Manggarai Timur, Tugumalang.id – Kementerian Sosial (Kemensos) mulai mengoperasikan tiga dapur umum untuk memenuhi kebutuhan makanan korban terdampak gempa di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dapur umum tersebut berada di Mano, Kecamatan Lamba Leda Selatan; Pota, Kecamatan Sambi Rampas; dan Dampek, Kecamatan Lamba Leda Utara.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan, pemenuhan kebutuhan dasar menjadi prioritas dalam penanganan bencana gempa di Nusa Tenggara Timur.
“Pada penanganan bencana di NTT, pemenuhan kebutuhan dasar bagi korban terdampak menjadi salah satu hal yang penting. Tim terus bergerak memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi dengan menyalurkan bantuan logistik dan membangun dapur umum,” kata Gus Ipul dalam keterangannya, Jakarta, Kamis (20/8/2026).
Kemensos bersama Dinas Sosial, Taruna Siaga Bencana (Tagana), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), dan pemerintah daerah mendirikan dapur umum lapangan sejak 19 Agustus.
Baca juga: Kemensos Dampingi Anak Terdampak Gempa di Nagekeo
Tiga dapur umum tersebut memproduksi total 6 ribu bungkus makanan siap saji per hari untuk dua kali makan.
Selain mendirikan dapur umum, Kemensos melalui Gudang Dinas Sosial Kabupaten Manggarai Timur juga menyalurkan bantuan. Bantuan itu berupa beras reguler 5 ton, sembako 1.000 paket, Tenda Regu 3 unit, Tenda Pleton 2 unit, dan Tenda Keluarga 8 unit.
Bantuan lainnya berupa Dapur Umum Lapangan 3 unit, Selimut 24 lembar, Tenda Serba Guna 2 unit, Kasur 24 lembar, Tenda Gulung 35 lembar, dan Tenda Keluarga Portable 4 unit.
Kemensos juga menurunkan tim Tagana dan tim dari Direktorat PSKB Kemensos ke lokasi terdampak. Tim melakukan asesmen, pendataan, serta verifikasi dan validasi data korban.
Berdasarkan data yang dihimpun hingga Rabu (19/8), bencana gempa di Manggarai Timur berdampak pada 24.846 Kepala Keluarga. Korban mengungsi sebanyak 19.803 jiwa, meninggal dunia 25 jiwa, luka berat 16 jiwa, dan luka ringan 52 jiwa.
Selain menyebabkan korban jiwa, bencana juga merusak berbagai fasilitas. Kerusakan meliputi rumah 12.423 unit, jalan 15 titik, jembatan 6 titik, irigasi 9 titik, gedung sekolah 309 titik, puskesmas 24 titik, rumah ibadah 42 titik, dan fasilitas pemerintah 58 titik.
Verifikasi Data dan Layanan Pengungsian
Hingga saat ini, Kemensos bersama tim gabungan terus melakukan proses verifikasi data korban dan kerusakan bangunan.
Baca juga: Kemensos Perkuat Bantuan untuk Korban Gempa Manggarai, Belasan Ribu Porsi Makanan Disalurkan
Layanan pemenuhan kebutuhan dasar di dapur umum Kemensos akan terus berlangsung. Sebagian besar warga terdampak masih bertahan di beberapa lokasi pengungsian, baik pengungsian komunal maupun pengungsian mandiri.
Pemerintah mengimbau masyarakat menjauhi bangunan yang retak atau rusak. Masyarakat juga diminta terus memantau informasi resmi dari BMKG untuk mengetahui aktivitas gempa susulan.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: Kemensos RI
editor: jatmiko





























