesmen terkait masa depan perawatan anak. Asesmen itu untuk menentukan apakah korban akan dirawat neneknya atau ditempatkan di Rumah Aman. Sebab, kedua orang tua korban masih terjerat kasus hukum.
Hingga saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif di RSSA Malang.
Baca juga: Anak 3 Tahun Penuh Luka Dirawat di RSSA, Orang Tua Jadi Tersangka
Kasus tersebut terkuak setelah tim medis RSSA Malang menemukan pasien anak dalam kondisi mengenaskan, yakni kritis dan penuh luka pada Jumat (28/8/2026).
Setelah diselidiki Unit PPA Satreskrim Polresta Malang Kota, terdapat indikasi dugaan penelantaran dan kekerasan yang dilakukan ibu kandung korban dan kekasihnya.
Keduanya, yakni SM (21) dan MA (26), kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka ditangkap di rumah orang tua MA di wilayah Poncokusumo, Kabupaten Malang.
Sementara itu, ayah korban diketahui tengah tersandung kasus narkoba.
Hasil penyelidikan mengungkap, korban diduga ditinggalkan ibu kandungnya bersama kekasih di depan rumah nenek korban (47) di kawasan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang pada Jumat (21/8/2026).
Saat ditemukan, korban tidak sadarkan diri dan dalam kondisi kritis. Tubuh anak tersebut juga mengalami sejumlah luka dan memar sehingga segera dilarikan ke RSSA untuk mendapatkan penanganan medis.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
editor: jatmiko































